Politisi Gerindra Buka Mulut soal Permintaan Luhut agar Prabowo Hindari Sosok Bermasalah

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan menyarankan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk tidak memasukkan orang yang bermasalah atau "toxic" ke dalam pemerintahannya. Hal ini terkait dengan pengalaman Luhut di pemerintahan Presiden Jokowi, di mana regulasi yang bertentangan kepentingan menghambat kemajuan. Luhut menyarankan digitalisasi sistem pemerintahan dan mendorong Prabowo untuk memilih orang yang mendukung visi tersebut. Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa pernyataan Luhut itu sebagai masukan dan belum jelas siapa yang dimaksud dengan orang "toxic". Partai Gerindra menegaskan struktur pemerintahan belum dibentuk dan Prabowo akan berhati-hati memilih orang yang akan membantunya.