---
id: q_uvWHFT-NSB
cluster_id: CCWOuyjttGTi
title: RAIB Rp 167 MILIAR DANA GEMPA, PEJABAT BPBD MALUKU TENGAH DIGARONG PENYIDIK
slug: raib-rp-167-miliar-dana-gempa-pejabat-bpbd-maluku-tengah-digarong-penyidik
excerpt: Gila, bro! Dana gempa Rp 167 miliar buat bangun rumah warga Maluku Tengah
  kok diduga lenyap entah ke mana? Penyidik Kejati Maluku geram sampai kemarin periksa
  belasan pejabat BPBD dan mantan pejabatnya. Alhasil, mereka digelandang penyidik
  Kejaksaan Tinggi Maluku.
category: korupsi
tags:
- korupsi
- dana gempa
- BPBD Maluku Tengah
- Kejati Maluku
- Ambon
source_urls:
- https://regional.kompas.com/read/2026/06/22/211508678/dugaan-korupsi-dana-gempa-rp-167-miliar-sejumlah-pejabat-bpbd-maluku-tengah
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/mIQhBgD16g6_kyBCSODgTeHWlO0=/0x0:750x500/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2023/12/13/6578b14444094.jpg
meta_title: Dana Gempa Rp 167 Miliar Diduga Lenyap, Pejabat BPBD Maluku Tengah Diperiksa
meta_description: Penyidik Kejati Maluku periksa belasan pejabat dan mantan pejabat
  BPBD Maluku Tengah terkait dugaan korupsi dana gempa Rp 167 miliar. Warga Maluku
  Tengah merana.
canonical_url: https://berita.media/raib-rp-167-miliar-dana-gempa-pejabat-bpbd-maluku-tengah-digarong-penyidik
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-23T17:01:30Z'
published_at: '2026-06-23T17:01:30Z'
---

ALHASIL! Sebongkah cerita bikin geleng-geleng kepala datang dari Maluku Tengah, Bro. Dana gempa Rp 167 miliar yang mestinya buat bangun ulang rumah warga yang porak-poranda pasca-gempa 2019 silam, kini diduga amblas nggak bersisa! Nah ini dia, para pejabat dan mantan pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah kemarin dicokok penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku. Total ada 12 orang yang bolak-balik ke kantor Kejati Maluku seharian penuh, dari jam 10 pagi sampai maghrib! Kompas.com

Parahnya, yang digali penyidik bukan sembarang orang. Ada lima pejabat inti BPBD yang diperiksa, termasuk dua mantan kepala BPBD yaitu ALK dan BR, serta kepala BPBD yang menjabat saat ini, NVA. Belum cukup sampai di situ, mantan Kasi Perencanaan YL dan mantan Bendahara EL pun turut dipanggil. Belum selesai, tim verifikasi administrasi dan teknis US, PPTK TLS, tim verifikasi teknis ZA, tim review Inspektorat Maluku Tengah AT, serta tiga anggota tim validasi dan asesmen MS, NET dan AAM juga ikut dites. Gila kan? Kompas.com

Yang bikin geram, uang segede Rp 167 miliar ini sedianya diperuntukkan sebagai dana siap pakai buat bantuan perbaikan dan pembangunan rumah warga yang hancur lebur. Tapi apa lacur? Bukannya rumah warga yang terbangun, malah pejabatnya yang sekarang keok diperiksa penyidik. Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Maluku, Ardy, membenarkan adanya pemeriksaan 12 orang tersebut terkait penyelidikan dana gempa tahun 2019 di Maluku Tengah. Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan itu masih dalam tahap penyelidikan dan para pejabat tersebut dimintai keterangan sebagai saksi. Kompas.com

Sayangnya, Ardy enggan membeberkan secara rinci materi pemeriksaan yang ditanyakan kepada para saksi. Ia hanya menegaskan bahwa pemeriksaan yang berlangsung lebih dari delapan jam itu memang fokus pada pengelolaan dana siap pakai dalam penyaluran bantuan pasca-gempa. Tapi ya kita tahu lah, kalau udah dana miliaran yang digasak, biasanya nggak bakal berhenti di saksi. Pasti ada dalangnya! Kompas.com

Dan bukan main, kasus ini bikin warga Maluku Tengah merana dua kali. Pertama, kena musibah gempa hebat, kedua, bantuan buat bangkit malah diduga digarong oknum tak bertanggung jawab. Gilanya, sampai sekarang statusnya masih penyelidikan. Jadi, entah kapan uang rakyat itu bisa kembali atau setidaknya para pelakunya bisa diringkus dan dijebloskan ke penjara. Selesai sudah. Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://regional.kompas.com/read/2026/06/22/211508678/dugaan-korupsi-dana-gempa-rp-167-miliar-sejumlah-pejabat-bpbd-maluku-tengah)
