---
id: mnXyarsRla4v
cluster_id: 8ULM55NA6PWt
title: Rupiah Amblas ke Rp 18.000, OJK Ngotot Bank RI Aman? Ini Katanya!
slug: rupiah-amblas-ke-rp-18-000-ojk-ngotot-bank-ri-aman-ini-katanya
excerpt: Rupiah jungkir balik ke Rp 18.000 per dolar! Tapi OJK sesumbar bank kita
  aman jaya. Katanya modal tebal, CAR 23,97% siap jadi tameng. Gilanya, mereka justru
  ancam pantau ketat importir! CNBC Indonesia
category: rupiah
tags:
- rupiah
- OJK
- perbankan
- ekonomi
- kurs
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/market/20260605152316-17-740487/rupiah-tembus-rp-18000-ojk-beberkan-kondisi-bank-di-ri
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/05/07/ketua-dewan-komisioner-ojk-friderica-widyasari-dewi-menyampaikan-pemaparan-saat-konferensi-pers-hasil-rapat-berkala-kssk-tahun-1778147204316_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: 'Rupiah Rp 18.000, OJK: Bank RI Aman, Tapi Pantau Ketat Importir'
meta_description: Rupiah ambruk ke Rp 18.000/USD! OJK sesumbar bank RI aman, tapi
  waspada dampaknya ke importir. Apa kata mereka?
canonical_url: https://berita.media/rupiah-amblas-ke-rp-18-000-ojk-ngotot-bank-ri-aman-ini-katanya
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T20:01:52Z'
published_at: '2026-06-05T20:01:52Z'
---

Ceritanya begini. Rupiah kita lagi oleng parah, bro! Lenyap sampai Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat. Nah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) datang dengan jurus membela diri. Katanya sih, sektor perbankan kita masih kuat kayak baja, gak bakal kegerus sama gejolak nilai tukar ini. CNBC Indonesia

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, blak-blakan. Dia bilang ketahanan bank-bank kita terbukti dari rasio kecukupan modal alias CAR yang masih di angka 23,97% per April. "Masih memberikan room yang cukup dalam menyerap berbagai potensi risiko," katanya. Jelas banget dia mau nenangin pasar. CNBC Indonesia

Posisi devisa neto (PDN) perbankan juga diklaim aman, masih jauh di bawah batas maksimal 20%. Tapi, nah ini dia, Friderica juga ngaku OJK tetap waspada. Mereka pantau terus jalur risiko kalau-kalau tekanan rupiah ini awet. Yang jadi sorotan utama? Sektor usaha yang rakus impor. Parahnya, pelemahan rupiah dibarengi harga naik, bisa bikin debitur pada gigit jari. CNBC Indonesia

"Kami terus mewaspadai berbagai kanal transmisi risiko. Kami melihat eksposur tekanan terhadap usaha yang eksposur impornya tinggi, termasuk potensi penurunan kemampuan bayar debitur apabila kondisi ini terus berlanjut," ujar Friderica. Jadi, gak semuanya 'aman sentosa' kayak yang dibilang di awal. Ada udang di balik batu, gitu loh. CNBC Indonesia

Langkah mitigasinya? OJK bakal lebih ketat lagi awasin aktivitas valuta asing di bank. Termasuk mastiin likuiditas valas di sektor jasa keuangan itu cukup. "Kami akan memantau aktivitas valas perbankan, kecukupan valas sektor jasa keuangan, serta kepatuhan secara intensif melalui supervisory dialogue sehingga risiko likuiditas tetap berjalan memadai," katanya. CNBC Indonesia

Dan bukan main, OJK juga bakal rapat koordinasi terus sama Bank Indonesia (BI). Tujuannya? Biar likuiditas valas di sistem keuangan gak amblas. "Kami akan mempererat koordinasi dengan BI selaku otoritas moneter untuk menjaga kecukupan likuiditas valas di sistem keuangan tetap terjaga, mengingat stabilitas rupiah adalah kepentingan bersama sektor keuangan dan seluruh bangsa Indonesia," pungkasnya. CNBC Indonesia

Eh, tapi gimana enggak bikin gemes. Di akhir laporan, CNBC Indonesia nyebutin kalau rupiah sempat ngamuk balik menguat tipis di penutupan Jumat (5/6/2026), walau sepanjang hari bergolak di Rp 18.000/US$. Menguat 0,06% jadi Rp 18.010/US$. Setidaknya ada sedikit napas lega buat Garuda, walau kabar buruknya, rupiah sempat babak belur parah. CNBC Indonesia


---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/market/20260605152316-17-740487/rupiah-tembus-rp-18000-ojk-beberkan-kondisi-bank-di-ri)
