---
id: D3eELjqkI5kS
cluster_id: dCf1nk6hpjtu
title: Pekerja Naik Lebih Gede Dari Kena PHK, Airlangga Sesumbar 19 Juta Lapangan
  Kerja
slug: pekerja-naik-lebih-gede-dari-kena-phk-airlangga-sesumbar-19-juta-lapangan-kerja
excerpt: Di tengah ramainya isu PHK, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sesumbar
  klaim data BPS soal peningkatan pekerja yang lebih banyak ketimbang yang kena Pemutusan
  Hubungan Kerja. Alhasil, klaim itu sontak jadi bahan perdebutan sengit.
category: phk
tags:
- Airlangga Hartarto
- PHK
- Lapangan Kerja
- BPS
- Ekonomi
source_urls:
- https://wartaekonomi.co.id/read627501/ribut-soal-19-juta-lapangan-kerja-airlangga-klaim-pekerja-lebih-banyak-dari-korban-phk
source_names:
- Warta Ekonomi
image_url: https://foto.wartaekonomi.co.id/files/arsip_foto_2026_06_22/airlangga_hartarto_183200_small.jpg
meta_title: Airlangga Klaim Pekerja Naik, Akankah PHK Mereda?
meta_description: Klaim Airlangga Hartarto soal peningkatan jumlah pekerja melebihi
  korban PHK memicu perdebatan. Cek data BPS dan tanggapan menteri di sini.
canonical_url: https://berita.media/pekerja-naik-lebih-gede-dari-kena-phk-airlangga-sesumbar-19-juta-lapangan-kerja
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-10T05:02:09Z'
published_at: '2026-08-10T05:02:09Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Soal janji pemerintah yang mau ciptain 19 juta lapangan kerja itu lagi jadi omongan panas di mana-mana, apalagi pas banyak sektor industri teriak-teriak ada potensi PHK. Nah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian kita, si Bapak Airlangga Hartarto, malah sesumbar kayak lagi nonton bola, "Tenang rakyatku, pertumbuhan pekerja sekarang itu sesungguhnya lebih gede dari yang kena PHK, lho!"

Yang bikin ngeri, Bapak Airlangga ini ngomong bukan tanpa data, lho! Katanya sih, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026, jumlah angkatan kerja kita tembus 155,41 juta orang. Itu naik 497.000 orang dibanding Februari 2026, gila nggak tuh? Dan yang udah kebagian kerja beneran ada 148,19 juta orang, naik lagi 522.000 orang dibanding tiga bulan sebelumnya. Angka pengangguran terbuka? Turun tipis, cuma 4,65 persen atau sekitar 7,22 juta orang. "Kita lihat jumlah mereka yang bekerja juga meningkat, dan itu tentunya jumlahnya lebih besar daripada yang diinformasikan ter-PHK," kata Airlangga di kantornya. Warta Ekonomi.

Tapi, tunggu dulu! Walaupun datanya kelihatan manis kayak gula, ancaman PHK itu masih membayangi, terutama buat industri yang karyawannya bejibun. Bapak Airlangga ngarep banget para bos gede di sektor padat karya ini mikir dua kali sebelum nge-PHK. Gimana enggak, pemerintah udah ngasih pelicin alias insentif lho! Ada Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) buat pekerja yang gajinya nggak lebih dari Rp10 juta sebulan. Buat yang harian atau borongan, batasnya Rp500.000 per hari. "Bantuan yang pemerintah sudah berikan, untuk perusahaan supaya tidak melakukan penghentian, kan PPh-nya ditanggung pemerintah sampai Rp10 juta. Jadi kita berharap itu tidak melakukan PHK," ujar Airlangga. Warta Ekonomi.

Bukan cuma mau ngamanin yang udah kerja, pemerintah juga nyiapin jurus jitu buat ngebuka pintu rezeki buat anak-anak muda. Salah satunya nih, ada Program Magang Nasional atau MagangHub yang udah masuk tahun kedua. Tujuannya? Biar anak muda makin punya pengalaman dan jagoan skill-nya. Perusahaan yang ikut program ini juga dapet bonus duit saku buat peserta magangnya, biar makin semangat gitu. Tujuannya biar kesempatan kerja makin luas, generasi muda nggak kelabakan nyari kerja. Warta Ekonomi.

Nah, tapi kok ya gitu ya, di satu sisi bilang pekerja naik banyak, di sisi lain masih ngasih insentif biar perusahaan nggak nge-PHK? Ada yang janggal nggak sih? Gilanya, angka 19 juta lapangan kerja yang dijanjikan itu beneran sudah terwujud atau cuma sekadar mimpi di siang bolong aja? Cuma Bapak Airlangga dan BPS yang tahu jawabannya, sementara rakyat kecil makin pusing tujuh keliling mikirin besok makan apa. Warta Ekonomi.

---
**Sumber:** [Warta Ekonomi](https://wartaekonomi.co.id/read627501/ribut-soal-19-juta-lapangan-kerja-airlangga-klaim-pekerja-lebih-banyak-dari-korban-phk)
