---
id: jKVbHUYMgiM0
cluster_id: Z4I7abDGDU0S
title: PEJABAT PDAM BATOLA DERINGKUS KORUPSI RP 15,26 MILIAR!
slug: pejabat-pdam-batola-deringkus-korupsi-rp-1526-miliar
excerpt: Astaga! Empat pejabat PDAM Barito Kuala dicokok tim Kejaksaan Negeri Batola
  terkait kasus korupsi triliunan rupiah. Uang pelanggan yang seharusnya disetor malah
  amblas buat foya-foya para petinggi, bikin Pemkab Batola gigit jari! Kompas.com
category: korupsi
tags:
- korupsi
- PDAM Batola
- Kejari Batola
- Kalsel
source_urls:
- https://regional.kompas.com/read/2026/06/28/071901278/4-pejabat-pdam-barito-kuala-kalsel-ditangkap-diduga-korupsi-rp-1526-miliar
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/VQMz75f7XRCE3kWOf-FnCihx6Ng=/2x3:740x495/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2025/02/01/679d92c38e31d.jpg
meta_title: 4 Pejabat PDAM Batola Diringkus, Korupsi Rp 15,26 Miliar!
meta_description: Empat pejabat PDAM Batola ditangkap Kejari Batola karena korupsi
  Rp 15,26 miliar. Uang pelanggan disikat habis buat foya-foya pribadi!
canonical_url: https://berita.media/pejabat-pdam-batola-deringkus-korupsi-rp-1526-miliar
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-28T17:02:23Z'
published_at: '2026-06-28T17:02:23Z'
---

Gila, bro! Belum juga jagat Kalsel ini bener-bener pulih, eh udah ada aja berita bikin geram dari Marabahan. Dengerin nih, empat pejabat PDAM Kabupaten Barito Kuala (Batola) itu akhirnya diringkus petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Batola. Kenapa? Ya jelas karena mereka terlibat kasus korupsi super gede, merugikan negara sampai Rp 15,26 miliar! Angka yang bukan main-main, coy! Kompas.com

Para pejabat yang bikin malu itu punya inisial N (Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan), DJ (Staf Administrasi dan Keuangan), SMD (mantan Direktur PDAM Barito Kuala periode 2016-2020), dan SDJ (Kepala Sub Bagian Umum). Parahnya lagi, mereka ini ditangkap paksa, lho! Kepala Kejari Batola, Andrianto Budi Santoso, bilang kalau para tersangka ini berkali-kali mangkir panggilan pemeriksaan. "Upaya paksa ini terpaksa dilakukan setelah para tersangka berturut-turut mangkir dan tidak pernah memenuhi panggilan pemeriksaan secara patut dengan berbagai alasan," cetus Andrianto. Nah, gimana coba, mau pura-pura bodoh terus? Kompas.com

Setelah digelandang paksa, mereka langsung ditetapkan jadi tersangka. Habis itu, yaudahlah, langsung aja dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Banjarmasin. Ulah mereka ini terkait dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan Tata Kelola Keuangan di PDAM Barito Kuala selama periode 2014 sampai 2025. Komplet banget, mulai dari tatakelola sampai keuangan bocor! "Setelah diperoleh bukti permulaan yang cukup serta berdasarkan hasil gelar perkara yang telah kami lakukan," ungkap Andrianto, nyantai tapi menusuk. Kompas.com

Yang bikin muak sejagat raya itu, uang Rp 15,26 miliar yang lenyap itu asalnya dari mana lagi kalau bukan dari pembayaran pelanggan PDAM! Sialnya, sebagian dana ini tidak pernah disetorkan ke rekening Bank Kalsel milik PDAM. Malah, diembat habis buat kepentingan pribadi para pelaku dan kroni-kroninya. Habis sudah! "Sebagian dana tidak pernah disetorkan ke rekening Bank Kalsel milik PDAM dan justru digunakan untuk kepentingan pribadi para pelaku serta kerabat-kerabatnya," beber Andrianto dengan nada prihatin. Kompas.com

Dan bukan main, buat nutupin jejak basah mereka, para pejabat ini nekat bikin laporan keuangan palsu! Modusnya, seolah-olah PDAM Batola selalu merugi tiap tahunnya. Alhasil, PDAM pun jadi nggak pernah bagi-bagi keuntungan atau dividen ke Pemkab Batola selaku pemilik modal. Celakanya, gara-gara ulah busuk ini, PDAM Batola terancam menderita kerugian negara senilai Rp 15,26 miliar. Gilanya, mereka bakal dijerat Undang-undang Tindak Pidana Korupsi, ancaman hukumannya jelas di atas lima tahun penjara. Semoga mereka beneran babak belur di bui! Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://regional.kompas.com/read/2026/06/28/071901278/4-pejabat-pdam-barito-kuala-kalsel-ditangkap-diduga-korupsi-rp-1526-miliar)
