---
id: _TVVlpAxTku8
cluster_id: j0QEEWvBnfzZ
title: Ratusan Ormas Mati Suri di Kotim, Tinggal Nama! Kesbangpol Geleng Kepala
slug: ratusan-ormas-mati-suri-di-kotim-tinggal-nama-kesbangpol-geleng-kepala
excerpt: Puluhan ormas di Kotawaringin Timur tercatat tidak aktif lagi per Maret 2026.
  Dari 170 organisasi terdata, 46 amblas administrasinya. Kepala Kesbangpol Rihel
  terpaksa menggeleng kepala melihat data ini, menegaskan pentingnya tertib administrasi
  bagi pembangunan daerah. Kalteng Ekspres
category: ormas
tags:
- ormas
- LSM
- Kesbangpol
- Kotim
- administrasi
source_urls:
- https://kaltengekspres.com/2026/06/seluruh-ormas-harus-tertib-administrasi-dan-terdata-aktif/
source_names:
- Kalteng Ekspres
image_url: https://kaltengekspres.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-08-at-09.45.46.jpeg
meta_title: Puluhan Ormas Mati Suri di Kotim, Administrasi Amblas!
meta_description: Jutaan rupiah anggaran mungkin terbuang sia-sia untuk ormas mati
  suri di Kotawaringin Timur. Dari 170 terdata, 46 tidak aktif lagi karena administrasi
  kedaluwarsa. Simak fakta lengkapnya!
canonical_url: https://berita.media/ratusan-ormas-mati-suri-di-kotim-tinggal-nama-kesbangpol-geleng-kepala
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-08T17:02:02Z'
published_at: '2026-06-08T17:02:02Z'
---

Siang bolong-bolong, tiba-tiba data mengejutkan muncul dari Kotawaringin Timur! Pemerintah setempat, lewat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), merilis angka yang bikin geleng kepala: ada 46 organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang hidupnya tinggal menunggu waktu. Mati suri! Kalteng Ekspres

Angka resminya, hingga Maret 2026, tercatat ada 170 ormas dan LSM yang terdaftar di Kotim. Dari jumlah segitu, yang 46 itu sudah tidak aktif lagi. Kenapa? Sederhana saja: masa berlaku administrasinya habis, legalitasnya kadaluwarsa, dan belum juga diperpanjang. Parahnya, mereka ini malah terus beroperasi seolah tidak ada apa-apa. Padahal, kata Kepala Kesbangpol Kotim, Rihel, pemerintah daerah bukan cuma mencatat, tapi aktif verifikasi lapangan. Kalteng Ekspres

Rihel sendiri sampai harus menegaskan pentingnya data yang valid. Menurutnya, data yang akurat itu kunci utama agar tertib administrasi. Organisasi masyarakat itu kan harusnya berperan positif dalam pembangunan daerah, bukan cuma jadi pajangan legalitas palsu. Makanya, pendataan dan pembinaan terus digalakkan secara berkala. Tujuannya? Biar jelas siapa yang benar-benar jalan, siapa yang cuma nempel nama. Kalteng Ekspres

Nah ini dia yang bikin repot, ada organisasi yang legalitasnya dari Kemenkum HAM, konon berlaku sepanjang masa. Tapi, ada juga yang pakai Surat Keputusan (SK) dari Kemendagri yang cuma berlaku lima tahun dan wajib diperpanjang. Masalahnya, banyak yang lupa atau sengaja tidak memperpanjang. Gilanya, mereka tetap eksis, mungkin hanya berkegiatan sebatas kopi darat sesekali, atau malah benar-benar lenyap tapi namanya masih terdaftar. Ujung-ujungnya, jadi hantu di data pemerintah. Kalteng Ekspres

Kesbangpol Kotim ini kerjanya bukan cuma nyatet doang, bro! Mereka juga pantau dan pastikan ormas-ormas itu penuhi kewajiban administrasi, termasuk pelaporan rutin soal keberadaan dan aktivitas mereka. Selain ormas dan LSM, ada juga 24 paguyuban yang lumayan aktif ikut nimbrung kegiatan sosial. Tapi, fokus utamanya ya ormas dan LSM yang 46 itu tadi. Pemerintah memang berkomitmen menata tata kelola organisasi yang tertib, transparan, dan akuntabel, demi stabilitas dan partisipasi pembangunan. Tapi kalau ormasnya sendiri tidak tertib, bagaimana mau bangun daerah? Kalteng Ekspres

---
**Sumber:** [Kalteng Ekspres](https://kaltengekspres.com/2026/06/seluruh-ormas-harus-tertib-administrasi-dan-terdata-aktif/)
