---
id: jTGgeLJ8K_JN
cluster_id: lbLtPsGD_QbF
title: Rapat Anggaran Dapur Gratis, Eh Malah Dapur Karyawan yang 'Ditinggal'
slug: rapat-anggaran-dapur-gratis-eh-malah-dapur-karyawan-yang-ditinggal
excerpt: Dana makan bergizi gratis dipangkas habis-habisan, pimpinan baru BGN malah
  'ngorbanin' rencana dapur baru. Alhasil, ribuan dapur yang sudah ada nasibnya nggak
  jelas. Ini namanya efisiensi, atau malah kebangkrutan program?
category: MBG
tags:
- BGN
- MBG
- Efisiensi Anggaran
- Dapur Gratis
- Daerah 3T
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8518265/efisiensi-anggaran-bgn-setop-sementara-pendaftaran-dapur-baru-mbg
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/06/04/kepala-badan-gizi-nasional-bgn-nanik-s-deyang-1780569124134_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'Efisiensi Anggaran BGN: Dapur Gratis Diberhentikan, Nasib Jutaan Rakyat
  Menggantung'
meta_description: Program Makan Bergizi Gratis terancam mandek! Pimpinan BGN hentikan
  pendaftaran dapur baru demi efisiensi anggaran. Rakyat 3T gigit jari, dapur yang
  ada pun terancam ditutup. Begini nasib program prioritas!
canonical_url: https://berita.media/rapat-anggaran-dapur-gratis-eh-malah-dapur-karyawan-yang-ditinggal
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T20:01:35Z'
published_at: '2026-06-05T20:01:35Z'
---

Ceritanya begini. Badan Gizi Nasional (BGN), yang katanya ngurusin makan rakyat, mendadak menghentikan pendaftaran dapur baru untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Gilanya, ini bukan karena programnya sukses besar sampai nggak perlu nambah, tapi gara-gara anggaran yang dipotong habis! Bos baru BGN, Nanik S. Deyang, nyebut ini langkah 'efisiensi anggaran' sambil geleng-geleng kepala nggak percaya. DetikNews

Nanik S. Deyang bilang ada empat jurus jitu buat 'nyelametin' program ini. Pertama, dia mau 'refocusing' penerima manfaat. Artinya, siapa yang beneran butuh dikasih, yang nggak butuh minggir dulu. Kedua, ini dia yang bikin geram — moratorium dapur-dapur baru! Jadi, yang tadinya mau buka cabang makan gratis di daerah terpencil, terdepan, terluar (3T) kayak yang dicanangkan presiden, sekarang gigit jari. Ujung-ujungnya, program yang katanya prioritas ini malah disetop perkembangannya. DetikNews

Parahnya lagi, Nanik bilang anggaran sekarang tinggal Rp268 triliun, dan dia berharap bisa dipotong lagi. Loh, kalau program makan bergizi dipotong terus, yang makan siapa? Anak-anak di daerah 3T yang katanya diprioritaskan itu bakal makan apa? Eh, tapi jangan salah, dia juga ngakuin kalau banyak dapur MBG sekarang numpuk di kota-kota besar. Jadi, daripada bangun dapur baru yang belum tentu kepake, mendingan 'dirapihin' dulu yang udah ada. Tapi 'dirapihin' gimana? Dapur yang nggak standar kualitasnya bakal disuspensi, katanya. DetikNews

Jadi, yang sudah beroperasi lebih dari 27 ribu dapur itu bakal dievaluasi. Kalau di satu kecamatan sudah cukup enam dapur, ya sudah, enam saja yang jalan. Yang lain? Mau nggak mau harus 'angkut koper'. Celakanya, ini bukan soal kurang dapur, tapi soal alokasi yang nggak bener dari awal. Alhasil, program yang harusnya menjangkau seluruh pelosok negeri, malah terpusat di kota. Dan daerah 3T yang katanya jadi prioritas presiden? Ya terpaksa nunggu antrean panjang, sambil perut keroncongan. DetikNews

Nanti, kalau pemetaan sudah selesai, baru BGN nentuin moratoriumnya dicabut atau lanjut. Sambil nunggu, mereka juga nyari duit dari sumber lain, kayak CSR atau hibah. Jadi, intinya, daripada bangun dapur baru, mending pakai kantin sekolah atau fasilitas umum yang udah ada. Nah ini dia, solusi cerdik ala birokrasi. Dana triliunan dipotong, rencana besar di moratorium, terus nyari duit receh sana-sini. Habis sudah, program makan gratisnya jadi kayak 'resep gagal' yang mau diperbaiki, tapi malah bikin programnya makin terpuruk.

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8518265/efisiensi-anggaran-bgn-setop-sementara-pendaftaran-dapur-baru-mbg)
