---
id: _kjMpIJx3P1V
cluster_id: xVWO3CmjfyuI
title: Pound Inggris Naik Tipis! Tapi Perang Dagang Iran Bikin Dompet Goyang!
slug: pound-inggris-naik-tipis-tapi-perang-dagang-iran-bikin-dompet-goyang
excerpt: Pound Inggris (GBP/USD) sempat sesumbar naik tipis, tapi rupanya cuma gertakan.
  Pedagang kalang kabut nunggu 'damai' di Timur Tengah yang gak jelas ujungnya. Data
  manufaktur AS membaik, tapi isu Iran ini bikin mata uang safe-haven malah makin
  perkasa.
category: uang
tags:
- Pound Sterling
- Dolar AS
- Iran
- Timur Tengah
- Perundingan Damai
- Perdagangan Internasional
source_urls:
- https://www.fxstreet-id.com/news/pound-inggris-naik-tipis-karena-pedagang-menunggu-kemajuan-dalam-perundingan-perdamaian-timur-tengah-202606020132
source_names:
- fxstreet-id.com
image_url: https://editorial.fxsstatic.com/images/i/GBP-bullish-object_Large.png
meta_title: Pound Inggris Goyah Akibat Isu Iran, Dolar AS Perkasa
meta_description: Dolar AS menguat di tengah ketidakpastian negosiasi damai Iran.
  Pound Inggris takluk pada isu global meski data manufaktur AS membaik. Nasib ekonomi
  di ujung tanduk?
canonical_url: https://berita.media/pound-inggris-naik-tipis-tapi-perang-dagang-iran-bikin-dompet-goyang
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-02T02:02:07Z'
published_at: '2026-06-02T02:02:07Z'
---

Ceritanya begini. Pound Sterling sempat pamer dikit lah, naik tipis ke angka 1,3460 di perdagangan sesi Asia Selasa kemarin. Kenaikan ini sih kelihatan kayak angin segar buat yang megang GBP/USD. Tapi jangan salah, ini cuma permulaan dari drama yang lebih panjang. Soalnya, kesepakatan damai Iran sama Amerika Serikat itu statusnya masih abu-abu, alias gak jelas mau ke mana arahnya. Siapa yang peduli sama nilai tukar kalau perang bisa meletus kapan saja, kan? fxstreet-id.com

Yang bikin para pedagang makin deg-degan itu, media Iran ngumumin kalau Tehran ogah ngobrol soal tindakan Israel di Lebanon. Di sisi lain, Donald Trump pede aja ngomong kesepakatan soal Selat Hormuz dan gencatan senjata bisa kelar minggu depan. Bingung kan? Sinyal yang saling bertabrakan ini bikin mata uang 'safe-haven' kayak Dolar AS malah makin perkasa. Alhasil, GBP/USD pun makin terhambat buat terbang tinggi dalam waktu dekat. Celakanya, ketidakpastian di Timur Tengah ini jadi momok menakutkan buat stabilitas ekonomi global. fxstreet-id.com

Di sisi Amerika, data PMI Manufaktur ISM Mei kemarin justru membikin kaget. Naik jadi 54, lebih tinggi dari prediksi pasar yang cuma mentok di 53,0. Angka ini menunjukkan kalau sektor manufaktur AS masih garang, jauh lebih baik dibanding bulan April yang cuma 52,7. Data ini sih harusnya jadi penopang Dolar AS, tapi apa daya, isu Iran lebih dominan bikin pasar jadi was-was. fxstreet-id.com

Nah, di Inggris sendiri, Gubernur Bank Sentral Inggris (BoE) Andrew Bailey malah pesimis. Dia bilang bank sentralnya gak buru-buru naikin suku bunga. Kenapa? Ya itu tadi, hasil perang Iran masih gak jelas dan pertumbuhan ekonomi Inggris juga masih lemah. Kontrak berjangka pasar uang aja cuma memprediksi pengetatan suku bunga sebesar 32 basis poin tahun ini, satu kali kenaikan seperempat poin. Dan kemungkinan cuma 30% buat kenaikan kedua. Jadi, Pound Sterling ini kayak mau lari kencang tapi kakinya dipegangin sama isu global. Siapa yang mau investasi kalau masa depan ekonomi gak pasti begini? Reuters, fxstreet-id.com

Parahnya, di saat dunia lagi pusing mikirin Timur Tengah, para petinggi negara malah diam seribu bahasa. Gak ada gebrakan berarti dari para pembuat kebijakan buat menenangkan pasar. Ujung-ujungnya, rakyat kecil yang paling merasakan dampaknya lewat kenaikan harga barang dan nilai tukar yang gak stabil. Ini bukan cuma soal pound sterling naik tipis, ini soal nasib ekonomi kita yang digantungin sama isu perang.

---
**Sumber:** [fxstreet-id.com](https://www.fxstreet-id.com/news/pound-inggris-naik-tipis-karena-pedagang-menunggu-kemajuan-dalam-perundingan-perdamaian-timur-tengah-202606020132)
