---
id: aRGZBe4BHt5j
cluster_id: BWWVLxplnSHe
title: Pusat Asal Anggaran, Daerah Yang Ngurus! MBG Bukan Cuma Kantin Main-Main!
slug: pusat-asal-anggaran-daerah-yang-ngurus-mbg-bukan-cuma-kantin-main-main
excerpt: Duit triliunan buat Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pusat, tapi nyatanya
  sampai ke sekolah menunya monoton, distribusi telat, dan boro-boro ngatasin stunting.
  Ujung-ujungnya, pejabat BGN dicokok, sekarang tongkat komando dipegang wartawan!
category: MBG
tags:
- MBG
- Stunting
- Korupsi
- Prabowo Subianto
- Otonomi Daerah
- Pemerintah Daerah
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/08/06350051/reformulasi-mbg--selamat-datang-kantin-sekolah?page=all
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/ZukJdG4I6P_tZwBxKRpnj6pWBgY=/0x0:5000x3333/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/04/16/69e0e628ceacc.jpg
meta_title: 'MBG Reformulasi: Kantin Sekolah Pengganti SPPG, Masalah Stunting Tetap
  Ada?'
meta_description: Duit triliunan buat MBG, tapi nyatanya menunya monoton, distribusi
  telat, dan BGN korupsi. Kini era kantin sekolah. Apa solusi stunting sungguhan?
canonical_url: https://berita.media/pusat-asal-anggaran-daerah-yang-ngurus-mbg-bukan-cuma-kantin-main-main
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-08T02:02:21Z'
published_at: '2026-06-08T02:02:21Z'
---

Siang bolong-bolong, eh, berita soal Makan Bergizi Gratis (MBG) makin heboh! Program andalan Presiden Prabowo ini katanya mau basmi stunting dan gizi buruk, tapi apa yang terjadi di lapangan, Bro?  Dengerin nih, Kompas ngasih tau: menunya itu-itu aja, telat mulu datangnya, anggaran membengkak gak karuan, dan yang paling parah, Pemda yang paling ngerti kondisi anak sekolah malah gak dilibatkan!

Nah ini dia yang bikin gempar, kepala BGN ketangkep Kejaksaan Agung! Gara-gara apa? Dugaan korupsi, pasti! Alhasil, tampuk kepemimpinan diambil alih sama Ninik S. Deyang, mantan wartawan yang tahu banget seluk-beluk BGN. Gilanya, dia ngomong MBG bakal dijalankan pakai 'kantin sekolah'!  Selama ini kan pakai SPPG—Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Ini ganti strategi namanya, tapi esensinya tetap sama: duitnya gede, harapannya setinggi langit buat generasi emas Indonesia 2045, tapi kok repotnya ngurusin gizi anak aja malah amburadul?

Parahnya, niat baik program ini kesandung masalah klasik tata kelola kita: sentralisasi versus realitas lapangan. Kasus keracunan makanan, distribusi berantakan, sampai dugaan korupsi udah jadi menu harian. Kenapa? Karena desainnya terlalu sentralistik!  Pusat ngatur semua, padahal daerah yang paling ngerti kondisi anak-anaknya. Coba liat konstitusi kita, Pasal 18! Desentralisasi itu kunci biar pelayanan lebih deket sama rakyat. Ini malah rantai birokrasinya panjang banget: pusat ke vendor, vendor ke dapur, dapur ke distribusi, terus baru ke sekolah. Biaya nambah, risiko telat dan kualitas makanan jelek makin besar. Mana pengawasannya?

Yang bikin gregetan, pemerintah daerah itu punya segalanya: data siswa, peta gizi, peta kemiskinan, bahkan jaringan UMKM pangan lokal. Kapasitas mereka MURNI buat ngurus anak-anak di wilayahnya. Tapi apa daya, kok ya gak dilirik optimal?  Ironisnya, mereka yang paling tahu kondisi lapangan malah gak dilibatkan penuh. Padahal, kalau otonomi daerah dikembaliin esensinya, urusan sehari-hari kayak makanin anak sekolah itu seharusnya jadi ranah daerah. Pusat cukup sediain anggaran, bikin regulasi, tetapin standar gizi, sama jadi pengawas doang. Gubernur, bupati, wali kota yang jadi koordinator utama, dibantuin dinas pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan. Keren kan idenya? Tapi kok ya gak kesampean dari dulu-dulu.

Intinya gini, Kompas ngomongin soal reformulasi MBG nih. Jangan cuma jadi seremoni atau ganti nama jadi 'kantin sekolah' doang kalau isinya masih sama aja kayak dulu. Mesti ada perubahan nyata, kasih peran lebih ke daerah, biar anak-anak kita beneran gizinya terpenuhi, stunting hilang, dan generasi emas beneran terwujud. Bukan cuma jadi ajang korupsi dan program asal jalan. Mana bisa stunting hilang kalau pengelolaannya aja udah ngaco gini?

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/08/06350051/reformulasi-mbg--selamat-datang-kantin-sekolah?page=all)
