---
id: eCQJ41yPhzDN
cluster_id: bBvl5RYfK32g
title: Politisi dan Pejabat Irak Diringkus, Uang dan Emas Miliaran Rupiah Amblas
slug: politisi-dan-pejabat-irak-diringkus-uang-dan-emas-miliaran-rupiah-amblas
excerpt: Gila bro! Aparat Irak membabat habis pejabat dan politisi yang diduga korup
  dalam operasi besar-besaran. Ratusan miliar rupiah dalam bentuk uang tunai dan emas
  batangan turut disita dari para tikus berdasi.
category: korupsi
tags:
- korupsi
- Irak
- penangkapan
- politisi
- pejabat
- emas
- uang tunai
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/irak-tangkap-politisi-dan-pejabat-korup-uang-dan-emas-disita
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/J7J2lbpee5hPkz5Rp0dP4sjZT84=/1024x683/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/06/28/2ebf5cfbb31345e24f4362448294e083-IRAQ_DIPLOMACY_US_139077811.jpg
meta_title: Politisi dan Pejabat Irak Ditangkap Kasus Korupsi, Uang dan Emas Disita
meta_description: Gila! Irak bergolak, pejabat tinggi dan politisi diringkus dalam
  operasi anti-korupsi besar-besaran. Uang tunai miliaran rupiah dan emas batangan
  disita. Siapa saja yang jadi sasaran?
canonical_url: https://berita.media/politisi-dan-pejabat-irak-diringkus-uang-dan-emas-miliaran-rupiah-amblas
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-28T17:02:13Z'
published_at: '2026-06-28T17:02:13Z'
---

ALHASIL... Irak bergolak! Minggu dini hari kemarin, aparat keamanan Irak menggrebek habis-habisan sejumlah kawasan elite di Baghdad yang diduga jadi sarang koruptor kelas kakap. Bukan main, para pejabat tinggi dan bahkan polisi ikut diringkus tanpa ampun. Uang tunai senilai 86 juta dolar AS atau setara Rp 1,4 triliun lebih dan emas batangan seberat 3 kilogram berhasil disikat bersih dari salah satu lokasi penggerebekan. Ini baru permulaan, bro! Kompas.id

Gilanya lagi, kawasan yang digerebek adalah Kawasan Hijau, lokasi yang biasanya dijaga super ketat dan dihuni para diplomat asing serta petinggi negeri. Bayangin aja, panser, mobil patroli, dan pasukan bersenjata lengkap bergerak menyisir jalanan sebelum subuh. Terdengar letusan senjata, pertanda perlawanan atau penangkapan yang brutal. Di atas kepala, helikopter milik Amerika Serikat terlihat berputar-putar, menambah drama di pagi yang mencekam itu. Kompas.id

Sumber di lapangan menyebutkan, operasi ini menyasar langsung para politisi busuk yang bikin negara merana. Perintah penangkapan dikeluarkan langsung oleh pengadilan, jadi tidak ada celah buat kabur. Militer dan polisi bahu-membahu menggulung para tikus negara ini. Kabarnya, mantan Ketua Parlemen Irak, Mohammed al-Halbousi, termasuk salah satu yang dicokok. Parahnya, adiknya yang kini menjabat Ketua Parlemen, Haibet al-Halbousi, sedang enak-enakan kunjungan kerja ke Mesir. Sama-sama politisi Partai Taqaddum, kantor pusat partai mereka pun tak luput dari penggeledahan. Kompas.id, Shafaq

Nah ini dia, sistem pembagian kekuasaan pasca-Saddam Hussein ternyata dimanfaatkan buat cari untung pribadi oleh segelintir orang. Ada dugaan kuat PM Ali Falih Kadhim al-Zaidi sedang melakukan pemberangusan kubu Sunni, mengingat banyak politisi Sunni yang jadi sasaran tembak. Tapi jangan salah sangka dulu, bro! Serangan juga menyasar Distrik Sha’ab yang mayoritas dihuni warga Syiah. Kabarnya, mantan PM Mohammed Shia al-Sudani dan beberapa anggota keluarganya juga turut diamankan. Jadi, ini bersih-bersih total, tanpa pandang bulu, siapa pun yang basah, bakal disikat! Kompas.id

Sejak dilantik Mei lalu, Al-Zaidi memang getol memberantas korupsi. Dia bahkan membentuk satuan tugas khusus untuk misi ini. Baru sebulan lebih dibentuk, langsung ada hasil mengejutkan. Penangkapan Direktur Jenderal Pengilangan Kementerian Perminyakan, Adnan al-Jumaili, membuka keran penyitaan aset fantastis. Celakanya, bukan hanya Al-Jumaili yang terseret, tapi juga pihak-pihak lain yang terkait dengannya. Habis sudah, mereka harus siap-siap duduk di kursi pesakitan, menanggung perbuatan busuknya selama ini. Kompas.id

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/irak-tangkap-politisi-dan-pejabat-korup-uang-dan-emas-disita)
