---
id: kYBE2yfJtcyO
cluster_id: YVLr-vzycxIG
title: PMI Manufaktur Anjlok, Ribuan Pekerja Terancam Dipecat Massal!
slug: pmi-manufaktur-anjlok-ribuan-pekerja-terancam-dipecat-massal
excerpt: 'Gila bro, sektor manufaktur kita jeblok parah! PMI anjlok ke level terendah
  setahun terakhir, ini sinyal bahaya: daya beli amblas, pabrik terancam tutup, dan
  ancaman PHK massal membayangi ribuan pekerja. Sumber: CNN Indonesia.'
category: phk
tags:
- PMI Manufaktur
- Ekonomi Indonesia
- PHK
- Daya Beli
- S&P Global
source_urls:
- https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260705122252-92-1377067/pmi-manufaktur-jatuh-ekonom-soroti-daya-beli-dan-ancaman-phk
source_names:
- CNN Indonesia
image_url: https://akcdn.detik.net.id/visual/2016/10/15/7fe03bd5-4de0-473d-8658-79998d214a07_169.jpg?w=1200
meta_title: PMI Manufaktur Indonesia Anjlok, Ancaman PHK Ribuan Pekerja Mengintai
meta_description: Sektor manufaktur Indonesia alami pelemahan terdalam dalam setahun
  terakhir, PMI jatuh ke 46,9. Daya beli lemah & biaya produksi naik picu ancaman
  PHK massal.
canonical_url: https://berita.media/pmi-manufaktur-anjlok-ribuan-pekerja-terancam-dipecat-massal
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-05T17:01:05Z'
published_at: '2026-07-05T17:01:05Z'
---

Gila bro, dengerin nih! Sektor manufaktur kita lagi babak belur parah. Indeks PMI Manufaktur Indonesia terperosok tajam ke angka 46,9 pada Juni 2026, turun drastis dari bulan sebelumnya yang masih di zona aman 50,0. Ini pelemahan terdalam dalam setahun terakhir, menandakan pabrik-pabrik kita lagi loyo tak berdaya! Sumber: CNN Indonesia.

Alhasil, pesanan baru anjlok, produksi seret, pembelian bahan baku lesu, dan yang paling bikin ngeri, penyerapan tenaga kerja ikut terhambat. S&P Global melaporkan pesanan baru turun untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir, dan anjloknya paling parah dalam setahun terakhir. Para pengusaha terpaksa mengeluh, katanya sih gara-gara daya beli masyarakat yang amblas disikat kenaikan harga-harga yang tak terkendali. Mana ada cerita industri mau untung kalau pembeli saja sudah merana?

Yang bikin geram, Pengamat Ekonomi CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, sudah teriak-teriak dari kemarin. Katanya, penurunan PMI manufaktur ini adalah sinyal kuat kalau aktivitas industri kita lagi kehilangan momentum emasnya. "Ini merupakan level terendah sejak Juni 2025 dan menjadi kontraksi kedua dalam tiga bulan terakhir," ungkap Yusuf kepada CNNIndonesia.com, Jumat (3/7). Artinya, pelemahan ini bukan cuma angin lalu, tapi sudah mulai membentuk pola yang menakutkan bagi masa depan industri kita. Parahnya lagi, indeks ini jadi kontraksi kedua dalam tiga bulan terakhir. Makin jelas kan, pabrik kita lagi kritis!

Celakanya, tekanan datang dari dua arah, bro! Dari sisi permintaan, pesanan baru ambruk dalam laju tercepat setahun terakhir, bahkan pesanan ekspor tercatat anjlok paling dalam sejak Agustus 2021. Tapi eh tapi, di sisi lain, biaya produksi malah meroket gila-gilaan gara-gara harga bahan baku naik terus, diperparah sama nilai tukar yang melemah. Jadi, inflasi harga input ini nyaris jadi yang tertinggi sejak survei PMI dimulai tahun 2011! Bayangin, permintaan lesu tapi biaya malah membengkak. Ini resep bencana buat para pengusaha.

Ujung-ujungnya, akar persoalannya tetap sama: daya beli masyarakat yang loyo membuat konsumsi domestik, yang selama ini jadi bantalan empuk pertumbuhan ekonomi, kini mulai kehilangan tenaganya. Analis Senior ISEAI, Ronny P Sasmita, ikut menimpali kalau penurunan PMI manufaktur ini bukan sekadar fluktuasi biasa. "Ini cukup krusial, karena manufaktur adalah salah satu motor utama penciptaan lapangan kerja dan nilai tambah. Jadi, ini adalah early warning bahwa mesin pertumbuhan berbasis industri sedang melemah," jelas Ronny. Meski begitu, Ronny juga sedikit memberi angin, katanya penurunan PMI ini belum tentu langsung bikin PHK massal, biasanya ada jeda waktu sebelum perusahaan berani memangkas karyawan. Tapi ya, itu nanti. Yang jelas, sekarang ini kita lagi di persimpangan jalan yang berbahaya buat nasib ribuan pekerja kita.

---
**Sumber:** [CNN Indonesia](https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260705122252-92-1377067/pmi-manufaktur-jatuh-ekonom-soroti-daya-beli-dan-ancaman-phk)
