---
id: 2epnvSbfoYFB
cluster_id: hwlEZkYvXdlg
title: Pejabat BGN Dicokok Jaksa Kasus Proyek Makan Bergizi Gratis Gila-gilaan
slug: pejabat-bgn-dicokok-jaksa-kasus-proyek-makan-bergizi-gratis-gila-gilaan
excerpt: Skandal korupsi Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) Badan Gizi Nasional (BGN)
  makin membesar! Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dohardo Pakpahan dan pihak swasta
  Nadya Sihombing diperiksa maraton hingga dini hari oleh Kejaksaan Agung. Sungguh,
  uang rakyat diobrak-abrik habis-habisan!
category: korupsi
tags:
- Korupsi
- BGN
- MBG
- Kejaksaan Agung
- Dohardo Pakpahan
source_urls:
- https://www.tempo.co/hukum/jaksa-periksa-pejabat-pembuat-komitmen-bgn-soal-korupsi-mbg-2269955
source_names:
- Tempo.co
image_url: https://statik.tempo.co/data/2026/06/12/id_1477487/1477487_720.jpg
meta_title: 'Korupsi Proyek MBG BGN: Pejabat ''Dicokok'', Dana Miliaran ''Raib'''
meta_description: Skandal korupsi Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) BGN makin panas!
  Pejabat eselon dan pihak swasta diperiksa maraton, 5 tersangka sudah ditetapkan.
  Uang rakyat diobrak-abrik habis!
canonical_url: https://berita.media/pejabat-bgn-dicokok-jaksa-kasus-proyek-makan-bergizi-gratis-gila-gilaan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-18T23:02:55Z'
published_at: '2026-06-18T23:02:55Z'
---

Astaga naga! Kebobrokan di Badan Gizi Nasional (BGN) terkait proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) tampaknya tak ada habisnya. Kali ini, sorotan tajam diarahkan pada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BGN, Dohardo Pakpahan, serta seorang pihak swasta bernama Nadya Sihombing. Keduanya diperiksa marathon oleh Kejaksaan Agung pada Rabu, 17 Juni 2026, hingga larut malam, bahkan nyaris menyentuh fajar dini hari. Gilanya, Dohardo baru kelar diperiksa sekitar pukul 23.15 WIB, sementara Nadya baru bisa menghirup udara bebas pada pukul 02.00 WIB Kamis dini hari. Tempo.co

Parahnya lagi, kasus ini sudah menyeret lima tersangka lainnya! Ada Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya yang notabene mantan pimpinan BGN. Ditambah lagi, Asep Yusuf Somantri, orang kepercayaan Sony, dan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal. Ini bukan sekadar masalah kecil, bro! Uang rakyat miliaran rupiah diduga lenyap tak berbekas demi keuntungan pribadi para tikus berdasi ini. Tempo.co

Jaksa penuntut umum menduga keras ada perbuatan melawan hukum yang disengaja dalam pengadaan berbagai proyek di BGN. Direktur Penyidikan pada Jampidsus, Syarief Sulaiman Nahdi, membeberkan betapa liciknya para tersangka. Mereka dituding mengintervensi langsung pejabat pembuat komitmen dalam menyusun kerangka acuan kerja. Alhasil, pengadaan barang dan jasa yang jelas-jelas tidak sesuai kebutuhan lapangan tetap bisa lolos begitu saja. Dan bukan main, mereka juga menemukan adanya mark up harga yang bikin geleng-geleng kepala. Tempo.co

Dan Anda tahu proyek apa saja yang terindikasi ada penyimpangan ini? Gila! Ada pengadaan 21.801 unit motor listrik dengan nilai fantastis sekitar Rp 1 triliun! Belum cukup, ada juga pengadaan 32 ribu pasang sepatu, 31 ribu unit tablet, dan tak ketinggalan 5.400 unit televisi berukuran 75 inci! Semua ini diduga sarat korupsi. Celakanya, uang yang seharusnya untuk gizi anak bangsa malah jadi bancakan para pejabat. Inilah potret birokrasi kita yang makin memprihatinkan. Tempo.co

Habis sudah! Korupsi proyek MBG di BGN ini benar-benar menunjukkan betapa kerakusan para pejabat tak terkendali. Pemeriksaan maraton terhadap Dohardo dan Nadya ini hanyalah awal. Kita tunggu saja gebrakan Kejaksaan Agung berikutnya untuk membongkar tuntas jaringan korupsi ini sampai ke akar-akarnya. Uang rakyat harus kembali, dan para koruptor harus diganyang habis-habisan!

---
**Sumber:** [Tempo.co](https://www.tempo.co/hukum/jaksa-periksa-pejabat-pembuat-komitmen-bgn-soal-korupsi-mbg-2269955)
