---
id: f00Vm3S3Hro9
cluster_id: Gr0WD0N1uZ-e
title: 'Polda Jabar Bagi Daging Qurban 160 Ekor: Berkah atau Teatrikal?'
slug: polda-jabar-bagi-daging-qurban-160-ekor-berkah-atau-teatrikal
excerpt: Idul Adha 1447 H dimanfaatkan Polda Jabar untuk bagi-bagi 160 hewan qurban,
  dipimpin langsung Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan. Tapi, ini murni ibadah
  atau sekadar panggung silaturahmi?
category: ormas
tags:
- polda jabar
- idul adha
- qurban
- kapolda jabar
- rudy setiawan
- ormas
source_urls:
- https://kapol.id/pererat-silaturahmi-kapolda-jabar-pimpin-langsung-penyaluran-daging-qurban-ke-ponpes-hingga-ormas/
source_names:
- KAPOL.ID
image_url: https://kapol.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0430.jpg
meta_title: 'Polda Jabar Bagi 160 Hewan Qurban: Ibadah atau Pencitraan?'
meta_description: Kapolda Jabar pimpin pembagian 160 hewan qurban pada Idul Adha.
  Benarkah murni ibadah atau sekadar tebar pesona? Cek beritanya!
canonical_url: https://berita.media/polda-jabar-bagi-daging-qurban-160-ekor-berkah-atau-teatrikal
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-28T05:02:56Z'
published_at: '2026-05-28T05:02:56Z'
---

Ceritanya begini. Hari Raya Idul Adha, momen yang seharusnya jadi ajang refleksi pengorbanan, malah jadi panggung besar buat Polda Jabar tahun 2026 ini. Kapolda Jabar, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, memimpin langsung penyaluran daging qurban, seolah-olah mau memecahkan rekor berbagi. Ratusan hewan, tepatnya 160 ekor – 90 sapi dan 70 kambing – disembelih dan siap dibagikan. Aduh, pantesan saja momen seperti ini selalu dimanfaatkan, 'Kan biar kelihatan dekat sama rakyat," celetuk seorang warga yang enggan disebut namanya.

Para pejabat utama Polda Jabar pun ikut meramaikan, berpose di samping tumpukan daging. "Momentum Idul Adha ini menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat," ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan, dikutip dari KAPOL.ID. Kalimat yang manis, terdengar indah di telinga. Tapi, apakah hanya sekadar kata-kata manis di depan kamera? Ini kan bukan kali pertama Polda Jabar melakukan hal serupa. Setiap tahun selalu ada 'aksi sosial' menjelang hari besar keagamaan. Alhasil, citra polisi jadi 'baik hati' di mata publik, minimal beberapa hari ke depan. Sementara itu, ribuan warga di sudut-sudut Jabar masih berjuang untuk makan.

Daging qurban ini kabarnya disebar proporsional. Tapi, siapa yang menentukan proporsi ini? Apakah benar-benar sampai ke tangan yang paling membutuhkan, atau malah mampir dulu ke 'teman dekat' dan 'mitra kamtibmas'? Sasaran pendistribusiannya pun terdengar wah: pondok pesantren, DKM, ormas, penduduk sekitar mapolda, sampai mitra kamtibmas. Luas sekali jangkauannya. Yang bikin geregetan, Kapolda Jabar bilang ini "bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata dari semangat berbagi dan kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat Jawa Barat."  Ah, sudah biasa lah. Setiap instansi pasti bilang begitu. Yang penting, masyarakat Jabar bisa merasakan manfaatnya, bukan sekadar berita foto. Jangan sampai niat baik ini hanya jadi pencitraan semata. Ujung-ujungnya, masyarakat yang merasa 'diberi' tapi juga merasa 'dilihat' sedang diberi. KAPOL.ID

Polda Jabar berharap nilai-nilai pengorbanan dan kebersamaan dapat terjaga. Harapan yang bagus. Tapi, jangan sampai semangat berbagi ini hanya sesaat, hilang begitu saja setelah Idul Adha usai. Kepedulian sosial itu seharusnya mengalir terus, bukan hanya di momen-momen tertentu. Nah, ini yang jadi pertanyaan: apa benar-benar 'akar rumput' yang menerima, atau cuma sekadar formalitas? Kita lihat saja nanti, apakah cerita ini akan berlanjut dengan aksi nyata yang tulus, atau hanya jadi catatan tahunan yang dilupakan. KAPOL.ID

---
**Sumber:** [KAPOL.ID](https://kapol.id/pererat-silaturahmi-kapolda-jabar-pimpin-langsung-penyaluran-daging-qurban-ke-ponpes-hingga-ormas/)
