---
id: yHsfknMt7K0C
cluster_id: VvF_BeMUTNCv
title: RI Babak Belur Dihajar Perang Timur Tengah, Duit Amblas Seketika!
slug: ri-babak-belur-dihajar-perang-timur-tengah-duit-amblas-seketika
excerpt: IHSG anjlok parah tembus 6.200, Rupiah terperosok rekor terendah Rp 17.700/USD.
  Peperangan global dan sentimen MSCI-FTSE bikin aset RI 'digasak' habis. Pengelola
  dana jumbo pun bingung ke mana harus lari menyelamatkan 'pepesan'.
category: investasi
tags:
- investasi
- IHSG
- Rupiah
- BNI Asset Management
- perang Timur Tengah
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/market/20260520124004-19-736308/video-investasi-pilihan-mi-saat-ihsg-rupiah-kompak-melemah
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/05/20/investasi-pilihan-mi-saat-ihsg-melemah-rupiah-anjlok-ke-rp-17700usd-1779257166472_169.png?w=650&q=90
meta_title: IHSG & Rupiah Amblas! Investasi RI Digasak Peperangan Global
meta_description: Pasar keuangan RI babak belur dihantam perang Timur Tengah dan sentimen
  MSCI-FTSE. IHSG tembus 6.200, Rupiah rekor terendah Rp 17.700/USD. Ke mana arah
  investasi Anda?
canonical_url: https://berita.media/ri-babak-belur-dihajar-perang-timur-tengah-duit-amblas-seketika
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T14:04:22Z'
published_at: '2026-05-25T14:04:22Z'
---

Ceritanya begini. Pasar keuangan kita lagi remuk redam, Bro! IHSG yang dibanggakan itu anjloknya bukan main, sampai tembus level 6.200. Belum selesai urusan di Timur Tengah yang bikin ngeri, eh, dari MSCI dan FTSE juga keluar sentimen negatif buat Indonesia. Alhasil, Rupiah kita juga ikut-ikutan terpuruk, parahnya lagi menembus rekor terendah sepanjang sejarah di angka Rp 17.700 per Dolar AS! Gila, kan?

Chief Investment Officer BNI Asset Management, Farash Farich, sampai geleng-geleng kepala. Menurut dia, tantangan ekonomi di dalam negeri yang belum kelar ditambah tensi geopolitik global yang masih membara bikin pasar saham dan SBN kita jadi ajang 'pengeroyokan'. Naik turunnya bikin kepala pusing tujuh keliling. Belum sempat bernapas lega, eh, sudah dihantam badai lagi. CNBC Indonesia.

Nah ini dia, pertanyaan besarnya: ke mana duit investasi kita ini akan 'ngibrit' kalau kondisinya begini? Para pengelola dana jumbo yang punya duit triliunan pun pasti lagi mikir keras. Mau dipegang terus, takut 'disikat' habis sama kondisi pasar. Mau dijual, nanti malah nyesel kalau tiba-tiba pasar bangkit. Persis kayak orang lagi galau milih jodoh, tapi ini galauin nasib triliunan Rupiah. CNBC Indonesia.

Strategi investasi MI alias Manajer Investasi sedang diuji berat. Kondisi ini memaksa mereka harus lebih cerdas lagi dalam mengambil langkah. Bukan sekadar ikut-ikutan tren, tapi harus benar-benar analisis mendalam. Jangan sampai salah langkah, nanti aset yang dipegang malah 'lenyap' tak bersisa. Situasi yang jelas sangat tidak menguntungkan ini jadi bukti nyata betapa rapuhnya pasar keuangan kita jika ada gejolak global.

Jadi, kalau Anda punya investasi, siap-siap saja memantau dengan ekstra hati-hati. Kondisi ini memang bikin geram, tapi mau bagaimana lagi? Kita hanya bisa berharap perang segera usai dan ekonomi global kembali stabil. Semoga saja, Rupiah kita bisa segera bangkit dari tidur panjangnya. Dan IHSG bisa segera 'bangun' dari titik terendahnya. Duh, kapan ya bisa tidur nyenyak lagi?

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/market/20260520124004-19-736308/video-investasi-pilihan-mi-saat-ihsg-rupiah-kompak-melemah)
