---
id: _A8MBtiSH6T6
cluster_id: 8HpoCH4CJkmM
title: QODARI BELA KOMISARIS BUMN DALAM SKANDAL JABATAN KAKAP
slug: qodari-bela-komisaris-bumn-dalam-skandal-jabatan-kakap
excerpt: Bos Bakom Qodari buka suara soal heboh penunjukan komisaris BUMN, menyebut
  latar belakang berbeda malah bawa perspektif baru. Tapi kok nama-nama tenar dan
  tim sukses jadi langganan? CNN Indonesia
category: BUMN
tags:
- BUMN
- Qodari
- Komisaris BUMN
- Politik
- Korupsi
source_urls:
- https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260704123002-32-1376806/kepala-bakom-qodari-buka-suara-soal-komisaris-bumn
source_names:
- CNN Indonesia
image_url: https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/02/presiden-dijadwalkan-menghadiri-peringatan-hari-buruh-1777727814981_169.jpeg?w=1200
meta_title: Qodari Bela Komisaris BUMN, Ini Alasan Tak Lazimnya
meta_description: Bos Bakom Qodari angkat bicara soal kontroversi komisaris BUMN,
  bersikeras latar belakang berbeda beri perspektif baru. Tapi kok isinya orang dekat
  semua?
canonical_url: https://berita.media/qodari-bela-komisaris-bumn-dalam-skandal-jabatan-kakap
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-04T17:02:36Z'
published_at: '2026-07-04T17:02:36Z'
---

Gilanya bro, ini gosip paling panas minggu ini! Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, berani nongol ke permukaan dan buka suara soal pemilihan komisaris badan usaha milik negara (BUMN) yang lagi jadi perbincangan hangat. Alhasil, dia ngakunya kalau latar belakang yang beda-beda malah bawa perspektif baru buat ngawal agenda pemerintah. "Kita datang dari luar, sebetulnya ada perspektif yang baru yang bisa dibawa ke dalam perusahaan di mana kita menjadi komisaris," celetuknya saat ditemui usai acara di Jakarta. Tapi ya gitu deh, omongan manis doang, realitanya kok malah orang-orang deket kekuasaan yang dipajang! CNN Indonesia

Parahnya lagi, pernyataan Qodari ini keluar pas isu pengangkatan komisaris BUMN lagi panas-panasnya. Bukan sembarang orang, tapi nama-nama kayak asisten Raffi Ahmad yang jadi komisaris PT Krakatau Posco, sama relawan capres-cawapres yang nangkring di PT Pertamina Retail, itu semua jadi bukti nyata. Dan apa kata Qodari? "Oh, itu biasa kok!" katanya enteng, seolah-olah pemilihan jabatan kakap ini cuma urusan remeh temeh, sama aja kayak di korporasi swasta. Lah gimana tidak geram, rakyat kecil yang kerja keras bertahun-tahun lewat proses ketat, eh malah kalah sama yang modalnya cuma kenal orang dalam. Mana ada cerita begini berakhir baik.

Yang bikin nyesek, Qodari sesumbar kalau modal dasar komisaris itu cuma "akal sehat" dan "niat baik". Pernyataan ini seakan ngelempar tanggung jawab ke belakang, membenarkan kenapa orang-orang yang dulunya tim sukses atau bahkan orang yang belum punya rekam jejak mumpuni bisa nyempil jadi pengawas perusahaan negara. Dia bilang, yang ditempatkan biasanya punya pengalaman organisasi, pemerintah, atau swasta yang jadi modalnya. Tapi kok aneh, kalau emang modalnya segitu, kenapa kok yang diangkat malah timses? Atau jangan-jangan, "pengalaman" yang dimaksud itu ya pacaran sama pejabat, bukan pengalaman kerja beneran? Ini sindiran keras, tapi FAKTA di lapangan memang begitu. CNN Indonesia

Bahkan, Ketua DPR Puan Maharani sendiri udah ngomong kalau DPR dorong pengangkatan komisaris BUMN itu harus profesional dan kompeten. Tapi lihat kenyataannya, posisi-posisi strategis ini malah dijejali sama wakil menteri kabinet baru, pejabat ASN, politisi partai, relawan sukses pemilu, sampai orang-orang kepercayaan para elite politik. Celakanya, orang-orang seperti inilah yang justru didukung Qodari dengan dalih "perspektif baru". Alhasil, harapan masyarakat buat BUMN yang bersih dan efisien cuma jadi angan-angan belaka, sementara jabatan-jabatan empuk terus jadi ajang bagi-bagi kekuasaan. Selesai sudah harapan rakyat kecil.

---
**Sumber:** [CNN Indonesia](https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260704123002-32-1376806/kepala-bakom-qodari-buka-suara-soal-komisaris-bumn)
