---
id: wWW_YyQ_YHfr
cluster_id: i-VdAXRHVx_v
title: Pemilih Pemula Sikat Duit Haram, Bawaslu Tegal Garuk Literasi Politik
slug: pemilih-pemula-sikat-duit-haram-bawaslu-tegal-garuk-literasi-politik
excerpt: Gilanya, pemilih pemula di Tegal nyatain milih gara-gara duit dan disuruh
  ortu! Bawaslu Kabupaten Tegal sampai geleng-geleng kepala melihat temuan ini dalam
  Konsolidasi Demokrasi.
category: politik
tags:
- bawaslu tegal
- pemilih pemula
- politik uang
- demokrasi
- pendidikan politik
source_urls:
- https://tegalkab.bawaslu.go.id/berita/konsolidasi-demokrasi-preferensi-politik-pemilih-pemula-menjadi-cerminan-kualitas-demokrasi
source_names:
- bawaslu kab tegal
image_url: http://tegalkab.bawaslu.go.id/sites/tegalkab/files/2026-07/yu.png
meta_title: 'Bawaslu Tegal: Pemilih Pemula Terima Uang, Minim Literasi Politik'
meta_description: Astaga! Pemilih pemula di Tegal akui terima amplop jelang nyoblos
  dan minim paham demokrasi. Bawaslu mulai garap program edukasi intensif.
canonical_url: https://berita.media/pemilih-pemula-sikat-duit-haram-bawaslu-tegal-garuk-literasi-politik
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-13T05:01:18Z'
published_at: '2026-07-13T05:01:18Z'
---

Gila bro, dengarkan dulu kabar mengejutkan dari Tegal ini! Bawaslu Kabupaten Tegal menggelar acara Konsolidasi Demokrasi yang harusnya ngomongin soal kualitas demokrasi masa depan, eh malah ketemunya pemilih pemula yang otak politiknya masih dangkal. Judulnya sih keren, "Preferensi Politik Pemilih Pemula Menjadi Cerminan Kualitas Demokrasi di Masa Depan", tapi isinya bikin geleng-geleng kepala. Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tegal, Andika Asykar, ngajak ngobrol Aldo Manggala Prasetyo, yang katanya pemilih pemula di Pemilu 2024 lalu. Alhasil, kok ya gini amat ya nasib demokrasi kita! Bawaslu kab tegal.

Parahnya, si Aldo ini blak-blakan ngaku kalau milih di Pemilu 2024 itu gara-gara dikasih tahu orang tua. Lah gimana tidak, dia juga ngaku pernah terima duit "ketok palu" sesaat sebelum nyoblos, karena dia sendiri nggak sadar kalau itu namanya politik uang yang dilarang keras negara! Celakanya lagi, dia sampai nggak nyoblos di Pilkada 2024 gara-gara ketinggalan informasi, nggak tahu kapan jadwalnya. Ini kan namanya otak masih bolong soal urusan demokrasi, bro! Mana ada pemilih kayak gini bisa bikin demokrasi berkualitas? Bawaslu kab tegal.

Yang bikin miris, temuan kayak begini justru nunjukin kalau literasi politik buat generasi muda di Tegal itu masih nol besar. Disinformasi merajalela, ajaran ortu lebih didengar daripada aturan negara, plus kena sogok pula. Gimana mau ngarep pesta demokrasi jadi bersih dan berkualitas kalau pemilihnya masih gampang "disikat" pakai duit haram atau sekadar disuruh-suruh? Ini PR gede buat Bawaslu Kabupaten Tegal untuk ngasih pencerahan biar pada melek politik, nggak cuma jadi boneka yang digerakkan sana-sini. Bawaslu kab tegal.

Menyikapi kenyataan pahit ini, Andika Asykar berjanji hasil diskusi bakal jadi evaluasi serius. Tujuannya, pendidikan politik dan literasi demokrasi bakal digenjot habis-habisan. Bawaslu berkomitmen banget buat ngeluarin generasi pemilih yang cerdas, mandiri, dan punya integritas. Biar nggak gampang kena politik uang atau tekanan dari pihak mana pun. Habis sudah, kalau pemilih pemula masih kayak gini, demokrasi kita bakal jadi bahan tertawaan dunia. Semoga saja program Bawaslu ini beneran jos gandos dan bikin para pemilih pemula pada pinter beneran menjelang Pemilu 2029! Bawaslu kab tegal.

---
**Sumber:** [bawaslu kab tegal](https://tegalkab.bawaslu.go.id/berita/konsolidasi-demokrasi-preferensi-politik-pemilih-pemula-menjadi-cerminan-kualitas-demokrasi)
