Peran Kiai dan PBNU dalam Kelahiran Partai Kebangkitan Bangsa: Kisah Pembentukannya

Setelah kejatuhan Presiden Soeharto pada 1998, ada aspirasi untuk membentuk partai politik dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Pada 23 Mei 1998, PBNU membentuk 'Tim Lima' untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut. Tim Lima kemudian membentuk 'Tim Asistensi' untuk mengumpulkan usulan. Dari usulan tersebut, muncul tiga nama partai: Partai Nahdlatul Ummah, Partai Kebangkitan Umat, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Gus Dur memilih nama PKB. PKB dideklarasikan pada 23 Juli 1998 dan dipimpin oleh Ma'ruf Amin sebagai Ketua Dewan Syura dan Matori Abdul Djalil sebagai Ketua Umum. PKB selalu lolos ke parlemen sejak Pemilu 1999 hingga 2024. Cak Imin menjabat sebagai Ketua Umum PKB sejak 2008. Saat ini, hubungan PBNU dan PKB sedang memanas karena kritik Cak Imin terhadap penyelenggaraan haji 2024. PBNU membentuk tim untuk mengkaji hubungan NU dan PKB.