---
id: sZlsfzszI8u8
cluster_id: 5xcP7rIdZEiO
title: Prabowo Lontarkan ‘Londo Ireng’ Tukang Gosip Pemberita Necis
slug: prabowo-lontarkan-londo-ireng-tukang-gosip-pemberita-necis
excerpt: Gilanya, Presiden Prabowo Subianto malah menjuluki jurnalis dengan sebutan
  ‘londo ireng’! Sebutan ini dilontarkan dalam Harlah PKB, menuding media yang kritis
  sebagai antek asing. Sebuah langkah brutal yang mengancam kebebasan pers, sumber
  The Conversation.
category: politik
tags:
- Prabowo Subianto
- Kebebasan Pers
- Londo Ireng
- Demokrasi Indonesia
- Represi Negara
source_urls:
- https://theconversation.com/labelisasi-londo-ireng-adalah-bentuk-represi-negara-terhadap-pers-288541
source_names:
- The Conversation
image_url: https://images.theconversation.com/files/750776/original/file-20260729-57-9rm0jo.jpg?ixlib=rb-4.1.1&rect=0%2C148%2C2672%2C1336&q=45&auto=format&w=1356&h=668&fit=crop
meta_title: 'Prabowo ‘Londo Ireng’ Wartawan: Represi Pers, Ancaman Demokrasi'
meta_description: Presiden Prabowo tuding media kritis 'londo ireng'. Upaya represi
  negara yang mendelegitimasi pers dan mengancam kualitas demokrasi Indonesia. Berita
  selengkapnya!
canonical_url: https://berita.media/prabowo-lontarkan-londo-ireng-tukang-gosip-pemberita-necis
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-30T05:02:04Z'
published_at: '2026-07-30T05:02:04Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Siapa sangka, Presiden Prabowo Subianto malah ikut-ikutan main cap baru buat wartawan. Baru-baru ini, di acara Harlah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ke-28, beliau dengan santainya melontarkan sebutan ‘londo ireng’ kepada awak media. Ini bukan sekadar celetukan, tapi sudah jadi pola represi negara yang berulang kali dilancarkan kepada mereka yang dianggap mengganggu. Sialnya, ucapan ini keluar setelah beliau menyindir media yang memberitakan kondisi memprihatinkan siswa SD di Grobogan, yang harus makan di depan ruang kelas rusak. Parahnya, ‘londo ireng’ itu dijelaskan sebagai orang Indonesia yang sengaja mengabdi pada kepentingan asing, kayak antek-antek zaman kolonial dulu gitu! 

Nah, ini bukan cuma omongan biasa, ini strategi komunikasi politik kelas kakap! Para pakar bilang, pemberian label itu memang cara penguasa buat membentuk opini publik, siapa yang harus dipercaya dan siapa yang pantas dijauhi. Dalam kasus media ini, ada tiga pesan telak yang mau disampaikan Prabowo. Pertama, media yang berani kritik dianggap musuh negara, bukan pelayan publik. Kedua, jurnalis bukan lagi pengawas kekuasaan, tapi pengganggu pembangunan. Dan yang ketiga, media dituduh mudah dikendalikan kepentingan asing, bikin integritasnya dipertanyakan tanpa bukti nyata. Ini namanya ngeles namanya, Bro!

Yang bikin geram, dampak label ‘londo ireng’ ini bukan main bahayanya buat demokrasi kita. Alhasil, Prabowo seolah menciptakan kubu-kubuan: yang pro-pemerintah itu patriot, yang kritis jadi lawan. Ini bikin diskusi sehat jadi mati kutu, Bro! Substansi persoalan yang diangkat media jadi kabur gara-gara dilabeli macam-macam. Celakanya, ini juga langkah mendelegitimasi pers secara terang-terangan. Sumber The Conversation bilang, praktik kayak gini memang sering dipakai penguasa di berbagai negara untuk membungkam suara kritis. Gilanya, kita jadi nggak bisa ngapa-ngapain lagi kalau semua media dituduh jadi antek asing!

Habis sudah rasa percaya publik pada media kalau terus-terusan dicap negatif tanpa dasar. Ini ancaman nyata buat kebebasan pers dan kualitas demokrasi Indonesia. Mana ada cerita begini berakhir baik kalau pemerintah malah sengaja bikin ruang kritik makin sempit. Ujung-ujungnya, rakyat kecil yang dirugikan karena informasi yang berimbang jadi susah didapat. Jelas banget, ini taktik licik buat bungkam suara rakyat, katanya The Conversation. Udah gitu aja, Bro!

---
**Sumber:** [The Conversation](https://theconversation.com/labelisasi-londo-ireng-adalah-bentuk-represi-negara-terhadap-pers-288541)
