---
id: pvDBE0aQ6RCc
cluster_id: KlylPdiJeHEc
title: Rekan Sesama Penjual Ikan, Disikat Habis di Gowa! Motifnya Bikin Geram!
slug: rekan-sesama-penjual-ikan-disikat-habis-di-gowa-motifnya-bikin-geram
excerpt: Di Gowa, Sulawesi Selatan, seorang penjual ikan bernama SL (60) tewas mengenaskan
  setelah dihajar habis-habisan oleh rekannya sendiri, JL (57). Cekcok mulut berujung
  maut, pelaku tak segan menghabisi korban dengan parang. Alhasil, dua keluarga nelangsa
  malam ini.
category: kriminal
tags:
- pembunuhan
- gowa
- kriminal
- penjual ikan
- sulawesi selatan
source_urls:
- https://www.jpnn.com/news/motif-pembunuhan-sadis-di-gowa-terungkap
source_names:
- JPNN.com
image_url: https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2021/08/14/densus-88-antiteror-polri-menangkap-terduga-teroris-di-lebak-21.jpg
meta_title: 'Pembunuhan Sadis di Gowa: Rekan Penjual Ikan Tewas Dihajar Parang'
meta_description: Terungkap motif pembunuhan sadis di Gowa! Penjual ikan SL (60) tewas
  di tangan rekannya, JL (57), setelah cekcok mulut. Begini kronologinya!
canonical_url: https://berita.media/rekan-sesama-penjual-ikan-disikat-habis-di-gowa-motifnya-bikin-geram
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-26T05:02:10Z'
published_at: '2026-05-26T05:02:10Z'
---

Ceritanya begini. Di Desa Pannyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sebuah tragedi mengerikan terkuak. JL (57), seorang penjual ikan keliling, harus berurusan dengan hukum setelah dilaporkan menghajar rekan sesama profesinya, SL (60), hingga tewas. Keduanya sama-sama mencari nafkah sebagai penjual ikan. Gilanya, motif di balik pembunuhan sadis ini sungguh bikin geram. JPNN.com

Kronologinya sungguh memilukan. Korban SL diduga dibuntuti oleh pelaku JL sejak dari wilayah Bajeng. Entah apa yang ada di kepala JL, ia terus membuntuti SL hingga keduanya bertemu di lokasi kejadian perkara. Di sana, situasi memanas. Cekcok mulut tak terhindarkan. Alih-alih menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, emosi JL meledak tak terkendali. Ia langsung mengeluarkan senjata tajam jenis parang yang dibawanya dan melancarkan serangan brutal.

Parahnya, serangan itu begitu membabi buta. Tubuh korban SL tak berdaya menahan sabetan parang pelaku. Mulai dari bagian tubuh, leher bagian belakang, tangan kanan, hingga kepala, semuanya disayat-sayat. Korban mengalami luka yang sangat parah, tak ada sedikit pun belas kasihan dari pelaku. Akhirnya, SL tewas seketika di lokasi kejadian. Kompol Wahab, Kapolsek Bajeng, membenarkan bahwa korban dan pelaku adalah rekan penjual ikan. Ia menjelaskan bahwa korban dibuntuti sebelum akhirnya terjadi cekcok yang berujung fatal. JPNN.com

Begitu laporan diterima, tim Reskrim Polres Bajeng langsung bergerak cepat. Mereka menuju lokasi kejadian, mengamankan pelaku JL beserta barang bukti berupa parang yang digunakan untuk menganiaya korban. Pelaku kini meringkuk di balik jeruji besi Polsek Bajeng, menunggu proses hukum lebih lanjut. Sialnya, meskipun motifnya sepele — cekcok mulut — dampaknya luar biasa. Dua keluarga harus menanggung duka, satu nyawa penjual ikan melayang sia-sia. Ini bukan sekadar perkelahian biasa, ini pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seseorang yang seharusnya menjadi rekan seperjuangan. JPNN.com

Habis sudah. Keduanya sama-sama penjual ikan, tapi satu berakhir di sel, satu lagi tergeletak tak bernyawa. Cuma gara-gara cekcok. Dan bukan main pedasnya fakta ini: sesama rekan kerja, sesama pencari nafkah, malah saling menghajar sampai mati. Sebuah cerita yang bikin kita geleng-geleng kepala sekaligus merinding.

---
**Sumber:** [JPNN.com](https://www.jpnn.com/news/motif-pembunuhan-sadis-di-gowa-terungkap)
