---
id: cYtauNiY2Voa
cluster_id: nWZ9ymbFOLj5
title: Perekat Politik Ujung-ujungnya Ikut Terjual, Siapa Selanjutnya?
slug: perekat-politik-ujung-ujungnya-ikut-terjual-siapa-selanjutnya
excerpt: Gila bro, mendadak gempar dunia politik! Sosok 'perekat' yang katanya ramah
  dan peduli itu, entah kenapa mendadak ngibrit menghadap Ilahi. Guburnur DKI Pramono
  Anung sampai bela-belain melayat, terheran-heran kok bisa begitu, Kompas.com.
category: politik
tags:
- Rachmat Gobel
- Pramono Anung
- DPR RI
- Politik
source_urls:
- https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/10/12061301/orangnya-baik-banget-perekat-bagi-banyak-kelompok-politik-pramono-kenang
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/5ZoDdFwNu6jpbH-5LlHt5dJBi0I=/53x127:905x695/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2023/06/27/649a81b2396e5.jpg
meta_title: Perekat Politik Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Tokoh Penting Berpulang
meta_description: Gubernur DKI Pramono Anung berduka atas wafatnya anggota DPR RI
  Rachmat Gobel, sosok yang dinilainya sebagai perekat politik. Kenang kebaikan dan
  kiprahnya.
canonical_url: https://berita.media/perekat-politik-ujung-ujungnya-ikut-terjual-siapa-selanjutnya
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-11T05:01:38Z'
published_at: '2026-07-11T05:01:38Z'
---

Alamak, baru saja kita dibuat terhenyak! Kabar duka menyelimuti jagat perpolitikan Indonesia. Rachmat Gobel, sosok yang santer disebut sebagai 'perekat' berbagai kelompok politik, mendadak dikabarkan telah tiada. Yang bikin geleng-geleng kepala, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sampai meluap rasa kehilangan dan bela-belain nyamperin rumah duka, Jumat (10/7/2026). Katanya sih, dia punya hubungan pribadi yang dekat banget, dua minggu sekali pasti ketemu, padahal beliau pejabat tinggi lho, bukan sembarang teman ngopi! Kompas.com

Parahnya lagi, Pramono sampai bergumam, "Orangnya adalah yang sangat ramah, care dengan orang lain, orang baik banget. Dan tentunya kita semua kehilangan orang yang selama ini menjadi perekat bagi banyak kelompok di dalam dunia politik." Waduh, kok bisa ya seorang 'perekat' tiba-tiba lenyap tanpa jejak dari panggung politik? Rasanya kok janggal, tapi ya sudahlah, namanya juga takdir, Kompas.com. Ia mengenang sosok Rachmat sebagai pribadi yang hangat, selalu memberi perhatian lebih kepada orang lain, sampai-sampai urusan hubungan Indonesia dengan Jepang pun ikut ia garap dengan manis, dulu waktu Pramono masih jadi Sekkab. Nah lho, kok dulu pas pejabat semua nggak ada yang bisa begitu? Kompas.com

Celakanya lagi, Rachmat Gobel ini wafat di usia yang terbilang masih matang, 63 tahun, pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.20 WIB di RS Brawijaya Tebet. Beliau ini bukan kaleng-kaleng, jejak kariernya panjang lebar, dari mulai memimpin Gobel Group, jadi Menteri Perdagangan, Wakil Ketua DPR RI, sampai dipercaya jadi Utusan Khusus Presiden untuk Jepang. Komplit banget idupnya, tapi kok endingnya begini? Ini yang bikin banyak orang termangu dan bertanya-tanya, Kompas.com.

Dan bukan main, kepergian beliau meninggalkan luka mendalam bagi keluarga tercinta, dunia usaha yang dia pimpin, dan tentu saja, panggung politik yang konon katanya 'ia rekatkan'. Ditinggal istri tercinta, Retno Damayanti, dua anak, cucu, dan keluarga besar. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka Jalan Supomo, Jakarta Selatan, sebelum rencananya diterbangkan ke kampung halaman di Gorontalo. Jadwal pastinya masih menunggu komando dari keluarga. Yang jelas, hilang satu 'perekat' politik, siapa yang akan mengisi kekosongan ini? Entahlah, yang pasti, masyarakat bakal merasakannya, Kompas.com.

Habis sudah. Selesai. Sebuah kehilangan besar, memang. Tapi kalau dipikir-pikir, kok ya aneh bin ajaib, seorang 'perekat' mendadak hilang. Siapa tahu di balik semua ini ada cerita yang lebih... menggemparkan? Siapa yang tahu kan? Kita tunggu saja kelanjutannya, kalau ada. Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/10/12061301/orangnya-baik-banget-perekat-bagi-banyak-kelompok-politik-pramono-kenang)
