---
id: 3YPZLKguPiWi
cluster_id: Gu9QuPx2KZ8Q
title: Prabowo Banting Tulang Pangkas Ribuan BUMN Jadi 250 Unit Tahun Ini!
slug: prabowo-banting-tulang-pangkas-ribuan-bumn-jadi-250-unit-tahun-ini
excerpt: Gila bro! Presiden Prabowo Subianto geram melihat BUMN membengkak sampai
  seribuan, dan bakal memangkasnya habis-habisan jadi sisa 250 unit tahun ini saja.  Lebih
  dari 750 perusahaan pelat merah bakal lenyap demi efisiensi uang rakyat! detikFinance.
category: BUMN
tags:
- Prabowo
- BUMN
- Pemangkasan BUMN
- Efisiensi
- Keuangan Negara
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8551319/prabowo-pangkas-gede-gedean-bumn-dari-1-000-sisa-250-tahun-ini
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/06/28/presiden-prabowo-subianto-dalam-acara-ksti-2026-1782617789294_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Prabowo Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Unit di 2026
meta_description: Presiden Prabowo bertekad memangkas drastis jumlah BUMN dari seribuan
  menjadi 250 unit tahun ini demi efisiensi dan uang rakyat.
canonical_url: https://berita.media/prabowo-banting-tulang-pangkas-ribuan-bumn-jadi-250-unit-tahun-ini
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-29T05:02:00Z'
published_at: '2026-06-29T05:02:00Z'
---

Alangkah hebatnya presiden kita kali ini, bener-bener bikin gebrakan gila! Presiden Prabowo Subianto, sang nahkoda negara, tampaknya sudah muak melihat lambannya birokrasi dan borosnya anggaran di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bayangkan saja, dari lebih dari seribu BUMN yang membebani kas negara, beliau bertekad memangkasnya hingga tinggal menyisakan 250 unit saja dalam tahun ini! Ini bukan isapan jempol belaka, karena lebih dari 200 BUMN sudah ditutup dan pemangkasan brutal ini demi menjadikan perusahaan-perusahaan itu lebih efisien dan tidak lagi menggerogoti uang rakyat, sungguh sebuah manuver berani. detikFinance.

Perintah ini dilontarkan langsung oleh Presiden Prabowo dalam acara penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri, yang terekam jelas di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6/2026). Beliau dengan lantang menyebutkan bahwa hingga kini, lebih dari 200 BUMN sudah tak bernyawa alias ditutup. "Dari seribu lebih BUMN sekarang kita sudah tutup lebih dari 200, lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300 lah ya. Ujungnya nanti 250," tegasnya, seolah memberi ultimatum kepada jajarannya untuk segera bergerak. Mana ada cerita negara sebesar ini punya BUMN sebanyak itu tanpa ada yang berulah, membuat geleng-geleng kepala mendengarnya. detikFinance.

Alasan pemangkasan ini bukan tanpa sebab, bro! Prabowo geram melihat banyaknya BUMN yang tidak menghasilkan keuntungan sama sekali, tapi justru menjadi sapi perah untuk membayar gaji jajaran direksi dan komisaris yang jumlahnya membengkak luar biasa. "Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup, 750 dirut, 750 direksi, kali empat atau kali lima, 750 komisaris kali sepuluh. Overhead-nya kayak apa, gajinya kayak apa saudara-saudara. Ini uang rakyat semua, perusahaan tidak untung hanya bayar overhead," serunya penuh emosi, menyuarakan kegelisahan rakyat jelata yang gajinya pas-pasan. Gilanya lagi, perusahaan yang merugi tetap saja terus digaji besar, sungguh tak masuk akal dan membuat geram! detikFinance.

Dan parahnya lagi, Presiden tak mau berlama-lama dalam proses penataan ini. "Saya minta dalam tahun ini harus selesai ya. Jadi dalam dua tahun kita akan bikin BUMN-BUMN lebih efisien, lebih transparan, lebih bekerja untuk rakyat saudara," lanjutnya dengan nada tegas. Ini berarti, ratusan ribu, bahkan jutaan, posisi direktur, komisaris, dan berbagai jabatan di atasnya bakal lenyap tak berbekas dalam waktu singkat. Habis sudah riwayat puluhan ribu pejabat tinggi negara yang hidup enak dari uang rakyat. Sungguh pemangkasan yang brutal tapi diperlukan demi kemakmuran bangsa. Kompas, detikFinance.

Keputusan tegas ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menata kembali aset negara agar benar-benar bermanfaat bagi rakyat, bukan malah menjadi ajang bancakan para petinggi. Efisiensi, transparansi, dan kerja nyata untuk rakyat, itulah moto baru BUMN di bawah kendali Presiden Prabowo. Entah bagaimana nasib para pejabat yang akan 'tergusur' ini, yang pasti rakyat patut bernafas lega karena uang mereka tidak akan lagi terbuang sia-sia untuk biaya operasional BUMN yang membengkak tak karuan. Sungguh sebuah awal era baru yang dinanti-nanti oleh seluruh masyarakat Indonesia. detikFinance.

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8551319/prabowo-pangkas-gede-gedean-bumn-dari-1-000-sisa-250-tahun-ini)
