---
id: CQz_EgyBLbci
cluster_id: 76OUd55VBIn7
title: Polisi Gencar Berantas Bullying, Siap Dijebloskan Bagi Pelaku!
slug: polisi-gencar-berantas-bullying-siap-dijebloskan-bagi-pelaku
excerpt: Para siswa SD di Poso dapat pelajaran berharga dari Polsek Lore Selatan soal
  bahaya bullying. Siapapun yang berani nindas bakal berhadapan langsung dengan hukum.
  Generasi muda harus bebas dari trauma perundungan!
category: bullying
tags:
- bullying
- anti-bullying
- pendidikan
- polisi
- poses
source_urls:
- https://metrosulawesi.net/polsek-lore-selatan-gencar-sosialisasi-bahaya-bullying-di-sekolah-dasar
source_names:
- Metrosulawesi
image_url: https://metrosulawesi.net/uploads/images/202606/image_870x580_6a288eaf830c4.jpg
meta_title: Polisi Gencar Berantas Bullying di Sekolah Dasar Poso
meta_description: Polsek Lore Selatan sosialisasikan bahaya bullying dan pembentukan
  karakter siswa SD. Pelaku bullying siap berhadapan dengan hukum. Generasi muda harus
  aman!
canonical_url: https://berita.media/polisi-gencar-berantas-bullying-siap-dijebloskan-bagi-pelaku
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-09T23:03:50Z'
published_at: '2026-06-09T23:03:50Z'
---

Siang bolong-bolong, tiba-tiba para bocah SD di Tomehipi dibuat deg-degan! Bukan karena mau dihukum guru, tapi karena Polisi datang bawa kabar penting soal kejahatan yang mengintai mereka setiap hari: bullying! Kapolsek Lore Selatan, IPTU I Made Putra Yasa, didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Lorens Patunde, nggak main-main. Mereka blusukan ke SDN Tomehipi untuk menyadarkan murid-murid soal bahaya perundungan, Metrosulawesi.

Ceritanya begini: IPTU I Made Putra Yasa langsung pasang kuda-kuda di depan kelas. Beliau nggak cuma ngomong-ngomong manis, tapi ngejelasin tuntas apa itu bullying. Mulai dari yang kelihatan fisik, kayak dipukul atau dijambak, sampai yang halus tapi nyesek di hati kayak dikucilkan teman atau dikasih julukan buruk. Parahnya, dampaknya itu lho, bikin korban sampai nggak mau sekolah, minder, bahkan yang lebih gila, bisa sampai depresi berat dan kepikiran bunuh diri. Polisi juga ingetin, pelaku bullying itu bukan cuma iseng, tapi bisa kena pasal hukum! Jangan sampai nasib tragis menimpa anak-anak kita, Metrosulawesi.

Suasana kelas langsung heboh pas sesi tanya jawab. Anak-anak yang tadinya diam seribu bahasa, langsung pada nunjuk jari. Ada yang nanya, 'Boleh nggak kalau dibales, Pak?' Ada juga yang nanya, 'Kalau saya lihat teman dibully, lapor ke siapa?' IPTU Made langsung kasih jempol buat keberanian mereka. Dia tegaskan, jangan pernah balas kekerasan dengan kekerasan. Segera lapor ke guru biar pelakunya dibina. Kalau lihat teman terkapar, harus jadi pahlawan kecil dengan cari bantuan orang dewasa terdekat, Metrosulawesi.

Nah, selain ngegas soal bullying, Polsek Lore Selatan juga nyelipin pesan kuat buat ngebentuk karakter anak-anak jadi lebih baik. Disiplin, jujur, peduli sama teman (empati), dan tanggung jawab jadi menu wajib. Tujuannya biar mereka tumbuh jadi generasi tangguh, bukan generasi yang gampang mental kalau ada masalah. Kegiatan ini berlangsung kilat, cuma sejam, tapi dampaknya luar biasa. Kepala Sekolah SDN Tomehipi, Novianti Wengkau, sampai terharu lihat kepedulian polisi. Begitu juga dewan guru, Ketua Remaja Klasis Bada, Romel R. Timbalau, dan para orang tua. Mereka semua berterima kasih sama Polri, Metrosulawesi.

Kasi Humas Polres Poso, AKP Rianto Hilian, ikut angkat bicara. Beliau tegaskan komitmen Polres Poso buat nyiptain lingkungan sekolah yang aman sentosa, bebas dari jeritan korban bullying. Harapannya, generasi penerus kita bisa jadi pribadi berkarakter kuat, punya rasa empati tinggi, dan taat hukum. Tapi ingat, pesan AKP Rianto Hilian, ini tugas kita bersama. Orang tua, guru, polisi, harus bersatu padu jagain anak-anak kita, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Ayo, jangan kasih ampun buat pelaku bullying, Metrosulawesi!

---
**Sumber:** [Metrosulawesi](https://metrosulawesi.net/polsek-lore-selatan-gencar-sosialisasi-bahaya-bullying-di-sekolah-dasar)
