---
id: y8B2ewGKkqwZ
cluster_id: 89uEA9jaNzJD
title: Pejabat Bea Cukai 'Ngacir' Lagi, KPK Siap 'Digasak' Habis!
slug: pejabat-bea-cukai-ngacir-lagi-kpk-siap-digasak-habis
excerpt: Gilanya, pejabat Bea Cukai Ahmad Dedi yang pernah viral kabur dari wartawan
  kini berpeluang besar 'digasak' lagi oleh KPK. Alhasil, KPK punya amunisi baru dari
  saksi lain yang bocorkan aliran uang haram. Jangan harap bisa 'ngibrit' terus, bro!
category: korupsi
tags:
- KPK
- Bea Cukai
- Korupsi
- Ahmad Dedi
- Korupsi Bea Cukai
source_urls:
- https://sumsel.antaranews.com/berita/819712/kpk-buka-peluang-periksa-kembali-pejabat-bea-cukai-ahmad-dedi
source_names:
- ANTARA News Sumsel
image_url: https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2026/05/08/IMG_6033.jpg
meta_title: KPK Siap Periksa Pejabat Bea Cukai Ahmad Dedi Lagi
meta_description: Pejabat Bea Cukai Ahmad Dedi yang viral kabur dari wartawan kembali
  dipanggil KPK. Ada saksi baru bongkar aliran uang haram kasus korupsi.
canonical_url: https://berita.media/pejabat-bea-cukai-ngacir-lagi-kpk-siap-digasak-habis
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-18T11:01:48Z'
published_at: '2026-06-18T11:01:48Z'
---

Duh, gila bener kelakuan pejabat satu ini! Ahmad Dedi, Pejabat Fungsional Bea Cukai Madya yang pernah bikin gempar karena lari tunggang langgang pas dikejar wartawan, kini terancam 'digasak' habis sama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bukannya kapok, malahan KPK siap panggil dia lagi, bro! Ini bukan omong kosong, lho. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, bilang sendiri kalau peluang itu "terbuka kemungkinan untuk penyidik melakukan itu". Mantap kan?

Yang bikin gregetan, KPK punya alasan kuat buat manggil Dedi lagi. Ternyata, ada ‘bisikan’ baru dari saksi-saksi lain yang nongol ke permukaan. Saksi-saksi ini udah membocorkan soal dugaan aliran uang yang mencurigakan di lingkungan Bea Cukai. Nah, keterangan-keterangan inilah yang butuh dikonfirmasi langsung ke si Dedi, biar jelas juntrungannya, katanya. Ini namanya jeruk makan jeruk, eh, pejabat makan uang haram, terus ketahuan deh! "Ada sejumlah informasi ataupun keterangan dari saksi-saksi lain yang menjelaskan adanya dugaan aliran uang tersebut sehingga dari keterangan itu tentunya butuh untuk dilakukan konfirmasi," ungkap Budi Prasetyo. Antara News Sumsel.

Salah satu saksi yang buka suara lebar-lebar itu ternyata adalah Iskandar HP Sitorus, kuasa nonlitigasi Blueray Cargo. Aduh, namanya panjang amat! Katanya sih, keterangan dari si Iskandar ini penting banget buat KPK. Buat apa? Buat menguak tuntas bagaimana lika-liku kasus dugaan suap yang melibatkan oknum PT Blueray Cargo ke pihak-pihak di Direktorat Jenderal Bea Cukai. Jadi, nggak ada lagi cerita 'main mata' dalam impor barang KW alias tiruan. Semua bakal dibongkar tuntas, habis-habisan! Ini makin membuktikan kalau KPK nggak main-main, lho. Antara News Sumsel.

Perlu diingat nih, bro, kasus ini sebenarnya udah mulai merembet sejak Februari 2026 lalu. Waktu itu, KPK udah berhasil nyokok enam orang tersangka! Ada nama-nama beken kayak Rizal, Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, terus Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan. Nggak cuma dari Bea Cukai, tapi dari pihak swasta juga kena getahnya. Ada John Field selaku pemilik Blueray Cargo, Andri, dan Dedy Kurniawan. Belum cukup sampai di situ, KPK masih terus bergerak. Akhirnya, dua bulan kemudian, tepatnya Februari 2026, ada lagi tersangka baru: Budiman Bayu Prasojo, Kepala Seksi Intelijen Cukai. Total ada tujuh orang nih yang udah ditetapkan! Antara News Sumsel.

Yang paling bikin melongo, pas tanggal 27 Februari 2026, KPK ngaku lagi mendalami dugaan korupsi yang lebih luas lagi. Penyelidikan ini muncul setelah mereka nyita duit Rp 5,19 miliar! Kaget nggak lo? Duit segitu banyak diselipin dalam lima koper pula, terus disembunyiin di 'rumah aman' di Ciputat, Tangerang Selatan. Nah loh, udah ketahuan ngumpet, ketahuan juga korupsinya. Alhasil, Ahmad Dedi pun berpeluang besar bakal dipanggil lagi untuk klarifikasi. Mana bisa dia 'ngibrit' terus kalau bukti sudah segunung begini? Nasibmu, Dedi!

---
**Sumber:** [ANTARA News Sumsel](https://sumsel.antaranews.com/berita/819712/kpk-buka-peluang-periksa-kembali-pejabat-bea-cukai-ahmad-dedi)
