---
id: QhZmW9QFjDxl
cluster_id: goaC6ZLNpQC3
title: Purbaya Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis, Ribuan Lapangan Kerja Dicipta!
slug: purbaya-cek-langsung-program-makan-bergizi-gratis-ribuan-lapangan-kerja-dicipta
excerpt: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa blusukan ke Jawa Tengah meninjau langsung
  program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diklaim telah
  membuka ratusan ribu lapangan kerja baru. Tapi kok indikator ekonomi masih perlu
  diperkuat ya?
category: MBG
tags:
- Purbaya Yudhi Sadewa
- MBG
- Kementerian Keuangan
- Jawa Tengah
- Lapangan Kerja
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8559056/purbaya-cek-mbg-di-jateng-diklaim-ciptakan-193-ribu-lapangan-kerja
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/07/03/menkeu-purbaya-1783087505782_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Menteri Keuangan Purbaya Tinjau MBG di Jateng, Ribuan Lapangan Kerja Tercipta
meta_description: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kunjungi Jawa Tengah, cek
  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut ciptakan 193 ribu lapangan kerja.
  Tapi indikator ekonomi masih perlu diperkuat?
canonical_url: https://berita.media/purbaya-cek-langsung-program-makan-bergizi-gratis-ribuan-lapangan-kerja-dicipta
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-04T17:02:18Z'
published_at: '2026-07-04T17:02:18Z'
---

Gila bro, dengarkan dulu nih kabar teranyar dari Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa! Beliau ini nggak main-main, langsung turun gunung ke jantung Jawa Tengah, tepatnya di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Semarang I. Tujuannya? Bukan cuma ngopi-ngopi cantik, tapi ngecek langsung realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) plus program-program prioritas pemerintah yang katanya bikin masyarakat sejahtera. Nah, yang paling bikin penasaran itu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), sampai pembangunan Sekolah Rakyat. "Kementerian Keuangan di Jawa Tengah terus mendorong berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah dengan indikator ekonomi yang masih perlu diperkuat," celetuk Purbaya seperti dilaporkan detikFinance.

Alhasil, program MBG ini diklaim sudah menyentuh sekitar 9,16 juta jiwa melalui 4.635 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Gilanya lagi, program ini melibatkan 18.854 pemasok lokal dan *voila*! Menciptakan lebih dari 193 ribu lapangan kerja! Wow, angka yang fantastis, bukan? Tapi, yang bikin jengkel, kok ya dibilang indikator ekonomi masih perlu diperkuat? Ibarat nasi sudah jadi bubur, tapi kok masih dikasih garam lagi? Program ini digembar-gemborkan bisa meningkatkan kualitas SDM dan memperkuat ketahanan sosial, tapi data ekonomi yang ada kok malah berbanding terbalik ya? Sumber detikFinance.

Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu (DJPb) pun nggak tinggal diam, mereka lagi gencar memonitor lewat pendampingan di berbagai daerah seperti Klaten, Magelang, dan Semarang. Tujuannya biar pelaksanaan MBG ini bener-bener sesuai aturan, akuntabel, dan tepat sasaran. Parahnya, mereka juga lagi nyari-nyari kendala di lapangan biar cepat ketemu solusinya bareng para pemangku kepentingan. "DJPb agar memonitor seluruh program prioritas pemerintah, termasuk melakukan Monitoring MBG secara nasional dan terstruktur", tegas Purbaya, meminta agar pengawasan ini benar-benar berjalan tanpa pandang bulu. Tapi ya sudahlah, yang penting lapangan kerja tercipta, meskipun di sisi lain ekonomi Jawa Tengah masih perlu 'disuntik' lagi. Sumber detikFinance.

Nggak cuma urusan perut, Purbaya juga ngecek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Konon, program ini sudah bikin 8.523 koperasi terbentuk di Jawa Tengah, dengan total transaksi lebih dari 43 ribu volume. Harapannya sih biar ekonomi desa makin ngegas dan masyarakat punya akses lebih luas ke layanan ekonomi yang produktif. Tapi kalau lihat data APBN yang triliunan itu, segitu aja kok udah bikin gempar se-Jateng? Dan yang terakhir, Program Sekolah Rakyat juga nggak luput dari pantauan. Sudah ada 16 titik sekolah yang melayani 3.080 siswa di 16 kabupaten/kota. Ya, lumayan lah buat pemerataan akses pendidikan, tapi tetap saja, kok rasanya pemerintah masih kurang ngebut ya soal ekonomi rakyat? Sumber detikFinance.

Buat sebagian orang, angka 193 ribu lapangan kerja itu prestasi besar. Tapi buat sebagian lagi, termasuk saya, kok ya masih ada pertanyaan besar di benak ini. Purbaya sendiri bilang ekonomi Jawa Tengah masih perlu diperkuat. Ini artinya, di balik gegap gempita program MBG yang diklaim sukses, masih ada PR besar yang harus dibereskan. Belum lagi soal efektivitas KDMP dan Sekolah Rakyat yang perlu dibuktikan lagi dampaknya ke ekonomi riil masyarakat bawah. Jangan sampai program sejuta umat ini cuma jadi jargon tanpa bukti nyata di lapangan. Sumber detikFinance.

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8559056/purbaya-cek-mbg-di-jateng-diklaim-ciptakan-193-ribu-lapangan-kerja)
