---
id: huD9PxhPRGCO
cluster_id: timOjT8JRLrX
title: Pendidikan atau Pesta Makan Bergizi? Uang Rakyat Digasak Habis!
slug: pendidikan-atau-pesta-makan-bergizi-uang-rakyat-digasak-habis
excerpt: Proyek makan bergizi gratis Rp 700 triliun digelandang masuk Sisdiknas. DPR
  dan Pemerintah bungkam, terkesan setuju duit pendidikan rakyat dialokasikan untuk
  program Prabowo. Rakyat kecil gigit jari, sementara perut pejabat kenyang.
category: MBG
tags:
- Makan Bergizi Gratis
- Sisdiknas
- APBN
- Pendidikan
- DPR
- Pemerintah
source_urls:
- https://koran.tempo.co/read/nasional/498462/makan-bergizi-masuk-sisdiknas
source_names:
- Tempo.co
image_url: https://images-tm.tempo.co/all/2026/05/28/913900/913900_1200.jpg
meta_title: Uang Pendidikan Ratusan T Dikorbankan untuk Makan Bergizi Gratis!
meta_description: DPR dan Pemerintah buka jalan proyek makan bergizi gratis Rp 700
  triliun masuk Sisdiknas. Anggaran pendidikan terancam amblas demi program kontroversial
  ini. Rakyat kecil dirugikan!
canonical_url: https://berita.media/pendidikan-atau-pesta-makan-bergizi-uang-rakyat-digasak-habis
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-28T02:02:24Z'
published_at: '2026-05-28T02:02:24Z'
---

Ceritanya begini. Duit pendidikan nasional, yang mestinya buat mencerdaskan anak bangsa, mulai digoyang buat proyek makan bergizi gratis! Ya, Anda tidak salah baca. DPR dan Pemerintah sekarang mulai membuka jalan lebar-lebar agar program makan siang gratis miliaran rupiah ini masuk dalam Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Ini bukan mimpi, ini kenyataan pahit. Tempo.co

Bayangkan saja, dalam matriks materi pembahasan revisi Undang-Undang Sisdiknas, muncul poin yang sangat mencolok: penambahan ruang lingkup penggunaan anggaran pendidikan nasional. Tujuannya? Jelas, untuk mewadahi proyek makan bergizi gratis yang konon katanya bakal menyedot anggaran gila-gilaan. Belum jadi presiden, tapi proyek Rp 700 triliun ini sudah mulai 'menguasai' parlemen. Gilanya, mereka bahkan berani menggeser prioritas pendidikan demi perut kenyang semata.

Langkah ini semakin menguat, apalagi di tengah polemik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Proyek makan bergizi gratis ini disinyalir bakal menggerogoti pos anggaran pendidikan nasional hingga ratusan triliun rupiah. Ratusan triliun! Duit segitu kalau dipakai buat bangun sekolah layak, gaji guru honorer, atau beasiswa anak kurang mampu, mungkin sudah miliaran anak Indonesia yang terangkat nasibnya. Tapi apa boleh dikata, urusan perut lebih diutamakan.

Yang bikin geram, para wakil rakyat yang terhormat dan pejabat pemerintah seolah bungkam seribu bahasa. Tidak ada suara protes yang nyaring, tidak ada yang berani terang-terangan menolak. Mereka terkesan manut saja, mungkin karena sudah ada deal-deal politik di balik layar. Padahal, seharusnya mereka jadi garda terdepan penjaga uang rakyat, bukan malah memuluskan jalan agar uang itu amblas tak tentu arah. Pendidikan yang seharusnya jadi pondasi masa depan bangsa, kini terancam tergerus oleh ambisi politik.

Celakanya lagi, proyek ini justru ramai dibahas ketika polemik APBN 2026 mencuat. Seolah-olah ini adalah jalan keluar terbaik untuk menutupi defisit anggaran, atau malah jadi ajang bagi-bagi kue kekuasaan. Uang yang seharusnya dialokasikan untuk mencerdaskan anak bangsa, kini berpotensi 'digasak' habis untuk proyek yang belum tentu prioritas utamanya adalah pendidikan. Ini bukan lagi soal makan bergizi, ini soal akal-akalan politik berkedok kesejahteraan. Tempo.co

Alhasil, nasib pendidikan kita kini berada di ujung tanduk. Jika revisi UU Sisdiknas ini terus berjalan, siap-siap saja melihat anggaran pendidikan yang semakin menipis, dikalahkan oleh proyek makan bergizi gratis yang entah sampai kapan akan berjalan. Rakyat kecil, para guru honorer, dan anak-anak yang berhak mendapatkan pendidikan berkualitas, hanya bisa gigit jari melihat uang mereka dialihkan untuk kepentingan yang jauh dari esensi pendidikan itu sendiri. Selesai sudah harapan untuk pendidikan yang lebih baik.

---
**Sumber:** [Tempo.co](https://koran.tempo.co/read/nasional/498462/makan-bergizi-masuk-sisdiknas)
