---
id: 3CfVq8JrEBq9
cluster_id: 08NGjmxq2qbE
title: RIBuan Pekerja PT GNI Digenjot PHK, Hak Mereka Terancam Amblas!
slug: ribuan-pekerja-pt-gni-digenjot-phk-hak-mereka-terancam-amblas
excerpt: Gilanya, PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara seenaknya saja
  mengganyang 1.900 karyawannya dengan jurus PHK massal. DPRD Sulteng pun geram, meminta
  hak-hak pekerja yang lenyap ini segera dipenuhi agar tak jadi korban.
category: phk
tags:
- PHK
- PT GNI
- Morowali Utara
- Buruh
- DPRD Sulteng
source_urls:
- https://www.jpnn.com/news/phk-1900-karyawan-pt-gni-hak-pekerja-harus-dipenuhi
source_names:
- JPNN.com
image_url: https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/normal/2026/08/11/tim-kementerian-ketenagakerjaan-melakukan-pengawasan-di-smel-xqje.jpg
meta_title: Ribuan Karyawan PT GNI Kena PHK Massal, Hak Mereka Diancam!
meta_description: PT GNI di Morowali Utara melakukan PHK terhadap 1.900 karyawan.
  DPRD Sulteng mendesak pemenuhan hak para pekerja yang nasibnya terancam amblas ini.
canonical_url: https://berita.media/ribuan-pekerja-pt-gni-digenjot-phk-hak-mereka-terancam-amblas
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-13T17:02:36Z'
published_at: '2026-08-13T17:02:36Z'
---

Heboh bukan main, bro! PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, baru saja ngeluarin jurus sikat bersih, mendepak tamengnya 1.900 karyawan sekaligus. Kapan lagi coba ngeliat perusahaan segede ini bikin ribuan orang nganggur mendadak? Alhasil, gelombang PHK ini bikin suasana jadi panas dingin di kalangan buruh, belum lagi keluarga mereka yang ikutan terimbas. Ujung-ujungnya, aktivitas ekonomi masyarakat sekitar kawasan industri yang menggantungkan nasib pada pabrik ini pun terancam buyar. Belum kelar masalah ini, sudah ada ancaman baru yang bikin merinding. JPNN.com.

Nah ini dia! Anggota DPRD Sulteng, Takwin, langsung bersuara lantang menuntut agar hak-hak pekerja yang nasibnya kini tak tentu arah ini harus dipenuhi secepat kilat. Bukan tanpa alasan, bro, soalnya dampak PHK gede-gedean gini bukan cuma ngancurin perut satu dua orang, tapi juga ngaruh ke banyak keluarga dan roda perekonomian yang lagi lesu. Gimana tidak, tiba-tiba saja 1.900 orang kehilangan sumber penghasilan. Ia menegaskan, "Yang paling utama adalah memastikan seluruh hak pekerja dipenuhi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya di Palu. Serius nih, hak-hak yang mestinya udah jadi milik mereka malah terancam amblas nggak bersisa. JPNN.com.

Cerita punya cerita, PT GNI ini ngelakuin PHK secara bertahap terhadap hampir 2.000 karyawan dari total sekitar 6.325 orang yang terpaksa harus rela angkat koper. Alasannya sih klise, katanya sih gara-gara lagi ada "penyesuaian kondisi operasional dan keuangan perusahaan". Parahnya, dalih ini sering banget dipake buat ngemplang tanggung jawab. Takwin pun gak tinggal diam, dia mendesak Pemprov Sulteng bersama Pemkab Morowali Utara untuk segera turun tangan jadi pengawas. Ini penting biar komunikasi antara perusahaan, para pekerja yang lagi nelangsa, serikat pekerja, dan pemerintah berjalan lancar tanpa ada yang ditutupi. Ibaratnya, biar semua pihak bisa saling ngerti dan gak ada yang merasa dirugikan sebelah pihak. JPNN.com.

Yang bikin geram, Takwin dengan tegas bilang kalau persoalan operasional atau keuangan perusahaan itu nggak boleh jadi alasan buat ngabaikan hak-hak dasar para pekerja. Masa sih perusahaan seenaknya bikin orang kehilangan pekerjaan tapi haknya dilupain? "Kalau memang ada persoalan operasional maupun keuangan perusahaan, tentu harus ada langkah penyelesaian yang terukur. Tetapi jangan sampai pekerja menjadi pihak yang paling dirugikan," tuturnya geram. Jadi, harus ada solusi konkret dong, bukan cuma ngorbanin buruh. Pokoknya, jangan sampai nasib buruh dibikin makin nelangsa gara-gara perusahaan lagi "nyetel" keuangan. Gimana pun juga, mereka udah ngabdiin tenaga dan waktu buat perusahaan ini. JPNN.com.

---
**Sumber:** [JPNN.com](https://www.jpnn.com/news/phk-1900-karyawan-pt-gni-hak-pekerja-harus-dipenuhi)
