---
id: YoXfOFV7MF7l
cluster_id: rdTHlRUsT_7i
title: PILU! CALON MANAJER KOPERASI TEWAS SADIS, RAJA KEUH JADI KORBAN
slug: pilu-calon-manajer-koperasi-tewas-sadis-raja-keuh-jadi-korban
excerpt: Lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) nyaris tewas
  saat pelatihan, Rieke Diah Pitaloka mendesak pembangunan koperasi dilandasi hukum
  dan HAM agar tragedi serupa tak terulang.
category: KDKMP
tags:
- KDKMP
- SPPI
- Rieke Diah Pitaloka
- Tragedi
- HAM
source_urls:
- https://www.delikasia.com/ragam-berita/pasca-tragedi-sppi-rieke-minta-kdkmp-dibangun-di-atas-kepastian-hukum-dan-ham
source_names:
- DelikAsia.com
image_url: https://www.delikasia.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260704-WA0026.jpg
meta_title: '5 Calon Manajer Koperasi Tewas Tragis: Rieke Desak Perbaikan Regulasi'
meta_description: Tragedi SPPI menewaskan 5 calon manajer KDKMP. Rieke Diah Pitaloka
  tuntut kepastian hukum & HAM dalam pembangunan koperasi. Ada apa di balik ini?
canonical_url: https://berita.media/pilu-calon-manajer-koperasi-tewas-sadis-raja-keuh-jadi-korban
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-04T17:03:29Z'
published_at: '2026-07-04T17:03:29Z'
---

Gila bener, bro! Mimpi jadi manajer koperasi yang digadang-gadang bakal makmurin desa malah jadi malapetaka! Lima calon manajer KDKMP terkapar tak bernyawa pas lagi ikut Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Celakanya, ini bukan sekadar kecelakaan kerja biasa, tapi jadi tamparan keras buat pemerintah soal kepastian hukum dan perlindungan HAM. Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, geram bukan kepalang melihat nasib apes para calon penggerak ekonomi desa ini. Ia menegaskan, pembangunan KDKMP harus kokoh di atas pilar kepastian hukum dan HAM, jangan cuma jadi proyek gurem yang mengorbankan nyawa. Ini sudah bukan zamannya lagi pembangunan nekat tanpa perhitungan, bro! DelikAsia.com.

Yang bikin geleng-geleng kepala, dari kelima korban yang kehilangan nyawa itu adalah Yonanda Muhammad Taufiq dari Sumatera Selatan, Anisa Muyassaroh dari Kalimantan Timur, Novia Rahmadhani Sihotang dari Sumatera Utara, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan dari Jawa Barat, dan Nola Dya Sari dari Kalimantan Barat. Semua punya mimpi sama, tapi berakhir tragis. Parahnya, Rieke sampai harus turun tangan mengingatkan bahwa percepatan pembangunan ekonomi masyarakat ini jangan sampai mengorbankan prinsip negara hukum. Mana ada cerita begini berakhir baik kalau aturannya masih bolong, bro? Ini kan sama saja menyuruh rakyat berenang tanpa pelampung di lautan luas. Ujung-ujungnya hanyut semua! DelikAsia.com.

Rieke mengapresiasi langkah Kementerian Pertahanan yang buru-buru menghentikan sementara materi pelatihan SPPI yang berisiko tinggi. Baguslah, setidaknya ada kesadaran untuk mengurangi korban. Tapi, ia menekankan ini harus diikuti pembenahan regulasi yang lebih serius. Instruksi Presiden dan Keputusan Presiden soal KDKMP itu ternyata masih menyisakan banyak celah, bro. Mulai dari status peserta yang tidak jelas, minimnya perlindungan hak, ketiadaan jaminan sosial, tumpang tindihnya kewenangan antarlembaga, sampai siapa yang bertanggung jawab kalau ada apa-apa selama proses pembentukan karakter. Yang bikin gregetan, negara wajib menjamin hak hidup, kesehatan, keselamatan kerja, jaminan sosial, dan kepastian hukum bagi semua peserta program pemerintah! Ini bukan minta-minta, ini hak dasar sebagai warga negara! DelikAsia.com.

Nah, selain soal regulasi yang masih berantakan, Kemenkop juga disorot. Rieke bilang, Kementerian Koperasi harus jadi garda terdepan yang pegang kendali data nasional soal KDKMP. Soalnya, para peserta SPPI yang kini jadi korban itu nanti rencananya bakal jadi manajer koperasi di berbagai daerah. Lah gimana tidak, kalau datanya amburadul, bagaimana mau menjalankan koperasi dengan benar? Kita butuh sistem informasi yang terintegrasi, bukan cuma asal tunjuk orang jadi manajer tanpa bekal dan perlindungan yang jelas. Selesai sudah harapan rakyat kalau beginian terus dibiarkan. DelikAsia.com.

Habis sudah cerita duka ini, bro. Nyawa manusia melayang gara-gara regulasi yang lemah dan pelaksanaan program yang sembrono. Kapan lagi kita mau memperbaiki sistem agar kejadian pilu seperti ini tidak terulang kembali? Kepastian hukum dan perlindungan HAM itu bukan cuma pajangan di dokumen negara, tapi harus benar-benar dijalankan di lapangan. DelikAsia.com.

---
**Sumber:** [DelikAsia.com](https://www.delikasia.com/ragam-berita/pasca-tragedi-sppi-rieke-minta-kdkmp-dibangun-di-atas-kepastian-hukum-dan-ham)
