---
id: oQHyrC9_lvkB
cluster_id: SNTPrDIBsUVZ
title: Ribuan Dapur MBG Bakal Dipangkas! Jokowi Minta Fokus ke Daerah Tertinggal
slug: ribuan-dapur-mbg-bakal-dipangkas-jokowi-minta-fokus-ke-daerah-tertinggal
excerpt: Ribuan dapur 'Makan Bergizi Gratis' bakal dipangkas habis-habisan. Kepala
  BGN Nanik S Deyang bilang, cukup enam per kecamatan! Ini demi fokus ke daerah 3T
  yang selama ini dilupakan, sesuai titah Presiden Prabowo Subianto. Kompas.com
category: MBG
tags:
- MBG
- BGN
- Pemerintah
- Korupsi
- Daerah 3T
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/05/18431481/bgn-bakal-batasi-jumlah-dapur-mbg-cukup-enam-per-kecamatan
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/Vzn3oAPzCPYbyE1HCwmWZGZA69E=/0x0:5000x3333/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/04/6a2173e316179.jpg
meta_title: Ribuan Dapur MBG Dipangkas, Fokus Ke Daerah 3T
meta_description: Kepala BGN umumkan pembatasan dapur Makan Bergizi Gratis menjadi
  enam unit per kecamatan. Tujuannya, fokus alokasi ke daerah tertinggal, terdepan,
  dan terluar (3T).
canonical_url: https://berita.media/ribuan-dapur-mbg-bakal-dipangkas-jokowi-minta-fokus-ke-daerah-tertinggal
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-07T17:01:37Z'
published_at: '2026-06-07T17:01:37Z'
---

Siang bolong-bolong, tiba-tiba muncul kabar mengejutkan dari Badan Gizi Nasional (BGN)! Kepala BGN, Nanik S Deyang, dengan santai mengumumkan akan ada pemangkasan besar-besaran terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang kita kenal sebagai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Bayangkan, dari puluhan ribu yang sudah beroperasi, kini cukup enam unit saja per kecamatan. Ini bukan main-main, bro! Kompas.com

Menurut Nanik, saat ini sudah ada sekitar 27.000 lebih dapur MBG yang beroperasi. "Kami akan beresin dulu ini. Misalnya di satu kecamatan ini cukup kok enam saja. Sudah, ya enam saja," ujarnya enteng. Alhasil, pendaftaran dapur MBG baru bakal ditunda sementara waktu alias moratorium. Ini dilakukan sambil BGN mengevaluasi kebutuhan SPPG di setiap wilayah. "Jadi moratorium. Lalu apakah nanti dibuka? Kalau kemudian setelah kita lihat kurang, baru kita buka lagi pendaftarannya," imbuhnya, seolah menjawab kegelisahan para pengusaha dapur MBG yang berlipat ganda ini. Kompas.com

Yang bikin geram, Nanik mengakui bahwa mayoritas SPPG ini menumpuk di kawasan perkotaan dan daerah aglomerasi. Parahnya, penyaluran MBG di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) justru masih belum tersentuh secara optimal. Gilanya, ia bahkan belum bisa memastikan kapan moratorium ini akan berakhir. "Jadi kami beresin dulu. Karena jujur sekarang yang numpuk ini di aglomerasi. Yang 3T belum kesentuh. Jadi Pak Presiden pesannya kami harus ke 3T dulu," ungkap Nanik, mengamini arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta wilayah 3T menjadi prioritas utama. Kompas.com

Nah ini dia ironinya. Proyek milyaran rupiah yang seharusnya untuk gizi anak-anak di daerah pelosok, malah kebanyakan dinikmati oleh kota-kota besar. Stunting masih jadi masalah serius di banyak daerah terpencil, tapi dapur-dapur ini malah menjamur di area yang sudah lebih makmur. Memang perlu pembenahan, tapi apa ya ini solusi terbaik? Mengorbankan ribuan dapur yang mungkin jadi sumber penghidupan, demi fokus ke area 3T yang memang prioritas. Tapi ya, namanya juga titah presiden, siapa yang berani melawan? Kita lihat saja nanti, apakah kebijakan ini benar-benar membawa gizi bagi yang membutuhkan, atau malah jadi ajang birokrasi baru yang bikin pusing. Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/05/18431481/bgn-bakal-batasi-jumlah-dapur-mbg-cukup-enam-per-kecamatan)
