---
id: 1_Q5gYC5iioq
cluster_id: 3sGSG0s5Fq_o
title: PHK Massal Mengamuk, 126 Ribu Pekerja Didepak dalam Lima Bulan!
slug: phk-massal-mengamuk-126-ribu-pekerja-didepak-dalam-lima-bulan
excerpt: 'Gila, bro! Ternyata omongan pemerintah soal PHK itu bohong belaka! Asosiasi
  Pengusaha Indonesia (Apindo) membongkar boroknya: 126.000 buruh sudah amblas nasibnya
  dari Januari sampai Mei 2026. Jauh lebih sadis dari data resmi Kemenaker yang cuma
  celengan ayam!'
category: phk
tags:
- PHK
- Pekerja
- Pengusaha
- Apindo
- Kemenaker
- Ekonomi
source_urls:
- https://insight.kontan.co.id/news/apindo-sebut-phk-tembus-126000-pekerja
source_names:
- insight.kontan.co.id
image_url: https://foto.kontan.co.id/xGRG6KecYh2E6ACptnb6ns4ffCI=/smart/2026/07/27/34495747p.jpg
meta_title: 'PHK Massal Mengganas: 126.000 Pekerja Kehilangan Pekerjaan!'
meta_description: Data mengejutkan! Apindo beberkan PHK tembus 126.000 pekerja Januari-Mei
  2026, jauh lebih parah dari klaim pemerintah. Nasib buruh makin terancam!
canonical_url: https://berita.media/phk-massal-mengamuk-126-ribu-pekerja-didepak-dalam-lima-bulan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-02T05:03:02Z'
published_at: '2026-08-02T05:03:02Z'
---

Wah, parah banget, Sob! Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) itu ternyata bukan isapan jempol belaka, tapi sudah jadi tsunami yang menyapu jutaan nasib rakyat kecil! Apindo, wadah para bos besar, dengan lantang menyuarakan suara pilu para pekerjanya. Mereka mencatat, jumlah orang yang nganggur gara-gara dipecat mencapai angka mengerikan: 126.000 orang! Dan ini terjadi cuma dalam kurun waktu lima bulan, dari Januari sampai Mei 2026. Hancur lebur! Insight.kontan.co.id.

Yang bikin geram lagi, angka ini empat kali lipat lebih 'wah' dibanding data resmi yang dikeluarin sama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Kemenaker cuma berani ngomongin 32.389 kasus PHK sampai Juni. Lah, kok beda jauh amat kayak langit dan bumi? Apa mereka tidur pulas pas data ini muncul? Atau sengaja ditutup-tutupi biar kelihatan adem ayem? Ujung-ujungnya, rakyat jelata yang jadi korban keganasan ekonomi ini. Nasib mereka amblas begitu saja, tanpa belas kasihan. Insight.kontan.co.id.

Alhasil, para pekerja yang tadinya punya harapan buat menyambung hidup keluarga, sekarang cuma bisa gigit jari. Mereka pontang-panting cari kerjaan baru di tengah badai PHK yang makin mengganas. Padahal, buat mereka, tiap sen itu berharga. Buat sekadar makan, bayar kontrakan, atau sekolahkan anak. Eh, malah diputus seenak udel bosnya. Ini bukan soal untung rugi perusahaan, ini soal kemanusiaan yang dikerdilkan. Mana ada cerita begini berakhir baik, kalau cuma angin surga dari pemerintah yang terus digaungkan.

Celakanya, berita ini datang dari laporan yang punya kredibilitas, yakni Apindo sendiri. Mereka bukan isapan jempol, tapi langsung ke lapangan melihat kenyataan pahit para pekerjanya. Ini bukan cuma angka, tapi ribuan nyawa yang hidupnya terancam gara-gara dipaksa 'pensiun dini' tanpa pesangon yang layak. Padahal, merekalah yang membangun perusahaan itu dari nol. Tapi gilanya, saat perusahaan untung, mereka cuma dapat recehan. Pas buntung, mereka yang pertama kali angkat koper. Benar-benar keterlaluan!

---
**Sumber:** [insight.kontan.co.id](https://insight.kontan.co.id/news/apindo-sebut-phk-tembus-126000-pekerja)
