---
id: K4FNx_D5R7n0
cluster_id: iBNFvzTPglEs
title: Prabowo Peringatkan Pejabat 'Lawan Korupsi', Eh Malah Korupsi Makin Merajalela!
slug: prabowo-peringatkan-pejabat-lawan-korupsi-eh-malah-korupsi-makin-merajalela
excerpt: Presiden Prabowo teriak 'lawan korupsi', tapi Mensesneg Prasetyo Hadi malah
  ngeluh kok pejabatnya doyan korupsi. Mulai dari BUMN sampai keimigrasian, nama-nama
  pejabat ini terseret kasus suap dan gratifikasi. Rupanya peringatan bos besar belum
  cukup ampuh!
category: korupsi
tags:
- korupsi
- Prabowo Subianto
- Mensesneg
- KPK
- BUMN
- pemberantasan korupsi
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8520405/mensesneg-ingatkan-pesan-prabowo-agar-pejabat-berbenah-diri-dan-lawan-korupsi
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2025/12/06/mensesneg-prasetyo-hadi-1765031486226_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Pejabat Berulah! Korupsi Merajalela Meski Prabowo Berulang Kali Ingatkan
meta_description: Mensesneg Prasetyo Hadi menyayangkan banyak pejabat terjerat korupsi
  walau Presiden Prabowo sudah sering mengingatkan. Siapa saja mereka dan kenapa tak
  jera?
canonical_url: https://berita.media/prabowo-peringatkan-pejabat-lawan-korupsi-eh-malah-korupsi-makin-merajalela
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-06T08:01:18Z'
published_at: '2026-06-06T08:01:18Z'
---

Gilanya, Presiden Prabowo Subianto sudah berulang kali mengingatkan jajarannya untuk menjauhi jurang korupsi. Tapi apa yang terjadi? Mensesneg Prasetyo Hadi sendiri yang mengeluh, masih saja ada pejabat negara yang nyemplung ke kasus rasuah. "Lah kan berulang kali juga sudah saya sampaikan bahwa berulang kali Pak Presiden terus mengingatkan kepada seluruh jajaran bahwa salah satu tugas berat kita ini kan adalah melawan yang namanya tindak pidana korupsi," kata Pras di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Ucapan ini keluar justru di saat sejumlah nama besar pejabat terseret kasus, bikin pertanyaannya jadi relevan: Apakah pesannya hanya angin lalu?

Parahnya, Pras menekankan bahwa pemberantasan korupsi itu harus dimulai dari dalam pemerintahan sendiri. Para pejabat yang diberi amanah, dari kabinet sampai lembaga negara, harusnya jadi contoh integritas. Tapi realitanya? Alhasil, nama-nama seperti mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung, sudah ditetapkan jadi tersangka kasus tata kelola program Makan Bergizi Gratis. Uangnya rakyat digasak, demi perut sendiri! detikNews

Yang bikin geram, pejabat lain pun tak kalah. Silmy Karim, yang dulunya menjabat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), ikut dicokok KPK atas dugaan pemerasan izin tinggal warga negara asing. Padahal, jabatannya seharusnya melayani, bukan malah memeras. Belum selesai di situ, tahun lalu (2025) eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel juga terseret kasus hukum yang sama, dugaan gratifikasi dan suap soal pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja. Oh, nasib negeri ini, pejabatnya sibuk cari untung, rakyatnya makin sulit! detikNews

Jadi, berulang kali sudah diingatkan. "Mari membenahi diri, meninggalkan praktik-praktik yang mengarah kepada pelanggaran-pelanggaran norma hukum terutama tindak pidana korupsi. Begitu. Sudah sering diingatkan," tegas Pras. Tapi omongan doang, kawan! Kasus terus bermunculan, nama-nama beken terus terseret. Entah sampai kapan peringatan presiden ini hanya jadi selipan di antara berita kasus korupsi yang makin panjang daftarnya. Rakyat cuma bisa geleng-geleng kepala melihat para pelayan publik yang seharusnya jadi teladan, malah jadi contoh buruk.

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8520405/mensesneg-ingatkan-pesan-prabowo-agar-pejabat-berbenah-diri-dan-lawan-korupsi)
