---
id: Ajs0qA5MsJrx
cluster_id: t-9WHQWRHB7S
title: Ribuan Massa Dikerahkan Dalam Apel Kebangsaan Sambut HUT RI
slug: ribuan-massa-dikerahkan-dalam-apel-kebangsaan-sambut-hut-ri
excerpt: Polisi dan TNI menggelar apel kebangsaan di Monas dengan 11 ribu massa. Ribuan
  ojol dan ormas ikut berikrar menjaga Jakarta, padahal pesta kemerdekaan seharusnya
  dirayakan dengan gembira, bukan jadi ajang unjuk kekuatan.
category: ormas
tags:
- apel kebangsaan
- polda metro jaya
- tni polri
- hut ri
- orms
- ojol
source_urls:
- https://kumparan.com/kumparannews/11-ribu-orang-termasuk-ojol-dan-ormas-ikut-apel-polri-dan-tni-jelang-hut-ri-27wdBmFeke8
source_names:
- kumparan.com
image_url: https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640,h_336/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/v1634025439/01kzfr9m3v6sk4bd2p3d2y8d0p.jpg
meta_title: 11 Ribu Massa Ikut Apel Kebangsaan Jelang HUT RI, Ojol & Ormas Bersatu
meta_description: Ribuan massa, termasuk ojol dan ormas, ikuti Apel Kebangsaan jelang
  HUT RI di Monas. Deklarasi Jaga Jakarta dibacakan, serukan persatuan dan damai.
canonical_url: https://berita.media/ribuan-massa-dikerahkan-dalam-apel-kebangsaan-sambut-hut-ri
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-08T05:01:18Z'
published_at: '2026-08-08T05:01:18Z'
---

Gila bro, dengerin nih! Menjelang HUT RI ke-81, Polda Metro Jaya gregetan banget sampai gelar Apel Kebangsaan di Monas. Bukannya nyiapin tumpeng atau upacara khidmat, malah ngumpulin 11 ribu massa dari berbagai kalangan. Ada 500 personel TNI, 500 personel Polri, dan sisanya? Sepuluh ribu warga sipil! Alhasil, Monas penuh sesak oleh ojol, ormas, buruh, pelajar, sampai satpam. Bayangin aja bro, acara yang katanya sih buat "memperkuat persatuan, sinergitas, serta kebersamaan lintas suku dan agama" ini malah kelihatan kayak mau perang bintang! Nah ini dia, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri pongah bilang, "Menjaga Jakarta berarti menjaga Indonesia."  Duh, Pak, rakyat juga pengennya Jakarta damai, nggak usah pakai acara ngumpulin massa sebanyak itu juga kali! 

Yang bikin geram, Pangdam Jaya Letnan Jenderal TNI Deddy Suryadi ikut nimbrung, "Jakarta adalah wajah Indonesia. Ketika Jakarta aman, Indonesia semakin kuat." Lho, memangnya selama ini Jakarta nggak aman, Pak? Sampai harus ada "Deklarasi Jaga Jakarta untuk Indonesia" segala? Isinya sih macam-macam, janji nggak mau terprovokasi, nolak intoleransi, kekerasan, dan perpecahan. Ya elah, Pak, itu kan PR buat aparat keamanan, bukan urusan masyarakat sampai harus diikrarkan segala di Monas. "Yang penting kita bergotong royong!" kata mereka. Tapi kok dari gelaran apelnya aja udah kayak mau ada unjuk rasa berjilid-jilid, bukannya malah ngeri duluan lihatnya. 

Dan bukan main, acara ini nggak cuma ngomong doang, tapi juga bagi-bagi sembako dan bakti kesehatan gratis. Kayak mau kampanye aja gayanya. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto nyerocos lagi, "Apel Kebangsaan ini menjadi momentum memperkuat persatuan... Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga Jakarta tetap damai dan kondusif." Ya Pak, tapi caranya kok kayak nggak nyantai gitu lho. Dijelaskan lagi, "Dengan sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, semangat Jaga Jakarta diharapkan terus tumbuh." Habis sudah, semuanya udah diikrarkan, udah digembor-gemborkan. Tinggal lihat aja nanti, apa Jakarta benar-benar damai atau malah makin gaduh karena urusan beginian. Kumparan.com.

---
**Sumber:** [kumparan.com](https://kumparan.com/kumparannews/11-ribu-orang-termasuk-ojol-dan-ormas-ikut-apel-polri-dan-tni-jelang-hut-ri-27wdBmFeke8)
