---
id: RpTxKoEPDJiJ
cluster_id: hoJIEAkYem_q
title: Ribuan Pekerja Jatim Terancam Dipecat Akibat Krisis Manufaktur Parah
slug: ribuan-pekerja-jatim-terancam-dipecat-akibat-krisis-manufaktur-parah
excerpt: Gila! Di tengah ekonomi Jatim katanya tumbuh subur, ribuan buruh justru terancam
  'ditinggal'. PHK besar-besaran mengintai pabrik kertas dan otomotif gara-gara konflik
  internal sampai minggat ke luar negeri. Kompas.id
category: phk
tags:
- PHK
- Manufaktur
- Jawa Timur
- Ekonomi
- Pekerja
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/ancaman-gelombang-phk-ditengah-kinerja-ekonomi-yang-melampui-nasional
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/8RNKLQ0LGeOINpXuaoCEL8GHQPQ=/1024x672/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/05/01/f791d520d6a8afadf3a5ff1bfb2c69a2-20260501BAH14.jpg
meta_title: PHK Massal Ancaman Manufaktur Jatim, Ribuan Pekerja Terancam di-PHK
meta_description: Gelombang PHK mengancam ribuan karyawan manufaktur Jatim. PT Pakerin
  dan pabrik otomotif terancam tutup atau minggat ke luar negeri akibat konflik dan
  tekanan ekonomi. Cek faktanya!
canonical_url: https://berita.media/ribuan-pekerja-jatim-terancam-dipecat-akibat-krisis-manufaktur-parah
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-30T05:02:22Z'
published_at: '2026-06-30T05:02:22Z'
---

NAH INI DIA! Gilanya, ekonomi Jawa Timur dikabarkan tumbuh melampaui nasional, diprediksi punya ketahanan kuat lho di triwulan II-2026 ini. Tapi apa alhasil? Ribuan pekerja manufaktur malah siap-siap dipecat!  Hebatnya lagi, jumlah yang terkena PHK di Jatim, menurut data Kemenaker per 2 Juni 2026, sudah 2.332 orang. Ini bukan angka main-main, Bro! Bayangkan, Jatim nongkrong di urutan ketiga nasional, cuma kalah sama Jabar dan Banten. Angka ini belum termasuk yang resign atau pensiun lho, ngeri kan?  Kompas.id

Parahnya, menurut Ketua FSPMI Jatim, Jazuli, angka itu bisa jadi cuma secuil dari masalah sebenarnya. Soalnya, data Kemenaker itu cuma laporan dari perusahaan. Kalau perusahaannya bandel nggak lapor, ya mana ke-detect, Bro! Jazuli bilang, ancaman gelombang PHK besar-besaran ini datang dari pabrik-pabrik gede. Salah satunya PT Pakerin, pabrik kertas raksasa yang mau tutup gara-gara konflik internal pengelola. Tragisnya, di tengah konflik yang sudah dua tahun lebih itu, Pakerin punya peluang besar bertahan karena produknya laku keras dan modalnya kuat. Tapi ya sudahlah, nasib 2.000-an pekerjanya kini terkatung-katung, Kompas.id

Dan bukan main, dua perusahaan produsen komponen otomotif juga mau minggat ke luar negeri! Katanya sih, mereka melirik investasi di luar negeri yang lebih menarik. Berbanding terbalik sama di dalam negeri yang justru makin menekan pebisnis. Pemicunya banyak, Bro: nilai rupiah anjlok, harga BBM (terutama solar industri) melambung tinggi, BI Rate ikut-ikutan naik, izin usaha susah, sampai daya beli masyarakat makin tergerus. Jazuli sendiri mengungkapkan, pekerja di Jatim sekarang gampang banget jadi korban PHK. Alhasil, nasib mereka makin nggak menentu di tengah gempuran masalah ekonomi yang nggak ada habisnya. Kompas.id

Yang bikin geram, pemerintah seolah cuma nonton! Jazuli sampai teriak minta pemerintah turun tangan serius selesaikan konflik Pakerin biar nggak berlarut-larut. Gimana tidak, nasib ribuan karyawan jadi taruhan. Masa iya pabrik kertas dengan potensi pasar besar mau dihancurkan gara-gara ulah segelintir orang yang berseteru? Padahal, industri otomotif itu tulang punggung ekonomi Jatim. Kalau pabrik komponennya pada kabur, mau jadi apa masa depan para pekerjanya? Mau jadi pengangguran massal, begitu? Duh, rakyat kecil lagi yang jadi korban. Kompas.id

Habis sudah! Jadi, jangan heran kalau nanti di jalan-jalan banyak yang pada nganggur. Mau disalahkan siapa lagi kalau pabrik yang katanya punya potensi besar malah mau memecat ribuan pekerjanya sendiri? Ujung-ujungnya, ekonomi Jatim yang katanya tumbuh subur itu cuma cerita manis di atas kertas, sementara para buruh siap-siap makan batu. Selesai. Kompas.id

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/ancaman-gelombang-phk-ditengah-kinerja-ekonomi-yang-melampui-nasional)
