---
id: UY5AnXYWBZec
cluster_id: 8QabLSxKUmJF
title: Pengacara Armuji Dikeroyok Oknum Ormas di Surabaya, Ruko Disikat Habis!
slug: pengacara-armuji-dikeroyok-oknum-ormas-di-surabaya-ruko-disikat-habis
excerpt: Gila bro, rumah mewah hasil lelang yang dimenangkan pengacara Wakil Wali
  Kota Surabaya, Armuji, malah digasak habis sama oknum ormas! Bagus Indra, si empunya
  ruko, terpaksa lapor ke Rumah Aspirasi Armuji karena kampungnya diobrak-abrik. Jangan
  harap bisa duduk manis, urusan ini udah bikin gerah!
category: ormas
tags:
- ormas
- premanisme
- surabaya
- konflik
- pengacara
source_urls:
- https://surabaya.kompas.com/read/2026/07/26/104952478/pemilik-ruko-yang-diduduki-oknum-ormas-di-surabaya-ternyata-pengacara
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/P7dXEkAeo-3hC8iOhgf399ojvmQ=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/07/26/6a656bb336e0d.jpeg
meta_title: Pengacara Armuji Jadi Korban Oknum Ormas di Surabaya
meta_description: Ruko hasil lelang pengacara Wakil Wali Kota Surabaya diduduki paksa
  oleh oknum ormas. Pemilik dilaporkan ke Rumah Aspirasi Armuji.
canonical_url: https://berita.media/pengacara-armuji-dikeroyok-oknum-ormas-di-surabaya-ruko-disikat-habis
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-26T05:02:33Z'
published_at: '2026-07-26T05:02:33Z'
---

Duh Gusti, ini berita bikin geleng-geleng kepala! Di Surabaya yang katanya kota pahlawan, kok ya masih ada kelakuan premanisme merajalela begini. Ruko mewah yang sah dimenangkan lewat lelang bank oleh Bagus Indra, yang ternyata kuasa hukumnya Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, eh malah diduduki paksa sama segrombolan oknum anggota ormas! Ujung-ujungnya Bagus Indra ngadu ke Rumah Aspirasi Armuji, pengen ini cepet beres biar nggak ada lagi warga yang jadi korban kekerasan begini. Sungguh parah sekali kelakuan mereka, bikin kampung jadi mencekam kayak adegan film laga. 

Alhasil, si empunya ruko, Bagus Indra, langsung melaporkan kejadian pengeroyokan dan pendudukan paksa ini pada Sabtu malam. Ia menceritakan dengan gamblang bagaimana rumah yang sudah ia menangkan secara sah lewat lelang KPKNL itu diobrak-abrik. Celakanya lagi, pasca dimenangkan lelang, ruko itu sudah dikosongkan selama dua tahun lebih, dan semua administrasi balik nama, BPKB, sampai pajak juga sudah dibayarkan lunas. Tapi apa peduli mereka? Justru mereka datang dengan arogansi, memaksa masuk, bahkan sampai mendorong Bagus hingga jatuh! Bikin gregetan tahu nggak sih! 

Yang bikin geram lagi, Cak Ji—sapaan akrab Armuji—mengaku kaget banget pas dengar kabar ini. Dia bilang, Bagus Indra ini salah satu tim lawyer Rumah Aspirasi yang sering banget bantu masyarakat kecil yang nggak mampu bayar pengacara buat advokasi masalah hukum. Jadi jelas banget kan, Bagus ini orang baik yang mau nolong sesama, malah diganyang sama oknum preman kayak begini. “Jadi kebetulan mas Bagus ini adalah salah satu dari tim lawyer Rumah Aspirasi yang sering membantu orang-orang yang merasa tidak mampu membayar, mereka diadvokasi. Mereka ditolong dibantu tentang mengenai permasalahan-permasalahan yang bersangkutan dengan hukum,” ujar Cak Ji dengan nada kesal. Sungguh nggak punya hati nurani namanya! 

Armuji pun langsung mendesak Satgas Anti-Premanisme dan Mafia Tanah buat segera bertindak. Ia berharap polisi, khususnya Polrestabes Surabaya, bisa memproses laporan Bagus Indra ini secepatnya agar para oknum yang bikin resah ini segera dipanggil dan diproses sesuai hukum. Jangan sampai mereka bebas berkeliaran dan bikin ulah lagi. “Kita mengharap nyata jadi tindakan premanisme seperti ini di Surabaya. Jadi Satgas Anti-Premanisme harus bertindak lebih cepat lagi,” tegasnya. Ia juga berterima kasih karena LP sudah terbit, menandakan kasus ini akan berjalan. Pokoknya, masyarakat Surabaya diminta untuk nggak takut dan tetap jaga kondusivitas kota. 

Jadi intinya, jangan pernah main hakim sendiri ya! Kalau memang merasa punya hak, tempuhlah jalur hukum yang benar, jangan malah pakai kekerasan dan intimidasi. Memenangkan lelang rumah itu jelas sah di mata hukum, apalagi semua pajak dan administrasi sudah beres. Menyedihkan memang melihat premanisme masih saja mengintai di kota besar seperti Surabaya. Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://surabaya.kompas.com/read/2026/07/26/104952478/pemilik-ruko-yang-diduduki-oknum-ormas-di-surabaya-ternyata-pengacara)
