---
id: bWRN-rB10H71
cluster_id: 1ndhkCmKh8sn
title: RAIB DANA PESANGON RIBUAN PEKERJA, LPS TURUN TANGAN!
slug: raib-dana-pesangon-ribuan-pekerja-lps-turun-tangan
excerpt: Nasib ribuan karyawan PT Pakerin terkatung-katung setelah perusahaan dilikuidasi,
  namun kini harapan muncul karena Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) siap mencairkan
  dana Rp 159 miliar untuk pesangon. Tapi tahukah kamu siapa dalang di balik amblasnya
  dana ini? CNBC Indonesia melaporkan.
category: phk
tags:
- LPS
- PT Pakerin
- PHK
- Bank Prima
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260628135004-4-746294/lps-bakal-cairkan-pesangon-2500-pekerja-pakerin-yang-di-phk
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/06/25/pt-pakerin-1782384388754_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Dana Pesangon Karyawan Pakerin Segera Cair Oleh LPS
meta_description: Ribuan pekerja PT Pakerin terancam tak dapat pesangon usai bank
  dilikuidasi, namun LPS siap cairkan dana Rp 159 miliar. Simak kisahnya!
canonical_url: https://berita.media/raib-dana-pesangon-ribuan-pekerja-lps-turun-tangan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-30T05:02:13Z'
published_at: '2026-06-30T05:02:13Z'
---

Gila bro, dengerin nih! PT Pakerin udah kayak kebakaran jenggot gara-gara bank kesayangannya, Bank Prima, dicabut izinnya sama OJK. Alhasil, 2.500 karyawan harus gigit jari karena terancam kehilangan pesangon mereka yang totalnya miliaran! Tapi jangan panik dulu, ada harapan! Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ternyata siap turun tangan mencairkan dana PT Pakerin yang nyangkut di Bank Prima sebesar Rp 159 miliar. Ini berita gede, bro, langsung dari Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Said Iqbal yang juga pentolan KSPI. CNBC Indonesia melaporkan soal drama ini.

Nah ini dia, yang bikin geram, dana perusahaan yang digadang-gadang totalnya Rp 800 miliar sampai Rp 1 triliun itu terpaksa di bawah pengawasan OJK setelah Bank Prima dinyatakan bangkrut.Said Iqbal bilang, dana likuid yang dimaksud akan segera dicairkan LPS setelah ada tanda tangan dari dua atau tiga direksi PT Pakerin. "Ini dalam proses dan ini digunakan untuk membayar pesangon karyawan," ungkapnya, jelas banget soal niat baik LPS ini. Padahal, PT Pakerin sendiri ngaku masih punya sisa dana Rp 500 miliar sampai Rp 600 miliar di Bank Prima buat jalanin operasional, tapi mau diapain lagi, banknya udah bangkrut duluan. CNBC Indonesia.

Yang bikin ngeri, kata Said, kasus PHK di PT Pakerin ini nggak bisa sepenuhnya dimitigasi sama pemerintah dan KSPI, wahai rakyat kecil! Tapi lucunya, pemerintah mau bantu Pakerin biar bisa ngutang modal usaha ke bank pakai jaminan dana likuidasi itu. Harapannya, para pekerja yang sudah di-PHK bisa dipanggil lagi buat balik kerja. Gila nggak sih skenarionya? Ini udah sampai dibicarain sama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, bahkan Presiden pun katanya udah dikasih tahu soal produsn bubur kertas ini. CNBC Indonesia.

Celakanya, sebelum dana pesangon cair, ada kabar kalau izin Bank Prima Master dicabut gara-gara ngalamin masalah likuiditas parah dan modalnya jeblok. Farid Azhar Nasution, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, menjelaskan bahwa bank ini dikendalikan sama anak-anak pendiri PT Pakerin sendiri, yaitu Henry Susilowidjojo, Steven Tirtowidjojo, dan David Siemens Kurniawan. David ini, gilanya, juga lagi jadi Dirut PT Pakerin sekarang. Waduh, makin ruwet ceritanya, bro! Sesuai undang-undang, LPS memang bakal melikuidasi bank yang dicabut izinnya dan menjamin simpanan nasabah maksimal Rp 2 miliar. Tapi gimana nasib sisanya? CNBC Indonesia.

Ujung-ujungnya, harapan ribuan pekerja kini tertumpu pada LPS yang lagi berjuang mencairkan dana. Meski pemerintah udah janji mau bantu Pakerin cari modal, masalah utama tetaplah pesangon yang harus segera dibayarkan. Kita tunggu saja, apakah Rp 159 miliar ini cukup buat nutup semua hak karyawan yang sudah berjuang mati-matian, atau malah ada drama baru lagi? Jangan sampai dana amblas lagi kayak di bank itu!

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260628135004-4-746294/lps-bakal-cairkan-pesangon-2500-pekerja-pakerin-yang-di-phk)
