---
id: VxD_gj-F5MxQ
cluster_id: 0_Jl_hxs_Imb
title: Rupiah Amblas ke Rp 18.000! Prabowo 'Evaluasi Terus', Rakyat Melongo
slug: rupiah-amblas-ke-rp-18-000-prabowo-evaluasi-terus-rakyat-melongo
excerpt: Gila bro! Rupiah nyungsep tembus Rp 18.000 per dollar AS, rekor terendah
  sepanjang sejarah! Tapi apa kata Istana? Prabowo 'evaluasi terus'. Evaluasi macam
  apa kalau rakyat makin melarat?
category: rupiah
tags:
- Prabowo
- rupiah
- ekonomi
- evaluasi
- kurs dollar
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/05/13062721/prabowo-terus-evaluasi-setelah-rupiah-tembus-rp-18000-per-dollar-as
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/akl5GGGq98gTR7zhVwYLzvqFSxA=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/05/6a2261345bac7.jpg
meta_title: Rupiah Amblas Rp 18.000, Prabowo 'Evaluasi Terus'
meta_description: Rupiah nyungsep rekor terendah Rp 18.000/dollar AS! Istana bilang
  'evaluasi terus'. Apa artinya bagi rakyat? Evaluasi macam apa yang bikin ekonomi
  hancur?
canonical_url: https://berita.media/rupiah-amblas-ke-rp-18-000-prabowo-evaluasi-terus-rakyat-melongo
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T23:01:37Z'
published_at: '2026-06-05T23:01:37Z'
---

Ceritanya begini. Rupiah kita, mata uang kebanggaan bangsa, baru saja dihajar habis-habisan di pasar global. Sempat nyentuh angka Rp 18.015 per dollar AS, bahkan sempat ngibrit ke Rp 18.022 malam harinya! Ini bukan sekadar jatuh, ini namanya amblas, lebur tak bersisa. Rekor terendah sepanjang sejarah. Gila!

Nah, dengar nih jawaban Badan Komunikasi Istana, Muhammad Qodari. Ditanya soal pelemahan parah ini, dia bilang, "Pasti Presiden evaluasi terus. Pasti Presiden evaluasi terus." Evaluasi terus? Maksudnya apa ini? Evaluasi sampai kapan? Sampai rupiahnya jadi daun kering? Yang bikin geram, Qodari ngelesnya minta ampun. Dia nyuruh wartawan nanya ke Menteri Keuangan dan Gubernur BI. Alhasil, rakyat cuma bisa gigit jari lihat mata uangnya jadi bancakan.

Parahnya lagi, pas ditanya soal kemungkinan reshuffle kabinet, si Qodari malah bilang itu hak prerogatif Presiden. Jadi, kalau ekonomi morat-marit begini, mau ganti menteri atau tidak, itu urusan bos di atas sana? Celakanya, semua mata tertuju pada Pak Prabowo. Kalau mata uang kita sudah hancur lebur begini, jurus 'evaluasi terus' ini memangnya bisa bikin dapur ngebul? Atau cuma sekadar retorika manis biar rakyat tidak terlalu ramai menggerutu?

Jadi, singkat cerita: rupiah kita sudah babak belur parah, nyaris tak berbentuk. Tapi dari Istana, yang keluar cuma kalimat 'evaluasi terus' dan 'itu hak prerogatif presiden'. Yang punya dollar senyum lebar, yang gajian pakai rupiah nangis darah. Mana ada cerita begini berakhir baik. Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/05/13062721/prabowo-terus-evaluasi-setelah-rupiah-tembus-rp-18000-per-dollar-as)
