---
id: Hf9yjtchC24V
cluster_id: dzZ7Bsx4NwIi
title: Ribuan Karyawan PT GNI Kena PHK, Polisi Tingkatkan Patroli di Morowali Utara
slug: ribuan-karyawan-pt-gni-kena-phk-polisi-tingkatkan-patroli-di-morowali-utara
excerpt: Habis sudah! 1.900 karyawan PT GNI dipaksa angkat koper setelah kena PHK
  massal pada Agustus 2026. Alhasil, polisi pun sigap meningkatkan patroli demi mengantisipasi
  gejolak keamanan.
category: phk
tags:
- PHK
- PT GNI
- Morowali Utara
- Ketenagakerjaan
- Kepolisian
source_urls:
- https://www.beritasatu.com/nasional/3018739/1900-karyawan-pt-gni-kena-phk-polisi-tingkatkan-patroli
source_names:
- BeritaSatu.com
image_url: https://img2.beritasatu.com/cache/beritasatu/960x620-w/2026/08/1786603017-1920x1080.webp
meta_title: PHK 1.900 Karyawan PT GNI, Polisi Tingkatkan Patroli di Morowali
meta_description: Ribuan karyawan PT GNI di-PHK massal. Polisi Morowali Utara tingkatkan
  patroli antisipasi gejolak. Bupati cari solusi ke Kemenaker.
canonical_url: https://berita.media/ribuan-karyawan-pt-gni-kena-phk-polisi-tingkatkan-patroli-di-morowali-utara
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-13T17:02:30Z'
published_at: '2026-08-13T17:02:30Z'
---

Gila, bro! Lagi-lagi nasib rakyat kecil yang jadi korban, nih. PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) bikin gebrakan sadis dengan mem-PHK serentak 1.900 karyawannya di bulan Agustus 2026 lalu. Yang bikin geram, proses pemecatan yang disebut 'efisiensi' ini kabarnya berlangsung aman, tapi siapa sangka malah bikin pihak kepolisian ekstra waspada. Nah ini dia, Kapolres Morowali Utara, AKBP Junaidi Anthonius Weken, langsung bergerak cepat meningkatkan intensitas patroli. Dirinya blak-blakan bilang, ini demi mengantisipasi segala macam gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca ribuan orang kehilangan pekerjaan. "Beberapa hari terakhir ini, kami gencar melakukan patroli, khususnya pada jam-jam rawan. Beberapa masyarakat kami temui pada saat patroli malam hari, kami melakukan dialogis, serta memberi imbauan untuk menjaga kondusivitas di Morowali Utara," ungkap Junaidi kepada Beritasatu.com, Kamis (13/8/2026), dengan nada serius.

Parahnya, kebijakan efisiensi ala PT GNI ini sudah terjadi berulang kali. Lho, kok bisa? Ternyata, sepanjang tahun 2025, perusahaan yang bergerak di sektor nikel ini juga sudah melakukan pemangkasan karyawan, yang dampaknya menimpa sekitar 1.800 pekerja. Belum selesai urusan lama, eh masuk Agustus 2026, mereka nambah lagi 1.900 orang yang harus merasakan pahitnya kehilangan pekerjaan. Padahal, status perusahaan ini juga lagi terbelit utang, terbukti dengan adanya penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Wah, kondisi keuangan yang amburadul ini jelas makin menekan perusahaan, sampai-sampai harus mengorbankan nasib para pekerjanya, demikian penjelasan dari Bupati Morowali Utara, Delis Jukarson Hehi. Beliau juga sudah bergerak cepat, berkomunikasi langsung dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) demi mencari solusi. "Kami juga telah melakukan komunikasi dengan Dirjen hubungan industrial, Kemenaker, Ibu Dirjen Indah. Kami meminta bantuan beliau untuk mengomunikasikan dengan kantor pusat PT GNI dan juga BKPM," ungkap Delis kepada Beritasatu.com, dengan harapan besar ada titik terang.

Ujung-ujungnya, ribuan buruh ini harus pontang-panting mencari sesuap nasi lagi. Gilanya, bukan kali ini saja perusahaan sejenis membuat kebijakan yang merugikan pekerja. Kita sering dengar berita miris tentang perusahaan yang sehat tapi seenaknya mem-PHK karyawannya. Di sini, alasannya klasik: efisiensi! Padahal, berapa banyak perut yang harus diberi makan dari gaji mereka? Kepolisian memang sigap meningkatkan patroli, itu bagus, tapi solusi jangka panjang untuk para pekerja yang sudah kadung di-PHK ini bagaimana? Apakah hanya sekadar menjaga kondusivitas saja sudah cukup, sementara ribuan orang terkatung-katung nasibnya? Sangat disayangkan, situasi seperti ini kembali terjadi di tanah air, di mana perusahaan seolah tak punya hati nurani kepada aset terpenting mereka: para karyawan. Semoga saja, komunikasi Bupati Delis dengan Kemenaker membuahkan hasil nyata, bukan sekadar janji manis belaka. Habis sudah, para pekerja PT GNI harus siap berjuang dari nol lagi, sementara perusahaan mungkin sudah 'selamat' dari kewajiban finansialnya, setidaknya untuk sementara waktu. Beritasatu.com.

---
**Sumber:** [BeritaSatu.com](https://www.beritasatu.com/nasional/3018739/1900-karyawan-pt-gni-kena-phk-polisi-tingkatkan-patroli)
