---
id: 3iQ0hpI-KQ6J
cluster_id: nX0xD5k0E6B9
title: Ribuan Pekerja Terancam Ngelipir, PHK Massal Jadi Alarm Kebangkrutan Ekonomi
  Nasional!
slug: ribuan-pekerja-terancam-ngelipir-phk-massal-jadi-alarm-kebangkrutan-ekonomi-nasional
excerpt: Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kian mengganas, menelan korban puluhan
  ribu pekerja hingga November 2025! FSP BUMN Bersatu geram, blak-blakan bilang ini
  bukan gara-gara ekonomi global tapi bukti ekonomi nasional kita bobrok!
category: phk
tags:
- PHK
- Ekonomi Nasional
- Buruh
- SP BUMN Bersatu
- Kebijakan Ekonomi
source_urls:
- https://nasional.sindonews.com/read/1724739/15/fsp-bumn-bersatu-sebut-gelombang-phk-cerminkan-persoalan-struktural-ekonomi-nasional-1783127261
source_names:
- SINDOnews Nasional
image_url: https://pict.sindonews.com/dyn/850/pena/news/2026/07/04/15/1724739/fsp-bumn-bersatu-sebut-gelombang-phk-cerminkan-persoalan-struktural-ekonomi-nasional-zad.jpg
meta_title: 'PHK Massal: Alarm Kebangkrutan Ekonomi Nasional!'
meta_description: FSP BUMN Bersatu geram! Gelombang PHK bukan dampak global, tapi
  bukti ekonomi nasional bobrok dan butuh reformasi kebijakan serius.
canonical_url: https://berita.media/ribuan-pekerja-terancam-ngelipir-phk-massal-jadi-alarm-kebangkrutan-ekonomi-nasional
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-04T05:02:02Z'
published_at: '2026-07-04T05:02:02Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Rupanya angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terus membubung tinggi itu bukan sekadar kiasan perlambatan ekonomi global semata. Malah, Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu dengan lantang menyuarakan kalau fenomena ini adalah cerminan nyata adanya persoalan struktural yang sudah kronis dalam perekonomian nasional kita! Yang bikin geram, data hingga November 2025 mencatat sekitar 79.302 pekerja sudah keok kehilangan pekerjaan, dan parahnya lagi, periode Januari hingga Mei 2026 malah menambah daftar antrean penderitaan dengan 23.470 pekerja lagi yang dibabat habis!

Nah ini dia yang bikin merinding! Tren PHK yang nggak ada habisnya ini jelas menunjukkan kalau solusi dangkal takkan mempan. Celakanya, dunia usaha kita seperti kehilangan nyali untuk bertumbuh, alhasil para pekerja yang jadi korban dadakan. Untungnya, pemerintah tidak diam saja. Ketua Harian FSP BUMN Bersatu, Djusman H. Umar, memuji langkah gercep pemerintah yang langsung membentuk Satuan Tugas Mitigasi PHK lewat Keppres Nomor 10 Tahun 2026. Komitmen penyediaan instrumen perlindungan pekerja senilai Rp500 triliun pun patut diacungi jempol. Ini membuktikan negara hadir, bro!

Namun, jangan keburu senang dulu! Djusman H. Umar menekankan bahwa program mitigasi dan bantuan sosial saja tidak cukup untuk menambal luka menganga akibat PHK ini. Ujung-ujungnya, yang paling fundamental adalah memperbaiki akar masalah ekonomi yang membuat dunia usaha kita pontang-panting mencari jalan keluar. Tanpa perbaikan kebijakan yang menyeluruh dan reformasi yang berani, gelombang PHK ini hanya akan menjadi prolog dari kebangkrutan ekonomi nasional yang sesungguhnya. Mana ada cerita begini berakhir baik kalau akarnya tak dicabut, kan? Sumber: SINDOnews Nasional

---
**Sumber:** [SINDOnews Nasional](https://nasional.sindonews.com/read/1724739/15/fsp-bumn-bersatu-sebut-gelombang-phk-cerminkan-persoalan-struktural-ekonomi-nasional-1783127261)
