---
id: pQUiJa85o-rH
cluster_id: uKBS5mWXAfiB
title: Prabowo-Megawati Gandengan Tangan! Persaingan Politik Dulu, Sahabat Sekarang?
slug: prabowo-megawati-gandengan-tangan-persaingan-politik-dulu-sahabat-sekarang
excerpt: Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo dan Megawati pamer keakraban jalan bareng
  di hadapan publik. Pengamat bilang, ini bukti hubungan mereka melampaui politik.
  Tapi rakyat cuma bisa geleng-geleng, mana mungkin dua kutub beda bisa semudah itu
  akur?
category: politik
tags:
- Prabowo
- Megawati
- Politik
- PPI
- Hari Lahir Pancasila
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8513882/prabowo-megawati-gandengan-bos-ppi-hubungan-mereka-melampaui-urusan-politik
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2023/03/21/direktur-parameter-politik-indonesia-adi-prayitno-dok-detikcom_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Prabowo-Megawati Pamer Keakraban, Politik Rangkul atau Sandiwara?
meta_description: Momen Prabowo dan Megawati jalan bergandengan tangan di Hari Lahir
  Pancasila jadi sorotan. Pengamat sebut hubungan melampaui politik, benarkah?
canonical_url: https://berita.media/prabowo-megawati-gandengan-tangan-persaingan-politik-dulu-sahabat-sekarang
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-02T02:01:51Z'
published_at: '2026-06-02T02:01:51Z'
---

Ceritanya begini. Di tengah hiruk pikuk politik yang tak pernah padam, ada satu momen yang bikin banyak orang terdiam, malah mungkin sedikit tertawa. Di upacara Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pengarah BPIP sekaligus Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri, terlihat begitu akrab. Mereka jalan bareng, tangan nyaris bersentuhan, seolah semua persaingan sengit di masa lalu cuma tinggal kenangan. Ini bukan cuma soal tos antar politikus, ini soal gestur. detikNews

Adi Prayitno dari Parameter Politik Indonesia (PPI) langsung nyeletuk. Menurutnya, momen ini membuktikan kalau hubungan Prabowo dan Megawati itu spesial, melampaui urusan menang-kalah di pilpres. "Ini menegaskan bahwa Prabowo dan Megawati punya hubungan yang sangat baik meski hubungan keduanya naik turun karena persaingan politik sejam 2009 hingga saat ini," kata Adi, sambil mungkin sambil ngeteh. Dia menambahkan, meski pernah jadi rival bebuyutan — dari pilpres 2009 sampai perebutan kekuasaan belakangan — keduanya punya ikatan yang lebih kuat dari sekadar kursi kekuasaan. Pusing nggak tuh? detikNews

Nah ini dia yang bikin geleng-geleng. Adi bilang, keakraban ini adalah bagian dari "politik merangkul" Prabowo sebagai presiden. Maksudnya, Prabowo ingin menunjukkan kalau dia bisa bekerja sama dengan siapa saja, termasuk PDIP yang notabene jadi oposisi pemerintah. "Sekat ini seakan sebatas formalitas, karena secara prinsip kedua bersahabat baik," imbuhnya. Sahabat baik? Sejak kapan? Dulu waktu kampanye suaranya kan kayak mau saling makan! Tapi ya sudahlah, yang penting rakyat bisa melihat tontonan menarik. Entah ini sandiwara politik atau beneran hati nurani yang bicara, kita cuma bisa nonton dari pinggir lapangan. detikNews

Momen itu sendiri terjadi di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri. Prabowo, Wapres Gibran, dan Bu Mega, semuanya hadir. Tapi yang paling disorot tentu saja interaksi Prabowo dan Mega. Setelah menerima laporan dari perwira upacara, Prabowo dengan santainya memberi isyarat kepada Megawati untuk jalan berdampingan. Mungkin sambil bisik-bisik, "Mega, yuk kita tunjukkin ke anak-anak muda ini kalau persatuan itu indah." Atau mungkin cuma bilang, "Mega, habis ini kita ngopi di mana?" Siapa tahu kan? Yang jelas, adegan ini lebih dramatis dari sinetron azab. detikNews

Alhasil, apa yang bisa kita ambil dari tontonan ini? Mungkin, di dunia politik, tidak ada musuh abadi, tidak ada sahabat abadi. Yang ada hanya kepentingan abadi. Hari ini bergandengan tangan, besok saling sikut lagi. Tapi untuk saat ini, mari kita nikmati saja drama persahabatan tak terduga ini. Siapa tahu besok mereka duet bikin boyband. detikNews

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8513882/prabowo-megawati-gandengan-bos-ppi-hubungan-mereka-melampaui-urusan-politik)
