---
id: wMl9e93TZPnt
cluster_id: 9BuFvE-mxUvy
title: Ratusan Peziarah Digasak Penjambret di Terminal Ampel Surabaya
slug: ratusan-peziarah-digasak-penjambret-di-terminal-ampel-surabaya
excerpt: Aksi kriminal merajalela di Terminal Ampel Surabaya, mengancam para peziarah
  yang datang. Polisi hanya bisa mengimbau, sementara para bandit jalanan bebas beraksi.
category: kriminal
tags:
- kriminalitas
- Terminal Ampel
- Surabaya
- peziarah
- polisi
source_urls:
- https://memorandum.disway.id/polres-tanjung-perak/read/165377/polisi-imbau-peziarah-waspadai-aksi-kriminal-di-terminal-ampel-surabaya
source_names:
- Memorandum.co.id
image_url: https://memorandum.disway.id/upload/bc83bd9df6659b00e31dec26d12a7a8e.jpg
meta_title: Kewaspadaan Peziarah di Terminal Ampel Surabaya Terancam Aksi Kriminal
meta_description: Aksi kriminal mengintai peziarah di Terminal Ampel Surabaya. Imbauan
  polisi tak cukup hentikan penjambretan dan pencopetan di tengah keramaian.
canonical_url: https://berita.media/ratusan-peziarah-digasak-penjambret-di-terminal-ampel-surabaya
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-31T05:02:53Z'
published_at: '2026-07-31T05:02:53Z'
---

Gila, bro! Para peziarah yang datang ke Surabaya buat ziarah malah jadi sasaran empuk para bandit jalanan di Terminal Ampel. Alhasil, ratusan orang dibikin was-was karena potensi kriminalitas yang mengintai di sana, entah itu jambret, copet, atau maling yang memanfaatkan keramaian. Padahal niat mereka baik, mau ibadah, eh malah harus siap-siap kehilangan harta benda. Sungguh sial nasib peziarah yang tak waspada. Memorandum.co.id

Parahnya lagi, petugas kepolisian dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidotopo cuma bisa gelar sambang dan dialogis sambil imbau-bau masyarakat. Kamis (30/7/2026) kemarin, mereka "menghimbau" para peziarah agar meningkatkan kewaspadaan, jangan lengah sama barang bawaannya, baik di terminal maupun pas mau jalan ke tujuan lain. Ya elah, udah tau lagi rame, udah tau potensi kejahatan tinggi, kok ya masih perlu diingatkan? Cuma bisa geleng-geleng kepala deh lihat kelakuan begini. Memorandum.co.id

Yang bikin geram, para penjahat ini kelihatan lihai banget memanfaatkan situasi. Mereka dengan sigap menyasar para peziarah, yang mungkin masih linglung atau tidak terbiasa dengan hiruk pikuk Terminal Ampel. Akibatnya, banyak yang akhirnya "babak belur" dompetnya gara-gara disikat habis sama maling-maling ini. Celakanya, ketika ada yang menyadari, para pelaku biasanya sudah "ngibrit" terbirit-birit menghilang ditelan keramaian, bikin korban cuma bisa melongo. Memorandum.co.id

Kapolsek Semampir, Kompol Herry Iswanto, coba "menyelamatkan muka" dengan bilang kalau kewaspadaan masyarakat itu kunci utama. "Kami mengimbau para peziarah agar selalu menjaga barang bawaannya, tidak lengah saat berada di keramaian, serta segera melapor kepada petugas apabila melihat atau mengalami tindak kriminal," katanya. Ia juga bilang soal "sinergi antara masyarakat dan kepolisian" yang jadi kunci. Lah gimana tidak heran, kalau polisi cuma bisa "mengimbau" sementara pelaku kriminal malah "beraksi" bebas. Memorandum.co.id

Entah sampai kapan warga harus hidup dalam ancaman kriminalitas begini. Kehadiran polisi katanya sih buat ngasih rasa aman, tapi nyatanya malah kesadaran warga yang diminta ditingkatkan untuk "bersama-sama menjaga keamanan". Yang jelas, sampai sekarang para peziarah tetap jadi target empuk. Semoga saja tindakan "preventif" ini benar-benar ampuh dan bukan sekadar basa-basi yang ujung-ujungnya bikin masyarakat makin geram. Memorandum.co.id

---
**Sumber:** [Memorandum.co.id](https://memorandum.disway.id/polres-tanjung-perak/read/165377/polisi-imbau-peziarah-waspadai-aksi-kriminal-di-terminal-ampel-surabaya)
