---
id: 2tRQNxIfHCaX
cluster_id: _Plpj_uVWLVP
title: Pejabat Cek Gedung Koperasi Kosong Melompong, Mau Jual Apa Rakyat?
slug: pejabat-cek-gedung-koperasi-kosong-melompong-mau-jual-apa-rakyat
excerpt: Pejabat Buleleng sibuk keliling desa tinjau 'Gerai Koperasi Desa Merah Putih'.
  Gedung sudah megah, tapi isinya? Masih kosong melompong! Potensi unggulan desa katanya
  mau dikembangkan, tapi programnya kapan jalan? Disdagperinkopukm Buleleng cuma bisa
  pantau, sisanya kapan?
category: KDKMP
tags:
- KDKMP
- Buleleng
- Koperasi Desa
- Disdagperinkopukm
- Pemerintah Daerah
source_urls:
- https://disdagperinkopukm.bulelengkab.go.id/informasi/detail/berita/97_monitoring-gerai-kdkmp-di-desa-umeanyar-kalianget-dan-panji-anom-dorong-kesiapan-operasional-dan-pengembangan-usaha-koperasi-desa
source_names:
- Disdagperinkopukm Buleleng
image_url: https://disdagperinkopukm.bulelengkab.go.id/uploads/konten/97_monitoring-gerai-kdkmp-di-desa-umeanyar-kalianget-dan-panji-anom-dorong-kesiapan-operasional-dan-pengembangan-usaha-koperasi-desa_2026-06-04-08-43-57.png
meta_title: Gerai Koperasi Buleleng Kosong, Pejabat Cuma Bisa Pantau
meta_description: Pejabat Buleleng tinjau 'Gerai Koperasi Desa Merah Putih' yang masih
  kosong. Kesiapan operasional dan pengembangan usaha koperasi dipertanyakan. Kapan
  rakyat dapat manfaat?
canonical_url: https://berita.media/pejabat-cek-gedung-koperasi-kosong-melompong-mau-jual-apa-rakyat
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-04T02:02:08Z'
published_at: '2026-06-04T02:02:08Z'
---

Ceritanya begini. Di Buleleng, para pejabat Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM lagi pada sibuk ngider-ngider. Ya, mereka kunjungi tiga desa: Umeanyar, Kalianget, dan Panji Anom. Tujuannya? Memantau Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP). Gedungnya sudah berdiri megah, konon katanya siap operasional. Tapi, tunggu dulu, siap operasional kok masih dikunjungi terus? Disdagperinkopukm Buleleng

Kepala Bidang Koperasi, namanya Luh Putu Melly Wahyuni, ditemani stafnya, datang sambil bawa harapan besar. Katanya, mau identifikasi potensi unggulan desa buat dikembangin sama koperasi. Pertanyaannya, potensi apa yang bisa dijual kalau gerainya saja masih kayak gudang kosong? Diskusinya sama pengurus koperasi, ngomongin tata kelola. Tapi kalau sarana pendukungnya belum ada, mau dikelola pakai apa? Ini yang bikin heran. Disdagperinkopukm Buleleng

Mereka klaim pembangunan fisik sudah selesai, siap buat sarana pendukung operasional. Ya, sudah selesai tapi belum ada isinya. Ibarat rumah sudah dibangun tapi belum ada perabotan. Terus, mereka bilang tiap desa punya keunggulan sektor pertanian, perikanan, perdagangan, sampai UMKM lokal. Potensi ini katanya bakal jadi fondasi buat ngembangin usaha koperasi biar masyarakat dapat nilai tambah ekonomi. Tapi, sejauh mana rencana ini bakal terealisasi? Sampai sekarang, masih nunggu petunjuk teknis buat serah terima bangunan. Bayangkan, gedungnya sudah jadi, tapi belum bisa dipakai optimal karena juknis belum turun. Ini bukan birokrasi namanya, ini penghamburan uang rakyat! Disdagperinkopukm Buleleng

Yang bikin geregetan, mereka bilang masih perlu pendampingan lanjutan. Terutama buat jalin kerja sama sama BUMN mitra. Lho, kok dari awal tidak disiapkan sekalian? Pendampingan itu seharusnya sudah jalan sebelum gedung dibangun. Sekarang bangunannya sudah ada, tapi jalannya koperasi masih tertatih-tatih. Duit triliunan buat pembangunan, ujung-ujungnya masih minta didampingi. Kita rakyat Buleleng cuma bisa nonton. Kapan koperasi desa ini benar-benar bisa jalan dan bantu ekonomi masyarakat? Atau ini cuma proyek pencitraan semata? Entahlah. Disdagperinkopukm Buleleng

---
**Sumber:** [Disdagperinkopukm Buleleng](https://disdagperinkopukm.bulelengkab.go.id/informasi/detail/berita/97_monitoring-gerai-kdkmp-di-desa-umeanyar-kalianget-dan-panji-anom-dorong-kesiapan-operasional-dan-pengembangan-usaha-koperasi-desa)
