"Pendidikan Tinggi: Investasi untuk Masa Depan atau Tanggungan Utang Menghancurkan?"

Menyekolahkan anak ke jenjang tertinggi adalah cara memutus kemiskinan. Namun, lulusan dari keluarga petani yang meninggalkan pertanian justru terbebani utang kuliah. Pertanian tidak menguntungkan bagi petani gurem, karena: * Harga hasil panen tidak bisa ditentukan oleh petani. * Panen berlebih mengakibatkan harga jatuh. * Petani gurem menjadi konsumen netto dan terjebak kemiskinan. Rumah tangga petani yang mengalami gagal panen akan berutang atau menjual aset untuk memenuhi kebutuhan, sehingga: * Terjadi akumulasi beban utang. * Terjebak dalam kemiskinan berkelanjutan akibat kewajiban sosial, kondisi fisik yang tidak memungkinkan, pengeluaran tidak produktif, dan pengeluaran tambahan lainnya.