---
id: VFPcrtKLNDp0
cluster_id: -bsv1hlpokto
title: Rupiah Amblas ke Rp18.000, PHK Mengintai! Pengusaha Malah Bilang 'Tenang!'
slug: rupiah-amblas-ke-rp18-000-phk-mengintai-pengusaha-malah-bilang-tenang
excerpt: Rupiah ambruk Rp18.000 per dolar AS, ribuan pekerja terancam dipecat! Tapi
  Ketua HKI Akhmad Ma'ruf Maulana malah sesumbar optimisme, bilang ini cuma 'sesaat'.
category: phk
tags:
- rupiah
- ekonomi
- phk
- investasi
- pengusaha
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260608123818-4-741004/rupiah-tertekan-phk-mengintai-pengusaha-tetap-yakin-ekonomi-ri-kuat
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/05/06/warga-melakukan-penukaran-mata-uang-rupiah-ke-dolar-as-di-money-changer-valuta-artha-mas-jakarta-rabu-652026-1778057114787_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Rupiah Tertekan, PHK Mengintai! Pengusaha Malah Optimis
meta_description: Dolar AS nyaris Rp18.000, PHK mulai membayangi! Tapi Ketua HKI sebut
  ini 'sesaat' dan ajak optimis. Benarkah ekonomi RI sekuat itu?
canonical_url: https://berita.media/rupiah-amblas-ke-rp18-000-phk-mengintai-pengusaha-malah-bilang-tenang
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-08T14:02:43Z'
published_at: '2026-06-08T14:02:43Z'
---

Siang bolong-bolong, tiba-tiba kabar buruk datang dari lantai bursa dan kurs! Rupiah kita terkapar lemas, nyaris menyentuh Rp18.000 per dolar AS. Otomatis, pabrik-pabrik mulai mikir keras gimana caranya selamat. Alhasil, pemutusan hubungan kerja alias PHK mulai dibahas serius sama para pengusaha demi menjaga perut perusahaan tetap terisi. Tapi tunggu dulu, ada aja yang beda dari biasanya.

Bayangkan — Akhmad Ma'ruf Maulana, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), malah mengeluarkan pernyataan yang bikin geleng kepala. Katanya, tekanan rupiah ini cuma 'sesaat'. "Yang pasti saya sebagai pengusaha tetap optimis Indonesia pasti bisa melewati masa-masa sulit," cetusnya enteng kepada CNBC Indonesia. Gilanya, beliau ini malah ngungkit sejarah kelam: krisis Asia, krisis global 2008, sampai pandemi COVID-19. Pengalaman itu katanya bukti kalau ekonomi nasional itu kuat, jangan diukur dari kurs atau saham doang. Hadeh, ini lagi jualan apa nipu sih?

Yang bikin gempar, Ma'ruf bilang bahwa fokus pemerintah seharusnya bukan di gejolak pasar keuangan jangka pendek. Tapi, gimana caranya investasi bisa makin cepat masuk lewat reformasi struktural. Mulai dari bikin izin gampang, ngatur pusat dan daerah biar sinkron, sampai sediain energi dan infrastruktur. Katanya, itu lebih penting dari kurs yang naik turun. "Investor pada dasarnya mencari tiga hal: kepastian, kecepatan, dan kemudahan. Ketika ketiga hal tersebut dapat diberikan secara konsisten, maka Indonesia akan tetap kompetitif," klaimnya. Ngomong doang emang gampang, Pak.

Parahnya, beliau malah melihat ini sebagai peluang! Katanya, negara yang gerak cepat di tengah ketidakpastian malah jadi pemenang saat ekonomi global pulih. Jadi, katanya lagi, ini saatnya kolaborasi pemerintah, pengusaha, kawasan industri, dan investor buat jaga momentum. "Saat ini bukan waktunya pesimis." Wah, optimisme beliau kok malah kontras banget sama nasib ribuan buruh yang kepalanya sudah terancam di ujung tanduk PHK ya? CNBC Indonesia

Yang jelas, sementara para pengusaha kayak Ma'ruf sibuk jual optimisme dan ngomongin peluang relokasi industri, realitas di lapangan bilang lain. Duit negara ngalir ke mana-mana, tapi rakyat kecil yang kerja di pabrik malah terancam kehilangan mata pencaharian. Ini negara demokrasi, kan? Kenapa yang diselamatkan duluan malah angka-angka di kertas, bukan nyawa dan perut buruh? Habis sudah! Ekonomi kuat katanya, tapi kalau pabrik pada tutup dan orang nganggur massal, itu kuat apanya? CNBC Indonesia

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260608123818-4-741004/rupiah-tertekan-phk-mengintai-pengusaha-tetap-yakin-ekonomi-ri-kuat)
