---
id: xLQS-a_X4YV5
cluster_id: Pm1bcJUp9sqx
title: PT Namnam Pangkas 178 Karyawan, Klaim Rugi tapi Dipertanyakan Istana
slug: pt-namnam-pangkas-178-karyawan-klaim-rugi-tapi-dipertanyakan-istana
excerpt: Gara-gara katanya merugi, PT Namnam Fashion Industries tega mem-PHK 178 karyawannya.
  Gilanya, klaim rugi ini malah ditepis mentah-mentah oleh utusan Istana Presiden!
  Benarkah perusahaan garmen puluhan tahun ini bangkrut, atau ada udang di balik batu?
category: phk
tags:
- phk
- PT Namnam
- ketenagakerjaan
- kerugian
- Cimahi
source_urls:
- https://news.republika.co.id/berita/tjsvo2377/tepis-utusan-istana-pt-namnan-tegaskan-merugi-sehingga-harus-phk
source_names:
- republika.co.id
image_url: https://static.republika.co.id/uploads/images/kanal_slide/buru-pt-namnam-fashion-industries-di-kota-cimahi-jawa_260815143307-998.png
meta_title: PT Namnam PHK 178 Karyawan, Klaim Rugi Tapi Dipertanyakan Istana
meta_description: Heboh PHK 178 karyawan PT Namnam di Cimahi. Perusahaan klaim rugi,
  tapi Istana Presiden punya data berbeda. Benarkah bangkrut atau ada motif lain?
canonical_url: https://berita.media/pt-namnam-pangkas-178-karyawan-klaim-rugi-tapi-dipertanyakan-istana
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-17T05:01:14Z'
published_at: '2026-08-17T05:01:14Z'
---

Habis sudah! Garmen tua PT Namnam Fashion Industries di Cimahi kini angkat koper, memecat 178 karyawannya secara brutal. Dalihnya klasik: perusahaan merugi hingga terpaksa gulung tikar di bidang garmen setelah beroperasi puluhan tahun lamanya, ini sungguh bikin geram! Pihak perusahaan bersikukuh mengaku telah merugi dua hingga tiga tahun berturut-turut, seperti yang dijelaskan Manajer Marketing Sandi Irawan. Pernyataan ini justru menjadi bumerang karena terang-terangan membantah temuan Utusan Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan yang menyatakan PT Namnam hanya mengalami penurunan laba, bukan kerugian nyata. Angka penurunan laba itu pun baru terjadi dalam tiga tahun terakhir, bukan kerugian total, mana ada cerita begini berakhir baik.

Parahnya, kerugian yang diklaim itu diklaim sudah diaudit akuntan publik, katanya. Sandi Irawan bahkan menantang siapa pun untuk mengaudit kembali kondisi keuangan perusahaan kapan saja, seolah meyakinkan bahwa kebangkrutan itu nyata. Tapi tunggu dulu, perusahaan sepakat hanya memberikan pesangon sebesar 0,5 kali ketentuan kepada para karyawan yang terimbas PHK. Alhasil, uang pesangon yang katanya sudah disalurkan seluruhnya itu pun, menurut Sandi, adalah "kesanggupan dari kita" setelah kesepakatan dengan karyawan. Begini saja, perusahaan ngaku bangkrut tapi pesangon cuma setengah? Ini sindiran halus namanya!

Nah ini dia, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek Dinas Tenaga Kerja Kota Cimahi, Muhammad Faisal, memberikan pukulan telak. Ternyata masih ada 101 karyawan berstatus PKWT yang kontraknya akan habis bulan ini dan menunggu hak sesuai aturan. Padahal, bagian manajemen sudah lebih dulu "disikat habis" dan diberhentikan. Ini semakin menunjukkan ada kejanggalan di balik "kerugian" PT Namnam ini. Lantas, kemana sebenarnya alokasi dana perusahaan selama ini? Mengapa utusan istana punya data yang berbeda? Sebuah misteri yang bikin rakyat kecil Pontang-panting menahan gejolak emosi. PT Namnam Fashion Industries, cerita Anda belum selesai!

---
**Sumber:** [republika.co.id](https://news.republika.co.id/berita/tjsvo2377/tepis-utusan-istana-pt-namnan-tegaskan-merugi-sehingga-harus-phk)
