---
id: PuJtMADJPXum
cluster_id: oXZa4okTjYT4
title: Pihak Sekolah Geleng-Geleng, Dugaan Bullying Ternyata Cuma Salah Paham!
slug: pihak-sekolah-geleng-geleng-dugaan-bullying-ternyata-cuma-salah-paham
excerpt: Dugaan bullying di MtsN 6 Jakarta bikin geger, eh ternyata cuma salah paham
  komunikasi. Kepala Sekolah Lilik Haryani pasang badan, orang tua murid pun minta
  maaf. Belum juga reda isu, sudah klarifikasi. Hadeh!
category: bullying
tags:
- bullying
- pendidikan
- MtsN 6 Jakarta
- klarifikasi
- salah paham
source_urls:
- https://web.lintaslampung.com/mtsn-6-jakarta-klarifikasi-dugaan-intimidasi-bullying-bersama-orang-tua-murid/
source_names:
- Lintas Lampung
image_url: https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-10.18.12.jpeg
meta_title: MtsN 6 Jakarta Klarifikasi Dugaan Bullying, Ternyata Salah Paham
meta_description: Heboh dugaan bullying di MtsN 6 Jakarta berakhir klarifikasi. Kepala
  Madrasah Lilik Haryani jelaskan kesalahpahaman komunikasi dengan orang tua murid.
canonical_url: https://berita.media/pihak-sekolah-geleng-geleng-dugaan-bullying-ternyata-cuma-salah-paham
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-30T08:01:50Z'
published_at: '2026-05-30T08:01:50Z'
---

Ceritanya begini. Belum juga asap dugaan bullying di MtsN 6 Jakarta ini mau hilang, eh sudah klarifikasi dari pihak sekolah. Kepala Madrasah, Lilik Haryani, Spd, langsung angkat bicara, menegaskan komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan. Tapi, yang bikin geleng-geleng kepala adalah alasan di balik kabar miring ini.

Menurut Lilik Haryani, semua ini timbul gara-gara miskomunikasi semata. "Ada kesalahpahaman ini akibat komunikasi dan semoga kedepannya bisa lebih baik lagi," katanya dengan nada sedikit lelah. Parahnya, kabar burung yang sudah terlanjur beredar itu ternyata tidak sepenuhnya benar. Pihak sekolah sudah mengadakan pertemuan akbar—bukan untuk investigasi maling, tapi untuk mengklarifikasi antara pengurus MtsN 6 Jakarta dan perwakilan orang tua murid. Lintas Lampung

Nah ini dia, salah satu perwakilan orang tua murid, Pandji Weskantio, mengakui dengan legowo. Kejadian dugaan bullying itu murni salah paham dan kurangnya komunikasi. "Ada beberapa hal yang saya akui tidak benar dan memohon maaf yang sebesar-besarnya," ungkapnya. Gilanya, pengakuan ini datang setelah berita yang menyudutkan sekolah itu terlanjur menyebar luas. Salut buat kejujurannya, tapi kenapa tidak dari awal?

Pandji Weskantio pun berharap ke depannya pola komunikasi yang harmonis antara orang tua siswa dengan pihak MtsN 6, terutama para pengajar dan pembimbing, bisa lebih diperkuat lagi. Supaya tidak ada lagi salah paham yang bisa memicu isu miring. Kepala Madrasah pun ikut memastikan bahwa hubungan harmonis antar siswa akan terus ditingkatkan. "Tidak ada anak yang tidak baik, tapi kita sebagai orang tua dan pengajar yang harus memahami," tegasnya. Lintas Lampung

Ujung-ujungnya, semua permasalahan dinyatakan selesai dengan penuh rasa kekeluargaan. Yah, beginilah kalau di negeri ini, kadang isu sebesar gunung bisa lenyap hanya karena satu kata: salah paham. Alhasil, tidak ada lagi drama bullying. Yang ada hanya drama komunikasi yang perlu diperbaiki. Selesai. Lintas Lampung

---
**Sumber:** [Lintas Lampung](https://web.lintaslampung.com/mtsn-6-jakarta-klarifikasi-dugaan-intimidasi-bullying-bersama-orang-tua-murid/)
