---
id: 5Hon2IEwva4Z
cluster_id: YuANlj-_uFkk
title: RATUSAN IKAN DIBIARKAN MEMBUSUK, KORBAN KERACUNAN MBG BERTAMBAH!
slug: ratusan-ikan-dibiarkan-membusuk-korban-keracunan-mbg-bertambah
excerpt: Gara-gara kelalaian parah, ratusan ekor ikan program Makan Bergizi Gratis
  (MBG) di Karo tak dimasukkan freezer hingga akhirnya jadi racun bagi ratusan siswa.
  Kepala BGN Sudaryono menyebut ini kebodohan dapur yang menyangkut nyawa.
category: MBG
tags:
- MBG
- Keracunan Makanan
- Karo
- Kelalaian Dapur
- Badan Gizi Nasional
source_urls:
- https://www.detik.com/sumut/berita/d-8621447/kepala-bgn-soal-keracunan-mbg-di-karo-ada-200-300-ekor-ikan-tak-masuk-freezer
source_names:
- detikcom
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2025/12/25/ilustrasi-mbg-1766632589617_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Dapur MBG Gagal Dinginkan Ikan, Ratusan Siswa Keracunan
meta_description: 'Kelalaian fatal! Ratusan ekor ikan tak dimasukkan freezer di program
  MBG Karo, menyebabkan ratusan siswa keracunan. Kepala BGN: Ini kebodohan!'
canonical_url: https://berita.media/ratusan-ikan-dibiarkan-membusuk-korban-keracunan-mbg-bertambah
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-17T05:01:28Z'
published_at: '2026-08-17T05:01:28Z'
---

Ya ampun, gila benar! Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang buat anak bangsa, malah berubah jadi mimpi buruk paling mengerikan. Di Karo, Sumatera Utara, ratusan siswa dilarikan ke rumah sakit gara-gara keracunan makanan dari program ini. Parahnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono sendiri yang membeberkan akar masalahnya: kelalaian fatal di dapur!

Begini ceritanya, Bro! Tim investigasi BGN sudah turun tangan, dan apa yang mereka temukan bikin geleng-geleng kepala. Dari keterangan Sudaryono yang didapat detikcom, ada sekitar 200 sampai 300 ekor ikan segar yang seharusnya langsung masuk freezer, malah dibiarkan teronggok di suhu ruangan. Bukan cuma sebentar, tapi sampai 12 jam, bayangin aja! Ujung-ujungnya, ikan segar itu berubah jadi bom waktu, siap menghabisi nyawa.

"Ikan basah ditaruh di suhu ruangan itu suatu kebodohan menurut saya, kelalaian ya. Khilafnya itu menyangkut nyawa seseorang. Dapur itu tidak boleh ada kelalaian," geram Sudaryono usai menjenguk para siswa yang jadi korban di RS Haji Medan. Nadanya tinggi, pasalnya kelalaian pengelolaan bahan baku seperti ini tidak bisa ditoleransi lagi, apalagi dampaknya sampai membahayakan ratusan nyawa generasi penerus bangsa. Mana ada cerita dapur yang harusnya jadi sumber gizi malah jadi sumber penyakit mematukan?

Yang bikin meradang, Sudaryono sampai harus pasang ancang-ancang keras ke para pengelola dapur. Ia menegaskan kalau tugas mereka bukan cuma sekadar masak, tapi harus paham betul soal keamanan pangan dan tak boleh ada celah sedikit pun untuk lalai. "Kepala dapur kalau tidak sanggup kerja, kau keluar saja daripada membahayakan nasib seseorang," tegasnya, tidak main-main. Ini bukan cuma soal kompetensi, tapi soal tanggung jawab moral yang berat, Bro!

Bukan main, BGN pun berjanji bakal terus melakukan evaluasi ketat dan mengambil langkah serius biar kejadian serupa tak terulang lagi. Sudaryono punya target nol kasus keracunan dalam pelaksanaan MBG ke depannya. "Memang tingkat jumlah keracunannya turun tapi saya enggak butuh penurunan, saya butuhnya nol kasus. Enggak boleh lagi ada (kasus)," pungkasnya dengan nada berapi-api. Semoga saja omongan ini bukan sekadar angin lalu dan benar-benar ada perubahan drastis agar anak-anak Indonesia bisa makan dengan tenang dan sehat. detikcom

---
**Sumber:** [detikcom](https://www.detik.com/sumut/berita/d-8621447/kepala-bgn-soal-keracunan-mbg-di-karo-ada-200-300-ekor-ikan-tak-masuk-freezer)
