---
id: pyNNiylFuryy
cluster_id: t8VsCo0IYua8
title: Rapat Stunting Anak, Dewan Malah Sibuk Kasih Makan Sapi di HP!
slug: rapat-stunting-anak-dewan-malah-sibuk-kasih-makan-sapi-di-hp
excerpt: Di tengah lamanya rapat membahas stunting anak di Jember, salah satu anggota
  dewan malah asyik ngurusin sapi di game virtual di ponselnya. Gilanya, momen konyol
  ini terekam kamera dan jadi viral, sementara anak-anak di daerahnya masih kekurangan
  gizi.
category: bullying
tags:
- bullying
- remaja
- penusukan
- siswa SMP
- Bandar Lampung
source_urls:
- https://www.liputan6.com/regional/read/7295018/bullying-dan-orang-tua-dihina-jadi-pemantik-siswa-smp-tusuk-teman-sekolah
source_names:
- Liputan6.com
image_url: https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/QGMHA890Ib_9pvZz_fIOu8mkE1A=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7012176/original/044144300_1779784542-1001293782.jpg
meta_title: Dewan Main Game Sapi Saat Rapat Stunting, Rakyat Geram!
meta_description: Astaga! Rapat membahas stunting anak, eh anggota dewan malah asyik
  kasih makan sapi virtual di game. Lihat momen konyol yang bikin geram ini!
canonical_url: https://berita.media/rapat-stunting-anak-dewan-malah-sibuk-kasih-makan-sapi-di-hp
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-26T11:02:22Z'
published_at: '2026-05-26T11:02:22Z'
---

Ceritanya begini. Suatu siang bolong, di sebuah ruangan dingin penuh AC, para anggota dewan yang terhormat lagi duduk manis. Topiknya serius: stunting anak. Ini kan masalah krusial, masa depan bangsa dipertaruhkan!

Tapi jangan salah. Di tengah pembahasan penting itu, ada pemandangan yang bikin geleng-geleng kepala. Siapa dia? Anggota dewan kita, Pak Syahri. Jam rapat sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB. Sementara anak-anak di luar sana butuh perhatian, Pak Syahri malah panik. Panik kenapa? Bukan panik soal stunting, Bro!

Eh, tapi ternyata ada yang lebih parah. Alhasil, fokus Pak Syahri bukan pada data anak-anak yang kurang gizi, melainkan pada notifikasi yang muncul di ponselnya. Ia mengaku panik karena sapinya di game 'Clash of Clans' belum diberi makan. Sapi beneran? Oh, bukan. Ini sapi virtual, Bro! Sapi di dunia maya. Yang penting ngasih makan, katanya. Demi ternak virtualnya tidak kelaparan, Pak Dewan rela mengabaikan nasib anak-anak negeri.

Yang bikin geram, momen ini terekam jelas dan tersebar luas. Publik langsung ramai berkomentar. Ada yang bilang miris, ada yang mencibir konyol. Mana ada wakil rakyat yang lebih peduli sama game daripada urusan warganya? Ini kan ironi yang menyakitkan. Rapat yang seharusnya menghasilkan solusi malah jadi panggung hiburan yang memalukan. Wartawan televisi lokal sampai datang meliput saking absurdnya kejadian ini.

Celakanya, kejadian ini bukan sekadar lelucon. Ini menunjukkan betapa seringnya para wakil rakyat kita terkesan tidak serius dalam menangani masalah-masalah fundamental. Stunting adalah masalah kesehatan serius yang berdampak jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia. Tapi apa yang kita dapat? Anggota dewan yang asyik dengan game di saat rapat penting. Parahnya, anggaran miliaran rupiah tersedot untuk rapat-rapat semacam ini, tapi hasilnya nihil.

Akhirnya, Pak Syahri mengaku khilaf. Ia berjanji tidak akan mengulangi lagi. Tapi apakah cukup hanya janji? Rakyat sudah terlanjur kecewa. Kualitas rapat harus jadi perhatian serius. Bukan cuma soal durasi, tapi soal substansi dan fokus para pesertanya. Kalau begini terus, kapan bangsa ini maju, Bro? Kapan anak-anak kita terbebas dari stunting? Yang jelas, Pak Syahri sudah memberikan hiburan gratis di tengah keseriusan rapat. Gilanya, banyak yang membandingkan nasihat para dewan ini dengan nasihat mbah dukun, lebih bijak katanya. Sungguh sebuah ironi yang tak terperi. Ini bukan pertama kali kejadian absurd seperti ini terjadi, namun dampaknya selalu sama: bikin rakyat tepok jidat. Sumber: BeritaJatim, Instagram

---
**Sumber:** [Liputan6.com](https://www.liputan6.com/regional/read/7295018/bullying-dan-orang-tua-dihina-jadi-pemantik-siswa-smp-tusuk-teman-sekolah)
