---
id: aUt5Q24mYOPk
cluster_id: fNf-C44P0dGL
title: Pejabat Bea Cukai Dipalak Mobil! KPK Dalami Modus Gratifikasi Impor Liar
slug: pejabat-bea-cukai-dipalak-mobil-kpk-dalami-modus-gratifikasi-impor-liar
excerpt: 'Belum juga kasus impor barang ilegal usai, eh pejabat Bea Cukai malah diduga
  dapat ''fasilitas'' mobil dari importir. KPK kini gencar mengusut praktik licik
  ini, mengendus kuat aroma gratifikasi yang bisa jerat para pesakitan pasal berlapis.
  Gilanya, motifnya jelas: biar barang ilegal melenggang tanpa diperiksa!'
category: korupsi
tags:
- KPK
- Bea Cukai
- Gratifikasi
- Korupsi
- Impor Barang Ilegal
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/05/25/23024031/kpk-usut-pemberian-fasilitas-kendaraan-ke-pejabat-bea-cukai-terkait-kasus
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/kj4JJVltczcr3b-gYT-5fkgS_mk=/369x44:2913x1740/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/05/05/69f9df10ecc49.jpeg
meta_title: KPK Usut Pejabat Bea Cukai Terima Mobil Gratifikasi Impor
meta_description: KPK dalami pemberian fasilitas kendaraan ke pejabat Bea Cukai terkait
  kasus impor barang ilegal. Diduga kuat modus gratifikasi agar barang palsu lolos
  pemeriksaan.
canonical_url: https://berita.media/pejabat-bea-cukai-dipalak-mobil-kpk-dalami-modus-gratifikasi-impor-liar
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T17:02:34Z'
published_at: '2026-05-25T17:02:34Z'
---

Ceritanya begini. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lagi serius nanganin kasus dugaan korupsi impor barang yang bikin geram. Nah, yang bikin meradang, penyidik malah nemuin fakta baru yang bikin geleng-geleng kepala: para pejabat Ditjen Bea dan Cukai diduga terima 'fasilitas' kendaraan dari para importir nakal. Bayangkan — bukan cuma main mata soal barang selundupan, tapi sampai dikasih jatah mobil segala! Kompas.

Kronologinya, penyidik KPK kemarin, Senin (25/5/2026), serius mendalami aliran dana dan fasilitas ini saat memeriksa seorang pengusaha importir bernama Ign Denny Narendra. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, blak-blakan bilang, pemberian kendaraan ini jadi fokus utama. "Penyidik mendalami berkaitan dengan pemberian fasilitas kendaraan kepada pihak-pihak di Ditjen Bea dan Cukai," ujar Budi Prasetyo. Jadi, bukan cuma terima suap tunai — ini lebih canggih, pakai modus kendaraan mewah buat melancarkan bisnis haram mereka. Kompas.

Yang bikin ngeri, Budi Prasetyo langsung pasang badan: "Tindakan tersebut erat kaitannya dengan modus gratifikasi. Bisa masuk unsur Pasal 12B gitu ya. Nanti kita akan lihat seperti apa." Nah ini dia! Artinya, para pejabat yang terima mobil ini terancam hukuman berat. Bukan cuma soal terima hadiah, tapi ada potensi penyuapan yang lebih terstruktur untuk melancarkan impor barang-barang ilegal yang seharusnya disikat bersih. Celakanya, ini terjadi di instansi yang seharusnya jadi garda terdepan pencegahan! Kompas.

Sebelumnya, KPK sudah memanggil sejumlah saksi lain, termasuk tiga PNS Ditjen Bea Cukai Semarang dan beberapa wiraswasta lain. Tersangka dalam kasus ini pun sudah beranak pinak. Ada Rizal (Direktur P2 DJBC), Sisprian Subiaksono (Kepala Subdit Intelijen P2 DJBC), Orlando Hamonangan (Kasi Intelijen DJBC), John Field (Pemilik PT Blueray), Andri (Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray), Dedy Kurniawan (Manager Operasional PT Blueray), dan yang terbaru, Budiman Bayu Prasojo (Kasi Intelijen Cukai P2 DJBC). Total sudah ada tujuh tersangka yang coba 'melancarkan' barang-barang KW atau palsu agar lolos pemeriksaan Bea Cukai. Kompas, Berita Jatim.

Yang bikin miris, motif di balik semua ini sungguh keterlaluan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, John Field dari PT Blueray ini 'hanya' ingin barang-barang palsu yang diimpor perusahaannya bisa bebas melenggang tanpa diperiksa. "Jadi bisa dengan mudah, dengan lancar melewati pemeriksaan di pihak Bea Cukai," kata Asep. Alhasil, bukan cuma negara yang dirugikan triliunan rupiah akibat barang ilegal dan palsu, tapi pejabatnya malah dapat 'bonus' kendaraan. Sungguh tak tahu malu! Kompas.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/05/25/23024031/kpk-usut-pemberian-fasilitas-kendaraan-ke-pejabat-bea-cukai-terkait-kasus)
