---
id: up_TJWPe7QY-
cluster_id: lV1Xp2FGTomI
title: Pejabat ESDM-Kehutanan Dicokok KPK, Harta Miliaran Lenyap Disita!
slug: pejabat-esdm-kehutanan-dicokok-kpk-harta-miliaran-lenyap-disita
excerpt: KPK lagi-lagi membongkar borok pejabat! Dirjen Planologi Kehutanan Ade Tri
  Ajikusumah dan pejabat ESDM Totoh Abdul Fatah dipanggil. Gilanya, bukan cuma mereka,
  harta miliaran rupiah pun ikut disikat bersih!
category: korupsi
tags:
- KPK
- korupsi
- batu bara
- pejabat
- ESDM
- Kehutanan
- gratifikasi
source_urls:
- https://koran-jakarta.com/2026-06-02/kpk-panggil-dirjen-planologi-kehutanan-hingga-pejabat-esdm-sebagai-saksi-kasus-korupsi
source_names:
- Koran Jakarta ®
image_url: https://media.koran-jakarta.com/images/image-article/2026-06/02/kpk-panggil-dirjen-planologi-kehutanan-hingga-pejabat-esdm-sebagai-saksi-kasus-korupsi-6a1e705311058.jpg
meta_title: KPK Sita Harta Miliaran dari Pejabat ESDM & Kehutanan Terkait Korupsi
  Batu Bara
meta_description: KPK panggil Dirjen Kehutanan dan pejabat ESDM dalam kasus gratifikasi
  batu bara. Harta miliaran rupiah disita. Nasib pejabat lainnya terancam!
canonical_url: https://berita.media/pejabat-esdm-kehutanan-dicokok-kpk-harta-miliaran-lenyap-disita
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-02T08:02:50Z'
published_at: '2026-06-02T08:02:50Z'
---

Ceritanya begini. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali beraksi membongkar bobrok pejabat negara. Kali ini, giliran Direktur Jenderal Planologi Kehutanan Kementerian Kehutanan, Ade Tri Ajikusumah (ATA), dan Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Totoh Abdul Fatah (TAF), yang dicokok. Mereka dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi terkait produksi batu bara di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, periode Juni 2023 hingga Mei 2026. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, blak-blakan soal ini kepada jurnalis di Jakarta. Koran Jakarta ®

Dan bukan main, pemeriksaan terhadap kedua pejabat tinggi ini hanyalah sebagian kecil dari lautan kasus yang sedang disidik. KPK juga memanggil enam saksi lainnya, termasuk para petinggi perusahaan batu bara seperti Senior Officer PT Pacific Global Utama, Department Head of Legal PT Putra Perkasa Abadi (PPA), Admin Supply Chain Management PT PPA, serta seorang aparatur sipil negara dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kutai Kartanegara, dan tak ketinggalan seorang pihak swasta. Yang paling mencengangkan, nama Endri Erawan, anggota Exco PSSI yang juga Dirut PT Alamjaya Bara Pratama dan kakak ipar mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, ikut terseret. Koran Jakarta ®

Ini bukan pertama kali nama Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari disebut-sebut dalam kasus korupsi. Ingat kembali, pada 28 September 2017, KPK sudah menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi. Kala itu, Rita diduga menerima suap Rp6 miliar untuk pemberian izin lokasi perkebunan kelapa sawit. Belum selesai sampai di situ, pada 16 Januari 2018, ia kembali ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang. Gilanya lagi, pada 19 Februari 2025, terungkap Rita diduga menerima jutaan dolar AS terkait pertambangan batu bara, sekitar 5 dolar AS per metrik ton. Celakanya, tahun lalu, KPK mengumumkan tiga korporasi sebagai tersangka kasus ini: PT Sinar Kumala Naga (SKN), PT Alamjaya Barapratama (ABP), dan PT Bara Kumala Sakti (BKS). Koran Jakarta ®, Antara Foto

Yang bikin geram, KPK kali ini nggak main-main. Pada 6 Juni 2024 lalu, mereka berhasil menyita 91 unit kendaraan mewah, lima bidang tanah luas, dan 30 jam tangan mewah dari berbagai merek. Belum lagi berbagai benda bernilai ekonomis lainnya yang ikut amblas disita. Ini bukti nyata betapa para pejabat ini menggasak uang rakyat untuk memperkaya diri sendiri. Alhasil, pejabat setinggi itu dicokok, harta mereka pun lenyap tak bersisa. Ujung-ujungnya, rakyat yang dirugikan. Koran Jakarta ®

---
**Sumber:** [Koran Jakarta ®](https://koran-jakarta.com/2026-06-02/kpk-panggil-dirjen-planologi-kehutanan-hingga-pejabat-esdm-sebagai-saksi-kasus-korupsi)
