---
id: fwH1NebOAO2q
cluster_id: paMs61vFTlut
title: Pekerja RI Dibabat Habis, 126 Ribu Melayang AKibat PHK!
slug: pekerja-ri-dibabat-habis-126-ribu-melayang-akibat-phk
excerpt: Gila bener, baru lima bulan di 2026, 126 ribu buruh udah babak belur dipecat!
  Apindo blak-blakan, angkanya tembus segitu gegara dunia usaha lagi sekarat dihajar
  biaya produksi melambung.
category: phk
tags:
- PHK
- Tenaga Kerja
- Apindo
- Ekonomi Indonesia
- BPJS Ketenagakerjaan
source_urls:
- https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260728184924-92-1385881/apindo-beber-126-ribu-pekerja-ri-kena-phk-sepanjang-januari-mei-2026
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8594630/terungkap-126-000-tenaga-kerja-nonaktif-bpjs-akibat-phk
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260728175736-4-754519/bos-pengusaha-kasih-solusi-ke-pemerintah-selesaikan-masalah-phk-di-ri
source_names:
- CNN Indonesia
- detikFinance
- CNBC Indonesia
image_url: https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/28/apindo-126-ribu-pekerja-kena-phk-dalam-lima-bulan-pertama-2026-1785240152969_169.png?w=1200
meta_title: '126 Ribu Pekerja RI Kena PHK: Apindo Beberkan Akar Masalah'
meta_description: APINDO ungkap 126.000 buruh kena PHK Januari-Mei 2026 akibat biaya
  produksi naik & permintaan loyo. Soroti akar masalah & desak pemerintah segera beri
  solusi.
canonical_url: https://berita.media/pekerja-ri-dibabat-habis-126-ribu-melayang-akibat-phk
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-30T05:01:31Z'
published_at: '2026-07-30T05:01:31Z'
---

ALAMA GILA! Dengerin nih, kawan-kawan seperjuangan! Baru saja memasuki tahun 2026, kabar buruk sudah menghajar ratusan ribu buruh kita, parahnya lagi, nasib mereka dipastikan amblas gara-gara kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)! Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) baru saja membeberkan data yang bikin geleng-geleng kepala: tameng BPJS Ketenagakerjaan mencatat ada 126 ribu pekerja yang statusnya jadi nonaktif. Angka ini, yang terakumulasi dari Januari hingga Mei 2026, jelas nunjukkin betapa parahnya tekanan yang lagi dihadapi dunia usaha kita sekarang. Belum lagi, Jaminan Hari Tua (JHT) yang diklaim gara-gara PHK ini juga sudah membengkak jadi 50 ribu klaim. Gila, bukan main ini nasib pekerja kita!,

Menurut Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, tingginya angka PHK ini bukan tanpa sebab, bro! Ia menjelaskan kalau dunia usaha kita lagi dihajar bertubi-tubi. Mulai dari biaya produksi yang ngelonjak gila-gilaan sampai permintaan pasar yang makin loyo, bikin perusahaan terpaksa potong kompas alias potong tenaga kerja. Parahnya lagi, masalah kayak gini bukan cuma terjadi di negara kita tercinta ini, tapi nyaris seluruh dunia lagi puyeng ngadepin perlambatan ekonomi global, perubahan struktur industri yang cepat banget, disrupsi teknologi yang bikin ngeri, sampai restrukturisasi rantai pasok dunia yang makin ruwet. Nah ini dia, yang bikin beda itu seberapa cepat kebijakan pemerintah bisa jadi 'bantalan' biar tekanan ini nggak jadi gelombang PHK yang lebih dahsyat, kata Shinta tegas. CNN Indonesia, detikFinance, CNBC Indonesia,

Yang bikin geram nih, Shinta Kamdani juga bilang kalau perhatian pemerintah jangan cuma terpusat di jumlah korban PHK. Malah, katanya, pemerintah kudu nyari akar masalahnya! Soalnya, menurut Apindo, isu-isu yang bikin dunia usaha tertekan itu banyak yang bisa dikendalikan langsung oleh pemerintah. Mereka udah mapping tuh, ada berbagai hambatan di sektor riil yang kalau mau diselesaikan ya pasti bisa, asal gercep aja gitu. Fokusnya Apindo sekarang lagi di "de-bottlenecking", alias nguraiin sumbatan-sumbatan yang ada biar perusahaan bisa napas lega. Ya ampun, kasihan banget perusahaan sampai harus "diurai" kayak gini, ujarnya. CNBC Indonesia, CNN Indonesia,

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, makin nambahin dramatisnya cerita ini. Ia blak-blakan bilang kalau gelombang PHK paling parah nyikat sektor industri padat karya. Sektor ini, katanya, sudah kehilangan daya saing sejak lama gara-gara UU Ketenagakerjaan yang nggak relevan lagi sama zaman. Padahal, sektor padat karya ini penting banget buat mayoritas pekerja kita yang pendidikannya masih menengah ke bawah. Gimana nggak, sektor ini masih jadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja di tengah gempuran kemajuan zaman. Makanya, Bob mendorong biar revisi UU Ketenagakerjaan 2026 itu jadi momentum buat bikin aturan yang lebih adaptif, bukan cuma sekadar nurutin keputusan Mahkamah Konstitusi. Aturan baru harus bisa bikin lapangan kerja makin banyak, hubungan industrial makin harmonis, dan yang penting, kompetensi serta produktivitas pekerja makin terangkat biar kita bisa bersaing di ASEAN. detikFinance, CNN Indonesia,

Alhasil, nasib ratusan ribu buruh yang terkatung-katung ini jadi tamparan keras buat kita semua. Angka 126 ribu buruh yang babak belur gara-gara PHK ini jelas bikin miris. Padahal, mereka ini adalah tulang punggung ekonomi negara yang seharusnya dilindungi, bukan malah dihajar oleh berbagai masalah di 'hulu' yang terkesan dibiarkan begitu saja. Semoga saja, suara Apindo ini didengerin pemerintah sebelum lebih banyak lagi pekerja yang 'ngangkat koper' dan nasibnya makin remuk redam.

---
**Sumber:** [CNN Indonesia](https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260728184924-92-1385881/apindo-beber-126-ribu-pekerja-ri-kena-phk-sepanjang-januari-mei-2026) · [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8594630/terungkap-126-000-tenaga-kerja-nonaktif-bpjs-akibat-phk) · [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260728175736-4-754519/bos-pengusaha-kasih-solusi-ke-pemerintah-selesaikan-masalah-phk-di-ri)
