---
id: dBsFLOHc5-sP
cluster_id: 25vfZh2acbBM
title: Program Makan Bergizi Gratis 'Baik', Tapi Pengelolaannya Bikin Geleng Kepala!
slug: program-makan-bergizi-gratis-baik-tapi-pengelolaannya-bikin-geleng-kepala
excerpt: Luhut akui program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagus, tapi pengelolaannya
  kacau balau! Mantan Kepala BGN dan dua wakilnya dicokok gegara dugaan korupsi triliunan.
  Parahnya, duitnya buat beli motor listrik dan TV 75 inci!
category: MBG
tags:
- MBG
- Luhut Binsar Panjaitan
- Korupsi
- Prabowo Subianto
- BGN
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/09/20064331/luhut-mbg-program-baik-hanya-pengelolaannya-perlu-ditata
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/sw7JcsBFdFbt36p418U9KKoZOu4=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/09/6a280bb48612d.jpg
meta_title: 'Luhut Akui MBG Baik, tapi Pengelolaan Kacau: Korupsi Rp Triliunan!'
meta_description: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disorot Luhut. Mantan pejabat
  BGN diringkus kasus korupsi Rp triliunan, beli motor listrik hingga TV 75 inci!
canonical_url: https://berita.media/program-makan-bergizi-gratis-baik-tapi-pengelolaannya-bikin-geleng-kepala
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-09T20:02:13Z'
published_at: '2026-06-09T20:02:13Z'
---

Siang bolong, kabar mengejutkan datang dari Istana! Luhut Binsar Panjaitan, ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), buka suara soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Katanya sih program ini bagus, idenya mulia, tapi nah ini dia — pengelolaannya perlu ditata ulang dengan baik. "MBG ini program yang baik hanya pengelolaannya perlu ditata dengan baik," celetuk Luhut usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (9/6/2026).

Bayangkan — ide seindah pelangi untuk ngasih makan anak-anak, tapi ujung-ujungnya bikin geleng kepala karena masalah manajemen. DEN ini katanya siap bantu pemerintah biar MBG berjalan lebih lancar. Luhut juga cerita kalau Prabowo sudah ngasih arahan setelah DEN melakukan survei di 800 titik seluruh Indonesia. "Kita lakukan di 800 titik jadi betul-betul dengan profesional, kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami, itu kami laporkan kepada presiden," klaim Luhut, meyakinkan kalau hasil survei mereka patut dipercaya.

Dan bukan main, Kepala Negara juga minta DEN untuk terus mantau pelaksanaan MBG ini secara berkala. Luhut ngaku anggaran MBG sekarang sudah cukup efisien, tapi kalau 'targeted' semua, bakal lebih hemat ke depan. "Dan tadi kami juga diminta Presiden apa namanya untuk Dewan Ekonomi melakukan monitoring dan evaluasi setiap ini dan melaporkan pada Presiden," tambahnya.

Nah ini dia yang bikin geram — di balik narasi 'program baik' dan 'pengelolaan perlu ditata', ternyata ada kasus korupsi yang sudah membongkar tuntas bobroknya BGN. Mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, beserta dua eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, sudah diringkus Kejaksaan Agung. Para tersangka diduga bikin 'pengaturan' dalam penunjukan yayasan sebagai mitra. Yayasan-yayasan ini diduga jadi alat kejahatan para pejabat BGN itu sendiri. Gilanya, mereka ini mengatur proses verifikasi di portal mitra BGN, sampai akhirnya yayasan-yayasan itu lolos. Kompas.

Yang lebih bikin naik darah — para tersangka ini diduga intervensi pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam pengadaan barang dan jasa. Jadi, Kerangka Acuan Kerja (KAK) tidak sesuai kebutuhan riil di lapangan. Sialnya, tercium juga dugaan mark-up harga dalam berbagai pengadaan program MBG. Pengadaan apa saja? 21.801 unit motor listrik, 32.000 pasang sepatu, 31.000 unit tablet, dan puncaknya, 5.400 unit televisi berukuran 75 inci! Luar biasa memang modusnya, demi keuntungan pribadi, anak-anak kelaparan jadi taruhan. Antara, Kompas.

Alhasil, Dadan, Sony, dan Lodewyk kini terancam hukuman berat. Mereka disangka melanggar Pasal 603 dan Pasal 604 juncto Pasal 20 UU KUHP. Ketiganya sudah ditahan 20 hari ke depan. Jadi, program MBG memang baik, tapi para pelakunya justru jadi momok yang merusak. Ini bukan sekadar tata kelola yang perlu dibenahi, ini adalah pengkhianatan terhadap niat baik program itu sendiri.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/09/20064331/luhut-mbg-program-baik-hanya-pengelolaannya-perlu-ditata)
